Mudahnya Menggunakan Cat Kayu Kuas Biovarnish

Mudahnya Menggunakan Cat Kayu Kuas Biovarnish

Anda pemula dalam dunia pengecatan? Baru ingin mencoba? Siapapun Anda kemudahan dalam menggunakan produk cat kayu adalah harapan utama pemula. Namun tidak perlu ragu atau merasa hasilnya nanti akan jelek dan berantakan, saat ini telah hadir cat kayu atau pernis kayu yang mudah digunakan dan hasilnya yang memuaskan. Kenapa bisa begitu? Cat kayu jenis ini, yang akan kita ulas, memiliki keunggulan easy to use dan no brush marking.

Mudahnya Menggunakan Cat Kayu Kuas BiovarnishKemudahan penggunaan bahan finishing kayu menjadi prioritas utama pemula. Penggunaan cat kayu dengan kuas adalah contoh dasar yang dapat dilakukan dengan mudah. Artinya pemilihan bahan finishing atau cat kayu (pernis kayu) harus yang bagus dan spesialis kuas. Penggunaan kuas memiliki banyak keuntungan mulai dari harganya yang mudah, dapat dibeli di toko bangunan terdekat dan tersedia berbagai macam jenis kuas untuk materialnya. Penggunaan kuas akan maksimal jika didukung pula dengan produk finishing yang digunakan. Semakin banyaknya produk finishing yang dijual di toko besi maka Anda juga akan semakin memilihnya. Jalan satu-satunya adalah dengan mengetahui kelebihan cat kayu yang Anda pilih, apakah hasilnya akan punya bekas kuas atau tidak.

Baca Juga : cara menggunakan biovarnish clear coat

Cat kayu yang bagus untuk pemula adalah yang tidak dapat menimbulkan brush mark (cap bekas kuas dipermukaan kayu setelah pengecatan selesai). Penampilan furniture atau material yang telah difinishing dengan kuas selalu memiliki permasalahan dengan hasil membekas dari sapuan kuas. Mengurangi hasil akhir dan kesempurnaan finishing. Cacat brush mark Ini dapat timbul dikarenakan formula bahan finishing, terutama pada bahan yang berbasis solvent (minyak).

Ada beberapa kekurangan penggunaan cat solvent bagi pemula atau yang menginginkan aplikasi cat kayu yang mudah. Salah satunya, jenis cat solvent akan cepat sekali mengeras ketika diaplikasikan karena kandungan minyak di dalamnya. Beda halnya jika Anda menggunakan cat water based. Produk water based tidak mengandung minyak yang banyak sehingga Anda tidak perlu khawatir cat mengeras pada saat proses aplikasi. Sehingga tidak membuat kita ragu-ragu dan takut salah, dan membekas tidak rata.

Kemudahan aplikasi dengan kuas juga akan mempengaruhi ringannya sapuan kuas pada permukaan material. Seperti halnya yang dimiliki oleh cat kayu Biovarnish. Cat yang dapat menggantikan pernis kayu atau plitur kayu konvensional (lama) memiliki tarikan kuas yang sangat ringan. Kemudahan aplikasi plitur kayu Biovarnish didukung dengan formula yang telah diciptakan. Jika Anda menggunakan jenis kuas apapun hasilnya akan tetap halus dan rata.

Pilih Kuas Yang Cocok Untuk Hasil Yang Bagus

Sebelum melakukan pengecatan Anda harus mengenal apa saja jenis kuas yang biasanya digunakan untuk finishing kayu. Jangan sampai menggunakan kuas yang tidak sesuai dengan bidang atau media yang akan dicat. Berikut ini jenis-jenis kuas yang biasanya digunakan:

  1. Kuas Nylon/ Polyester

Kuas jenis ini dibuat dari bahan nylon. Penggunaan kuas ini harus sesuai dengan bahan finishingnya yaitu cat kayu water based seperti Biovarnish, dan hasilnya akan sempurna. Jika Anda menggunakan kuas nylon/ polyester pada Mudahnya Menggunakan Cat Kayu Kuas Biovarnishproduk finishing solvent atau minyak maka bahan nylon akan mudah lengket dan juga ketika selesai aplikasi akan mengeras. Anda tidak bisa menggunakan produk kaus nylon untuk cat kayu solvent.

  1. Kuas bulu babi

Produk kuas bulu babi ini sudah digunakan oleh masyarakat sejak zaman dahulu sebelum kuas nylon diproduksi. Kuas bulu babi ini kebalikan dari kuas nylon karena cocok diaplikasikan untuk cat kayu solvent. Tetapi tidak memungkiri juga cat ini dapat diplikasikan untuk cat water based.

  1. Kuas sponge

Jenis kuas sponge ini tergolong baru. Kuas in diciptakan untuk menghindari munculnya brush mark seperti yang akan didapatkan jika menggunakan kuas bulu babi maupun kuas nylon. Kuas ini sangat mudah digunakan baik untuk cat kayu solvent maupun cat kayu water based. Untuk mengaplikasikan plitur kayu Biovarnish.

Selain dari segi bahan pembuat kuas Anda juga harus menentukan ukuran kuas untuk pengecatan. Ukuran kuas disesuaikan dengan bentuk bidang yang diaplikasikan. Jika Anda akan mengaplikasikan pada bidang besar maka dibutuhkan kuas dengan ukuran besar seperti 5 inci. Sedangkan jika Anda akan melakukan finishing pada bagian sudut atau siku gunakan kuas berukuran kecil sekitar 2 inci lebih kecil lagi. Untuk cara penguasan lakukan serah serat kayu agar tidak timbul brush mark. Jika pemilihan kuas sudah Anda kuasai maka selanjutnya Anda tinggal masuk ke dalam langkah mengecat.

Mengaplikasikan Cat Kayu Kuas Biovarnish Cukup Mudah

Kemudahan cara mengecat kayu dengan kuas menggunakan produk Biovarnish bisa Anda buktikan sendiri. Dengan mengikuti langkah berikut Anda akan berhasil dalam melakukan finishing dengan cat kayu Biovarnish:

  1. Mempersiapkan material kayu yang siap difinishing yaitu kering dengan MC kayu 12% dan bersih dari debu atau kotoran bahkan debu sisa amplas.
  2. Mudahnya Menggunakan Cat Kayu Kuas BiovarnishPertama aplikasikan Biovarnish Wood Filler dengan pisau pallet ke seluruh permukaan kayu khususnya pada bagian yang memiliki cacat tekstur paling banyak. Tunggu kering sekitar 20 menit kemudian amplas dengan kertas amplas no. 240. Amplas hingga permukaan menjadi halus dan serat kayu terlihat.
  3. Campurkan Biovarnish Wood Stain dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air. Anda bisa menggunakan sendok untuk mencampurkan dan aduk hingga rata. Kuaskan searah serat kayu pada seluruh permukaan kayu. Tunggu kering sekitar 60 menit tanpa dijemur pada panas matahari lagi diamplas dengan kertas amplas no. 400. Jika sudah kering, halus dan warna dirasa belum sesuai Anda bisa mengulangi proses aplikasi Biovarnish Wood Stain.
  4. Tahapan terkahir adalah produk Biovarnish Clear Coat. Campurkan dengan air perbandingan 2 bahan : air dan aduk hingga rtaa. Aplikasikan dengan kuas searah serat kayu. Lalu tunggu kering sekitar 20 menit. Anda bisa mengulangi aplikasi kembali untuk hasil terbaik. Untuk hasil kering sempurna dimakan material kayu satu malam.

Varian Aplikasi Biovarnish untuk Hasil Open Pore

Tahukah Anda bahwa menggunakan wood filler untuk finishing akan menghasilkan tampilan close pore? Artinya pori kayu tertutup dan tidak akan terlalu terlihat. Pada langkah finishing di atas, Anda akan mendapatkan hasil close pore. Biasanya akan lebih cocok digunakan pada kayu yang memiliki pori besar. 

Contohnya saja diaplikasikan pada kayu pinus, kayu mahoni dan sejenisnya kayu ukuran pori lebih besar serta jarang. Untuk mencermati jenis kayunya Anda bisa menilai dengan beratnya. Kayu lebih ringan dan itulah ciri yang cocok untuk di finishing dengan close preo. 

Tetapi berbeda cerita jika Anda memiliki kayu-kayu mahal dan langka. Misalnya kayu sonokeling, kayu jati, kayu ulin atau kayu sawo. Jenis kayu tersebut memiliki ukuran pori yang lebih kecil dan seratnya lebih indah. Dengan begitu finishing close pore tidak cocok untuk diterapkan. 

Open pore adalah finishing yang sangat disarankan sehingga kayu akan lebih terlihat keindahannya. Apalagi cat memiliki warna natural yang mirip dengan kayu, sehingga warna aslinya tidak akan berubah hanya menjadi lebih tajam. Biovarnish bisa menghasilkan finishing open pore lebih baik dibandingkan dengan produk lainnya. 

Alasannya adalah transparansi dari wood stain yang diberikan sangat tinggi sehingga serat kayu akan terlihat sangat indah. Lalu bagaimana dengan cara mengaplikasikannya? Langkahnya tidak sulit bahkan lebih mudah dan hemat. 

Berikut ini langkah finishing open pore yang bisa Anda ikuti menggunakan Biovarnish. 

• Mempersiapkan kayu dengan mengamplas

Persiapan dimulai dengan mengamplas kayu hingga permukaannya sangat halus. Anda harus tahu manakah jenis kayu keras dan lunak dan apakah amplas yang tepat. Untuk semua produk kayu, amplas yang digunakan adalah aluminium oxide. 

Sedangkan untuk cara mengamplas biasanya lebih lama dan sulit karena kayu jenisnya keras. Supaya mudah, Anda bisa menggunakan mesin amplas atau gerinda amplas. Gunakan amplas dengan nomor 180 atau nomor lebih kecil lagi jika permukaannya terlalu kasar. 

Kemudian ubah nomor amplas menjadi lebih kecil perlahan mengikuti perubahan yang terjadi pada permukaan kayu. Setiap permukaan amplas sudah aus, Anda bisa menggantinya dengan yang baru. Kemudian bersihkan debu amplas sebelum mulai mengecat. 

Tampilan kayu akan terlihat beberapa bagian yang cacat. Namun tidak masalah karena itulah yang hendak diperlihatkan nantinya. Justru cacat kayu akan tampak alami dan arstitik. 

• Mengaplikasikan Biovarnish wood stain

Tanpa menggunakan wood filler Anda bisa langsung mengaplikasikan Biovarnish wood stain. Jangan lupa untuk memilih warna yang tepat dan campurkan dengan air. Perbandingannya masih sama yaitu 2:1 air dan aduk sampai merata.

Khusus untuk aplikasinya Anda bisa menggunakan kain dan meratakan cat setelah menuang di permukaan kayu sedikit saja. Bisa juga menggunakan kuas sesuai dengan arahan aplikasi di atas. Jenis kuas yang dipilih juga sama. 

Pastikan saja sekali lagi bahwa arahan sapuan kuas benar-benar sesuai dengan arah serat. Anda mungkin akan kesulitan untuk melihat serat kayu yang bentuknya halus dan beraturan. Namun perhatikan dengan teliti sebelum mengaplikasikan. 

• Mengaplikasikan Biovarnish clear coat

Lapisan terakhirnya masih sama yaitu clear coat yang bekerja sebagai pernis kayu. Biovarnish clear coat tersedia dalam dua tampilan yaitu gloss dan matte, di mana Anda bisa memilih manakah jenis coating tepat yang bisa digunakan. 

Cara aplikasinya pun sama, dengan mencampurkan air dan menguaskannya searah serat kayu. Furniture kemudian bisa didiamkan selama semalaman atau 24 jam pada suhu ruangan. 

Hasil Aplikasi Produk Biovarnish Lengkap

Langah lengkap dari aplikasi pernis kayu Biovarnish di atas akan memudahkan pekerjaan mengecat Anda di rumah. Sedangkan bagaimana dengan hasil yang akan didapatkan jika Anda menggunakan Biovarnish? Produk ini memiliki Mudahnya Menggunakan Cat Kayu Kuas Biovarnishberbagai jenis warna untuk pilhan warna Wood Stain mencapai 20 varian. Sehingga dengan banyaknya pilihan warna tersebut Anda bisa menggunakan berbagai jenis kayu dan dicat dengan cat kayu Biovarnish ini.

Selain warna, hasil akhir yang akan diberikan adalah tingkat gloss. Produk Biovarnish Clear Coat menyiapakan dua jenis tampilan yaitu doff untuk tampilan natural dan gloss untuk tampilan mewah. Kedua tampilan bisa Anda pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hasil pengecatan dengan produk Biovarnish tidak hanya meliputi penampilan saja tetapi juga dalam hal perlindungan. Dari segi perlindungan, cat kayu Biovarnish ini akan memberikan perlindungan sangat baik terhadap cuaca, panas matahari, hujan, jamur dan juga rayap. Dalam formulanya telah dilengkapi dengan bahan anti jamur dan bahan anti rayap.

Produk Biovarnish Bisa Anda Temukan Disini

Dimanakah Anda bisa menemukan produk Biovarnish? Produk yang merupakan buatan lokal Indonesia ini bisa Anda dapatkan di wilayah Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatra. Anda bisa datang langsung ke agen-agen kami di kota Anda untuk mendapatkan produk Biovarnish, tidak hanya produk finishing warna natural saja Anda juga akan mendapatkan produk cat water based warna solid yang aplikasinya juga mudah yaitu menggunakan kuas dan air.

Terdapat 20 pilihan warna untuk produk Biovarnish Wood Stain untuk melengkapi kebutuhan finishing natural kayu Anda. Untuk produk Biovarnish Wood Filler terdapat tiga pilihan warna disesuaikan dengan warna kayu yaitu warna jati, ramin dan mahoni. Harga Biovarnish Wood Stain maupun wood filler pun bisa dibandingkan dengan produk sejenis.

Selain produk Biovarnish mudah digunakan dengan kuas, Anda juga akan mendapatkan keringanan budget finishing. Pasalnya produk Biovarnish hanya membutuhkan air sebagai bahan pelarut dan bukan thinner.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X