Sudahkah Menggunakan Cat Kayu yang Tidak Bau? Ini Akibatnya Jika Tidak

Sudahkah Menggunakan Cat Kayu yang Tidak Bau? Ini Akibatnya Jika Tidak

Pernahkah Anda bertanya mengapa cat menimbulkan bau? Apakah selama ini Anda selalu menggunakan cat yang menimbulkan bau tersebut? Jika Anda memiliki pekerjaan yang berkaitan dengan bidang perkayuan atau untuk hobi maka perlu pemahaman ini.

Proses finishing adalah proses akhir dari penyempurnaan furniture atau semua bahan olahan kayu menjadi lebih menarik. Anda bisa membandingkan kayu yang telah di finishing dan tidak maka masing-masing memiliki daya tarik yang berbeda.

Selain memberikan penampilan berbeda, cat sebagai bahan finishing juga memiliki peran melindungi. Apapun jenis cat yang digunakan akan membentuk lapisan coating pada permukaan kayu.

Lapisan coating ini memiliki kekuatan yang berbeda-beda, namun pada intinya akan melindungi dari panas, kelembaban, air hujan dan perubahan cuaca. Baik itu furniture indoor atau outdoor memerlukan perlindungan dari cat.

Jadi cat adalah bahan yang sangat penting untuk menunjang penampilan dan perlindungan kayu. Namun dibalik itu semua cat memiliki kandungan yang sangat berbahaya bagi lingkungan khususnya manusia.

Anda pasti menyadari ketika membeli furniture baru yang telah selesai di finishing dengan plitur atau pernis muncul aroma yang sangat menyengat. Bau yang menyengat ini menimbulkan batuk, pusing dan berbeda di beberapa orang. Namun lama kelamaan bau ini akan hilang.

Tidak tahan dengan bau dari furniture, Anda pasti akan membuka jendela dan pintu agar sirkulasi udara terjadi. Sirkulasi udara saja tidak akan membantu menghilangkan bau tersebut secara sempurna.

Apakah penyebab dari munculnya bau tersebut? Apa saja bahaya yang dapat bisa diakibatkan juga menghirup secara berkala? Penjelasannya akan dijabarkan terperinci dalam artikel ini.

Kandungan dalam Cat yang Menimbulkan Bau dan Bahayanya

Sebelum mengetahui apakah akibat dari cat kayu yang bau ketahui dahulu apa saja penyebabnya. Sumber dari bau yang muncul tersebut berasal dari bahan-bahan pembuat cat yaitu resin serta bahan pelarutnya.

Baca Juga:  Keunggulan Politur Water Based

Cat kayu memiliki bahan dasar resin, kemudian dapat digunakan karena memiliki bahan pelarut berupa solvent. Solvent adalah bahan pelarut yang kita kenal sebagai thinner. Cobalah menghirup bau dari thinner maka Anda akan menemukan aroma yang sama pada furniture.

Inilah sumber utama dari cat yang mengeluarkan bau. Kandungan yang berbahaya dalam solvent ini disebut sebagai logam berat. Logam berat ini dapat keluar menjadi gas yang kita hirup dan sebagian akan mengendap pada lapisan coating.

Apa saja yang termasuk dalam logam berat? Bagaimana bahan tersebut bisa berbahaya dan efeknya terhadap manusia? Berikut ini penjelasannya mengenai bahaya kandungan dalam cat solvent:

  • Volatile Organic Compound

Bahan pertama yang berbaha dikenal sebagai voc. Voc sendiri adalah bahan yang diperlukan oleh cat sehingga dapat mengeras. Ketika voc diaplikasikan maka bahan yang menguap akan membuat cat mengering membentuk lapisan coating.

Voc yang dilepaskan ke udara memiliki beberapa bahaya. pertama terdapat karsinogen yang merupakan kumpulan bahan kimia seperti benzene, methylene chloride dan lainnya. Bahan-bahan tersebut adalah sumber dari timbulnya penyakit kanker.

Sudahkah Menggunakan Cat Kayu yang Tidak Bau? Ini Akibatnya Jika Tidak

Selain itu, kandungan voc dalam cat bisa menimbulkan pusing setelah selesai melakukan pengecatan. Jika furniture diletakan dalam ruangan dan dekat dengan keluarga bisa menimbulkan resiko berbahaya tinggi bagi manusia seperti asma dan alergi.

  • Formalin

Formalin juga merupakan salah satu bahan penting di dalam solvent yang akan membuat cat mengeras. Formalin dapat masuk dalam tubuh melalui pernapasan yang disebut dengan formaldehyde.

Ketika cat mengering formaldehyde dilepaskan ke udara dan kita hirup. Inilah penyebab utama mengapa cat sangat berbau. Beberapa tahun terakhir, formaldehyde menjadi pusat perhatian karena bahayanya terhadap tubuh manusia.

Baca Juga:  Dempul Kayu yang Bagus untuk Finishing Berkualitas

Tidak hanya dalam cat saja, formalin banyak ditemukan dalam produk seperti lem, kayu olahan (plywood), cairan pembersih, dll. Bahaya yang ditimbulkan oleh formalin dan formaldehyde adalah kanker.

Semakin lama bau dari formaldehyde akan berkurang, bukan berarti menghilang di udara. Gas akan tetap dikeluarkan dalam jumlah yang lebih sedikit sehingga pernapasan tidak bisa mendeteksi.

  • Lead

Logam berat selanjutnya yang berbahaya adalah timbal. Lead memberikan pigmen pada cat sehingga peranannya sangat penting. Sedikit saja bahan lead yang masuk ke dalam tubuh manusia akan mengakibatkan bahaya kesehatan.

Orang yang memiliki resiko sangat tinggi terkena dampak timbal adalah anak, anak, bayi dan ibu hamil. Lead yang termakan melalui mainan anak akan menimbulkan keracunan dalam tubuh karena masuk langsung.

Lead yang mengenai ibu hamil bisa menimbulkan cacat pada perkembangan janin hingga keguguran. Timbal masuk ke dalam tubuh dan meracuni sirkulasi darah, bagi anak-anak ini adalah hal yang sangat berbahaya. Lead dapat mempengaruhi fungsi otak.

Jenis Cat Kayu Aman yang Seharusnya Digunakan

Bahaya yang ditimbulkan oleh cat bisa mengakibatkan kematian. Jika Anda tidak hati-hati dari sekarang memilih cat kayu yang bagus bebas VOC atau redah logam berat bisa berakibat fatal di masa depan.

Sudahkah Menggunakan Cat Kayu yang Tidak Bau? Ini Akibatnya Jika Tidak

Berikut ini hal yang perlu Anda perhatikan ketika memilih cat yang tidak bau:

  • Cat Zero-VOC masih bisa mengandung bahan kimia beracun. Seperti yang Anda asumsikan, ” rendah VOC” dan “VOC nol” berarti suatu produk memiliki VOC lebih sedikit daripada cat solvent. Tapi, jangan anggap remeh. VOC rendah atau nol tidak selalu berarti tidak beracun atau sehat atau aman. Bahkan cat nol-VOC dapat mengandung bahan kimia beresiko lain yang tidak dianggap sebagai VOC (seperti amonia dan aseton yang sangat beracun yang tidak diklasifikasikan sebagai VOC dan tidak diharuskan oleh hukum untuk tampil di label). Klaim VOC rendah atau nol hanya dapat merujuk pada cat dasar – bukan warna warna. Jadi, saat Anda menambahkan warna ke basis Anda, Anda telah menambahkan VOC segera kembali.
  • Sertifikasi pihak ketiga, ramah lingkungan, dan kesehatan bisa sama menyesatkannya. Semua sertifikasi pihak ketiga termasuk tingkat sertifikasi tertinggi memungkinkan setidaknya 2 sendok teh (sekitar 50.000 bagian per juta / ppm) bahan kimia ini sebagai bagian dari standar mereka. Namun, paparan bahan kimia beracun hingga 5ppm dapat menyebabkan kerusakan mulai dari iritasi kulit dan mata hingga kerusakan jangka panjang pada fungsi ginjal, pernapasan, dan fungsi kognitif.
Baca Juga:  Pilih Biovarnish Wood Filler Untuk Finishing Transparan Kayu

Sangat sulit memang untuk mendapatkan produk cat yang rendah VOC. Oleh karena itu kami memproduksi cat aman dan ramah lingkungan yang tepat untuk Anda. Kami memproduksi cat yang mengikuti regulasi ECHA dan US EPA yang selalu melakukan perubahan.

Perubahan yang dilakukan berkaitan dengan jumlah kandungan VOC dan logam berat. Semakin tahun semakin rendah kandungan yang diberikan dan cat menjadi sangat aman. Cat berbahan dasar air merupakan solusi terbaik untuk Anda gunakan.

Mulai dari cat Biovarnish sebagai pengganti plitur shellac, cat BioColours solid color untuk menggantikan cat duco solvent. Hingga cat enamel Orchid yang aman digunakan untuk segala finishing material besi atau kayu.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X