permukaan-kayu sangat-halus

5 Cara Mudah Menghaluskan Permukaan Kayu Sebelum Finishing

Apabila dilihat dari semua langkah pengecatan, pengamplasan adalah bagian yang paling penting. Secara bersamaan, mengamplas juga sering dianggap sebagai kegiatan yang membuang-buang waktu. Ada beberapa motif yang menyatakan semakin lama kamu mengamplas maka hasilnya semakin baik. 

Sayangnya mitos itu tidak benar, karena jika kayu sudah halus maka sebaiknya hentikan prose pengamplasan sebelum akhirnya permukaan kayu menjadi lebih tipis. Tujuan Anda mengamplas harusnya untuk mengeluarkan energi sedikit mungkin dan menghemat waktu namun hasilnya tetap halus. 

Peralatan yang digunakan untuk mengamplas sebelum mesin muncul adalah secara manual dengan tangan. Peralatan manual seperti molding planes dan scraper masih ada hingga sekarang dan sangat efektif untuk menghilangkan permukaan bekas alat potong. 

Faktanya beberapa proyek woodworking biasanya mengamplas menyesuaikan dengan finishing yang diinginkan. Sebelum proses pengamplasan dilakukan, pastikan kerusakan apa saja yang perlu diperbaiki dengan amplas.

Mengenal Dasar-Dasar Mengamplas Kayu yang Benar

Ada beberapa jenis kertas amplas, namun untuk semua pekerjaan kayu Anda bisa mendapatkan hasil sempurna dengan amplas alumunium oxide yang memiliki warna coklat keabu-abuan. Kertas amplas juga memiliki berbagai macam ukuran yang membedakan tingkat kasar pada permukaannya. 

Mulai dari nomor 60, 80, 100,  120, 150, 180, 220, 240, 280, 320, 360, 400, 500, 600, 1000, 1200, 1500, 2000 hingga 4000. Biasanya kertas amplas untuk mempersiapkan kayu dimulai dari angka 80 hingga 220. Semua ukuran kertas amplas ini bisa digunakan dengan mesin atau secara manual. 

Ada dua fungsi dari kertas amplas pertama menghilangkan permukaan kayu yang kasar dan memudahkan pekerjaan secara efisien. Kedua adalah menghaluskan goresan yang diciptakan oleh kertas amplas sebelumnya. Serat kayu akan semakin halus walaupun sebenarnya terdapat goresan permukaan pada kayu. 

Baca Juga:  Aplikasi Biovarnish Wood Filler Untuk Finishing Spray System

Jika Anda menggunakan kertas amplas yang halus artinya semua kerusakan yang kasar sudah dihilangkan. Ketika Anda mengamplas dengan tangan atau manual jangan pernah melewati satu grit amplas. Terakhir jangan pernah lupa untuk menghilangkan debu amplas sebelum mulai untuk mengamplas kembali. 

Mengenal Mesin untuk Mengamplas

Jika dilihat dari jenisnya, ada tiga macam mesin amplas yaitu belt sander, orbital pad sander dan random orbit sander. Masing-masing alat tersebut digunakan sesuai dengan hasil permukaan yang ingin dihasilkan. Belt sander memiliki fungsi untuk menghilangkan kayu kasar dengan sangat cepat. 

Jika menggunakan belt sander maka tujuan utama Anda adalah untuk membersihkan potongan yang kasar, namun bukan untuk menghaluskan permukaan kayu. Sedangkan orbital pad sander lebih mudah dikendalikan dan lebih efektif. 

Pergerakannya bisa memutar dan hanya meninggalkan sedikit bekas pengamplasan. Goresan yang dihasilkan hampir tidak terlihat kecuali ketika Anda mengaplikasikan pernis. Goresan bekas amplas akan sangat terlihat jika cat diaplikasikan. Ketika menggunakannya penting untuk menggerakan secara perlahan sesuai arah serat.

menggunakan-mesin-amplas
contoh mesin random orbit sander

Random Orbit Sander, sangat efisien digunakan karena kecepatannya yang acak dan juga polanya. Dua faktor ini akan menghaluskan permukaan kayu yang halus secara efektif. Agar hasilnya sempurna Anda harus menggerakan mesin dengan kecepatan yang tinggi/ Gunakan sentuhan ringan untuk menggerakan mesin ke pola reguler dan tujukan untuk mendapatkan permukaan yang merata semaksimal mungkin. 

Pengamplasan dengan Manual

Mengamplas secara manual, kebanyakan orang menikmati proses ini karena dianggap lebih efektif. Anda bisa memegang kertas amplas langsung dengan tangan atau mengurungkannya pada balik, karet bahkan kayu. Jika menggunakan balok kayu rekatkan karet di salah satu bagian untuk menghindari kertas mudah terle[as. 

Baca Juga:  8 Langkah Persiapan Mengecat Tembok

Memanfaatkan balok akan membuat tampilan permukaan kayu yang rata daripada menggunakan tangan langsung. Anda harus mengetahui bagian yang rusak dan mengamplas bagian tersebut lebih lama untuk mendapatkan hasil lebih halus. 

Pada permukaan kayu yang bergelombang atau memang diingkan begitu, maka manfaatkan busa yang bisa mengikuti permukaan kayu. Jadi selain halus, tekstur yang dibuat tetap terjaga. Apapun alat bantu yang digunakan Anda harus selalu mengamplas manual searah dengan serat kayu. 

Jika tidak, akan muncul goresan yang berlawanan dengan arah serta, tampilan ini akan sangat terlihat setelah kayu dilapisi dengan cat atau pernis. Jangan lupa untuk mengamplas pada ujung kayu yang dipotong. Bagian tersebut memiliki ukuran lubang yang sangat besar dan harus dihaluskan. 

Membersihkan Potongan Kayu dengan Scraper

Alat ini sangat cepat untuk menghaluskan permukaan kayu yang kasar atau masih sangat kasar. Bahkan bekas potongan kayu dari mesin yang berbagai kerusakan lainnya dapat dihaluskan dengan scraper. Ada dua jenis scraper yang bisa digunakan, pertama adalah hand scraper yang bisa langsung dipegang dengan tangan. 

Jenis kedua adalah scraper kabinet yang biasanya memiliki pegangan dari besi dengan dua handel. Kedua jenis scraper ini seringkali tidak diketahui namanya karena sama-sama memiliki fungsi untuk menghilangkan permukaan kayu yang kasar hingga lebih tipis. 

Jika ingin menggunakan hand scraper sebaiknya pegang seperti ketika menggunakan kuas. Arahkan dengan sudut 50 hingga 70 derajat dari permukaan kayu. Kemudian dorong scrape ke arah berlawanan atau searah sesuai dengan kemudahan Anda memegangnya. 

Apabila Anda memilih menggunakan scraper kabinet maka arahkan sama seperti aplikasi hand scraper. Hanya saja jenis scraper ini cocok digunakan untuk kayu yang sudah memiliki permukaan datar. Scrape ini juga bisa digunakan untuk arah berlawanan dari serat atau arah diagonal. 

Baca Juga:  5 Persepsi Salah Tentang Wood Filler

Jenis scrape lainnya adalah seperti hand plane, namun sayangnya alat ini  memiliki cutting angle yang sangat tinggi. Sehingga tidak mampu memotong permukaan kayu yang kasar dengan sempurna. Kelebihannya adalah dapat  menghilangkan bekas potongan kayu berbentuk spiral atau mata kayu. 

Apapun jenis scrape yang digunakan hanya berfungsi untuk menghilangkan potongan kayu berukuran lebih besar. Selanjutnya pengamplasan harus tetap dilakukan, jika menggunakan scrape maka pengamplasan bisa menggunakan kertas amplas nomor 180. Fungsi dari amplas hanya menghaluskan saja sebelum akhirnya finishing dimulai.

Cara Membersihkan Debu pada Permukaan Kayu

Apapun langkah yang Anda pilih untuk menghaluskan, semuanya akan meninggalkan debu. Debu tersebut harus benar-benar bersih sebelum Anda mengaplikasikan bahan finishing. Ada empat cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan debu sebagai berikut:

  • Bersihkan dengan kuas atau sikat lembut. 
  • Bersihkan dengan kain yang sudah dibasahi sehingga debu paling lembut bisa dihilangkan. 
  • Gunakan vakum untuk menghisap semua debu. 
  • Bisa juga dengan menggunakan blower namun resikonya debu mudah terbang ke seluruh area. 

Membersihkan dengan sikat adalah cara yang paling umum dan juga singkat. Namun masih kurang efisien dan banyak debu halus yang masih tertinggal. Sedangkan kain basah akan membersihkan sisa debu halus tetapi jika pori kayu terlalu besar debu tetap tertinggal. 

Vakum adalah alat yang bekerja paling efisien untuk menghilangkan segala jenis debu. Jika ingin menggunakan blower sebaiknya lakukan pembersihan di luar ruangan agar debu tidak mengotori alat-alat finishing.  

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X