dempul kayu

Cara Memaksimalkan Aplikasi Dempul Kayu yang Bagus Biovarnish

Bagi pemula woodworking melakukan kesalahan adalah hal yang biasa. Bermula dari kesalahan maka akan membuat langkah pembuatan produk olahan kayu akan menjadi semakin baik.

Apa Anda pernah melakukan kesalahan pada saat menghadapi finishing kayu? Jika iya maka apa saja kesalahan yang sering dilakukan dan bagaimana Anda mengatasinya? Jika pernah melakukan kesalahan maka Anda akan mencari tahu bagaimana cara untuk memperbaikinya.

Sama halnya pada saat aplikasi wood filler, apakah Anda pernah mendapatkan hasil finishing yang tidak menempel dan mendapatkan warna yang berbeda?

Baca Juga : inilah dempul yang bagus untuk kayu

Wood filler atau sering juga disebut sebagai dempul kayu ini adalah bahan finishing dasar untuk menghasilkan finishing close pore. Tanpa menggunakan wood filler maka pori kayu tidak akan tertutup dan hasil finishing tidak sempurna.

Fungsi lain dari wood filler selain untuk menutup pori juga mengatasi cacat pada kayu. Cacat kayu yang muncul secara alami atau tidak disengaja perlu diperbaiki. Mengapa? Tentu saja agar hasil finishingnya rata dan halus.

Jika tidak mendapatkan hasil finishing yang halus maka finishing bisa dianggap gagal. Lalu apa sih rahasia untuk memaksimalkan aplikasi wood filler? Ada banyak faktor yang perlu dipelajari pada saat Anda akan menggunakan wood filler.

Baca Juga : mau tahu cat aluminium yang bagus dan tahan lama

Kesalahan Saat Aplikasi Wood Filler

Memahami cara yang benar tentu bisa dimulai dengan kesalahan yang dilakukan. Apa saja kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemula DIY?

Contoh kesalahan yang sering dilakukan adalah sebagai berikut ini:

  • Membuat wood filler sendiri

Banyak informasi yang mudah didapatkan mengenai membuat wood filler sendiri. Cara membuatnya adalah dengan serbuk kayu yang dicampur dengan lem kayu. Apakah Anda pernah mencobanya?

Baca Juga : cari tahu kegunaan varnish untuk tampilan kayu

Tidak ada yang pasti akan resep dari wood filler buatan sendiri ini. Biasanya jumlah lem yang terlalu banyak akan mengeras dengan cepat dan membuat hasil finishing tidak merata. Bahkan karena menggunakan lem maka hasil finishing cenderung belang. Ketimbang coba-coba, pastikan Anda menggunakan produk dempul kayu yang bagus di pasaran.

  • Salah campuran wood filler

Baca Juga : mau tahu perbedaan wood filler dengan wood putty

Beberapa jenis wood filler membutuhkan pelarut sebelum diaplikasikan. Bahan pelarut yang digunakan ini harus sesuai agar wood filler dapat mengeras dengan baik. Jika terlalu banyak bahan pelarut yang digunakan maka adonan akan terlalu encer. Hasil aplikasinya tentu akan ambles.

Sama halnya jika wood filler terlalu kental, maka akan sulit diaplikasikan. Bahkan akan lama keringnya. Anda harus memastikan dengan benar seberapa banyak bahan pelarut yang akan digunakan.

  • Tidak mendapatkan warna yang sesuai

Cara Memaksimalkan Aplikasi Dempul Kayu yang Bagus Biovarnish
Contoh warna wood filler berbeda dengan warna kayu

Salah pilih warna adalah kasus sering yang akan dihadapi oleh DIY. Warna kayu berbeda-beda sedangkan warna wood filler dari setiap produk terbatas. Ketika diaplikasikan seringkali warna terlalu terang atau gelap dari warna kayu.

Perbedaan warna ini tentu akan mengakibatkan tampilan belang dari furniture. Jika Anda tidak mengatasinya sejak sebelum aplikasi atau mencobanya maka kegagalan finishing akan dialami.

  • Mengelupas saat di amplas

Pernahkah Anda menemukan kasus wood filler yang mengelupas saat di amplas? Lebih tepatnya adalah wood filler yang peeling. Efek ini bisa muncul saat Anda mengamplas padahal wood filler sudah mengering.

Akibatnya adalah Anda akan mengaplikasikan wood filler hingga beberapa kali. Membuat lebih banyak wood filler yang digunakan artinya boros. Efek ini bisa terjadi jika Anda salah memilih wood filler yang tidak memiliki formula adhesi terbaik.

  • Tidak tahan lama

Selain proses aplikasi yang salah, hasil yang diberikan juga akan menentukan. Apakah hasil yang diberikan akan membuat furniture bertahan lama untuk digunakan. Bagian perbaikan tidak boleh rusak seperti mengelupas dan membuat pernis di atasnya menempel lebih lama.

Beberapa wood filler tidak bertahan lama karena aplikasi yang salah. Akibatnya wood filler cepat timbul warna belang bahkan beberapa lapisan cat mengelupas tepat di atasnya. Inilah yang harus dihindari, pastikan Anda menggunakan wood filler yang bisa digunakan untuk furniture outdoor.

Produk untuk Hasil Finishing Maksimal

Jika Anda ingin mendapatkan hasil finishing yang maksimal maka produk yang digunakan harus berkualitas baik. Wood filler harus bisa digunakan untuk furniture indoor maupun outdoor sehingga ketahanannya terhadap panas dan hujan diberikan dengan baik.

Cara Memaksimalkan Aplikasi Dempul Kayu yang Bagus Biovarnish

Sedangkan wood filler merk abal-abal tentu akan sulit diaplikasikan dan hasilnya tidak maksimal. Produk wood filler Biovarnish adalah dempul kayu terbaik yang dipercaya banyak pengrajin furniture Indonesia.

Wood filler ini termasuk dalam jenis wood filler water based yang proses aplikasinya dapat mengandalkan bahan pelarut air. Jika dilihat dari segi harga tentu jauh lebih murah dibandingkan wood filler keluaran pabrik lainnya.

Wood filler Biovarnish tersedia dalam empat macam warna yaitu jati, mahoni, ramin dan sungkai. Keempat warna yang disediakan ini cukup mewakili empat warna dasar dari berbagai jenis kayu. Jadi Anda bisa leluasa untuk menggunakannya pada berbagai jenis furniture.

Proses aplikasi maksimal bisa menggunakan berbagai macam alat. Mulai dari pisau scrape, kain bal hingga alat semprot. Berbagai alat digunakan untuk menyesuaikan permukaan kayu yang akan diaplikasikan.

Anda bisa menutup lubang kayu yang besar dengan mencampurkan wood filler dan serbuk kayu yang halus. Pastikan serbuk kayu yang digunakan memiliki warna kayu yang sama dengan furniture.

Kecepatan kering wood filler Biovarnish sangat cepat bahkan tanpa proses penjemuran. Anda bisa melakukan proses aplikasi saat malam dan musim penghujan. Filler akan menutup pori kayu dengan sempurna dan tahan lama.

Cara Aplikasi Wood Filler Biovarnish yang Maksimal

Jangan lupa perhatikan cara aplikasi Biovarnish wood coatings secara maksimal. Mengaplikasikan maksimal artinya Anda dapat memanfaatkan kemampuan wood filler menutup pori kayu dengan baik.

Berikut ini langkah-langkah aplikasi yang benar wood filler Biovarnish khusus untuk substrat kayu yang datar.

  • Amplas permukaan kayu dengan amplas kasar maksimal 220 grit. Gunakan amplas jenis aluminium oxide untuk semua langkah aplikasi. Bersihkan debu amplas dengan kain.
  • Campurkan wood filler Biovarnish sesuai warna pilihan dengan sedikit air. Campurkan ke dalam wadah lain and dapatkan tekstur yang kental.
  • Usapkan larutan wood filler dengan kain bal (kain katun putih). Usapkan searah jarum jam dan pastikan seluruh permukaan tertutup merata. Pada saat mengusap coba untuk tekan agar wood filler masuk ke dalam pori kayu dengan sempurna.
  • Tunggu permukaan kayu kering selama kurang lebih 20 menit tanpa penjemuran. Simpan dalam ruangan berangin.
  • Setelah kering amplas dengan amplas grit 240. Pastikan Anda mengamplas dengan permukaan yang datar seperti amplas yang dibalutkan pada balok kayu. Amplas sampai warna kayu dan serat kayu terlihat.
  • Bersihkan debu bekas pengamplasan secara merata.

Sebelum Anda memulai aplikasi cat pastikan semua debu bekas pengamplasan wood filler sudah bersih. Permukaan yang masih kotor akan mengakibatkan hasil finishing yang tidak merata.

Sebagai tips jika Anda menemukan beberapa cacat lubang pada pe

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X