membuat furnitur menggunkan bahan dari MDF

Furniture Apa Saja Yang Bisa Menggunakan MDF?

Bahan MDF sering digunakan untuk material furniture karena mudah diaplikasikan, ringan dan memiliki tampilan kayu yang natural.

Tidak sedikit orang kini lebih memilih furniture dengan bahan MDF. Pasalnya, selain modelnya yang sederhana dan minimalis, harga furniture MDF juga lebih terjangkau dibandingkan dengan furniture berbahan kayu solid.

Oleh karena terbuat dari serbuk kayu, MDF lebih mudah rusak dan hancur. Sehigga, proses yang terjadi terhadap jenis bahan MDF ini harus dilakukan dengan cukup hati-hati.

Yang perlu diperhatikan ketika menggunakan furniture MDF adalah tidak disarankan untuk meletakkan beban berat di atas material tersebut. Sebab, material MDF yang sering diletakkan bahan berat akan lebih cepat patah.

Jenis-jenis Furniture yang Dapat Menggunakan Bahan MDF

bahan baku MDF untuk furniture

MDF merupakan material serbuk kayu yang dibentuk menjadi sebuah papan. Untuk menjadikan material tersebut menjadi papan, dibutuhkan perekat dan mesin press. MDF harus ditekan atau dipress dalam tekanan yang tinggi untuk mendapatkan kepadatan medium, standar dari MDF.

Oleh karena bentuknya berupa papan, furniture ini banyak dijumpai untuk keperluan interior. Furniture apa saja yang menggunakan MDF?

Kabinet TV

Kabinet TV dapat menggunakan material dari MDF karena mudah disambungkan menjadi kabinet yang minimalis dan elegan. Apalagi saat ini sedang tren furniture-furniture dengan gaya yang minimalis dan warna natural.

Meja

Bahan MDF juga sering digunakan sebagai material meja. Namun, pengecualian untuk meja dapur (menggunakan bahan MDF ini) karena risiko rusak diakibatkan kondisi lembab, terkena tumpahan air atau cairan lainnya.

Meskipun banyak dimanfaatkan sebagai meja, namun tidak lantas semua benda bisa diletakan di atas meja berbhan MDF ini. Anda harus mempertimbangkan beban serta keseimbangan dari meja MDF tersebut.

Baca Juga:  10 Jenis Cat Dasar Kayu Yang Perlu Anda Ketahui

Lemari

Lemari adalah salah satu furniture yang paling sering menggunakan material MDF. Meskipun dapat menahan beberapa helai pakaian, Anda juga perlu memperhatikan ketahanan dari lemari tersebut. Pasalnya, bagian engsel atau bagian yang terpaku juga rawan rusak dan lapuk.

Rak

Model furniture rak juga banyak menggunakan material dari MDF. Bentuknya yang papan menjadikan MDF mudah untuk dijadikan rak yang desainnya sederhana atau hanya menggunakan beberapa papan MDF saja.

Seperti halnya lemari, apabila rak tersebut tersambung seperti standing rak maka terdapat bekas paku. Bagian-bagian tersebut sangat rawan dan lapuk sehingga dibutuhkan kehati-hatian ketika menggunakan maupun memasang rak tersebut.

Membutuhkan Proses Finishing Dengan Tampilan Natural

Furniture dengan bahan MDF umumnya menerapkan warna-warna yang lebih sederhana untuk menonjolkan kesannya yang minimalis. Warna-warna yang digunakan pun biasanya seperti warna kayu, putih atau hitam.

Untuk mengaplikasikan warna-warna tersebut, Anda hanya membutuhkan pelitur. Namun, banyak merek pelitur di pasaran yang kadang tidak memberikan hasil seperti yang diinginkan. Terlebih pelitur konvensional yang terdapat di pasaran tidak disarankan karena mengandung senyawa yang berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan.

Anda dapat memilih untuk menggunakan Biovarnish yang merupakan cat kayu ramah lingkungan dan aman dibandingkan dengan cat konvensional. Adapun cara mengaplikasikan Biovarnish pada MDF adalah sebagai berikut

  • Ampelas terlebih dahulu permukaan MDF dengan perlahan agar tidak merusak permukaan material MDF. Hal ini bertujuan agar memperhalus permukaan material serta memudahkan proses finishing.
  • Anda dapat mengaplikasikan Biovarnish Wood Filler apabila terdapat bagian-bagian yang cacat atau ingin menyamarkan cacat seperti bekas paku.
  • Pilih warna Biovarnish Wood Stain yang ingin digunakan untuk mendapatkan tampilan natural kayu pada permukaan MDF. Larutkan terlebih dahulu dengan air kemudian aplikasikan ke seluruh permukaan MDF menggunakan kuas atau dengan cara disemprot. Setelah seluruhnya terlapisi cat, diamkan selama 60 menit dan tunggu hingga kering sentuh. Gunakan ampelas no. 400 dengan cara diampelas ambang apabila sudah kering sentuh
  • Tahap akhir, aplikasikan Biovarnish Clear Coat. Ada dua tampilan yang bisa Anda pilih yakni matte atau gloss. Setelah menentukan pilihan tampilan dan sudah dilarutkan dengan air, aplikasikan ke seluruh permukaan MDF secara merata. Diamkan selama semalaman atau kurang lebih 24 jam hingga cat benar-benar kering dan furniture siap digunakan.
Baca Juga:  Pilihan Warna Cat Terbaik dalam Membuat Rak Bunga dari Kayu untuk Dekorasi

Pasca finshing, furniture yang sudah terlapisi cat Biovarnish tidak perlu diangin-anginkan di luar ruangan. Cat Biovarnish tidak mengeluarkan bau menyengat atau mengeluarkan residu bahan kimia berbahaya.

Anda dapat langsung memasukkan ke dalam rumah tanpa khawatir dengan kandungan berbahaya yang biasanya terdapat pada cat kayu konvensional. Untuk menjaga keawetan warna, sebaiknya rawat dengan baik furniture tersebut secara rutin.

Biovarnish sudah bisa Anda dapatkan dengan langsung menghubungi kontak hotline yang tercantum pada website ini. Anda juga dapat membeli produk finishing ramah lingkungan tersebut di berbagai marketplace.

Sementara pembelian secara offline, Anda dapat mengunjungi toko-toko retail terdekat dari Anda atau dapat langsung mengunjungi kantor PT Bio Industri Omnipresen Yogyakarta, Jepara, Cirebon dan Surabaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X