jamur-blue-stain-pada-kayu-pinus

Mudah! Cara Menyamarkan Jamur Blue Stain pada Kayu Pinus

Menggunakan kayu pinus untuk proyek finishing Anda selanjutnya seringkali dilakukan pemula DIY. Ada banyak keuntungan dan kekurangan saat menggunakan kayu pinus. Sebagai pemula Anda wajib mengetahui dan mengenali ciri dari kayu pinus itu sendiri. 

Beberapa kelebihan yang dimiliki kayu pinus adalah warnanya yang terang yaitu putih memudahkan siapa saja untuk bisa memberikan warna. Baik itu finishing kayu warna natural atau solid, warna akan tetap menghasilkan tampilan yang tajam. 

Kayu pinus juga merupakan jenis kayu yang banyak tumbuh di Indonesia. Persediaan kayu pinus sangat memadai mengingat waktu panennya yang singkat yaitu 7 hingga 15 tahun. Kemudahan mendapatkan kayu pinus juga didukung dengan harganya yang murah. 

Apakah Anda tertarik untuk menggunakan kayu pinus untuk proyek selanjutnya? Jika iya kenali apa saja kekurangan kayu pinus terlebih dahulu untuk mencapai hasil finishing yang terbaik. 

Kekurangan yang Dimiliki Kayu Pinus

Harga murah dan mudah didapatkan adalah keunggulan kayu pinus yang tentu sudah menjadi rahasia umum. Bagi para pengrajin kayu pinus juga jenis kayu yang mudah dibentuk karena kayu memiliki sifat yang lunak. Namun disamping kelebihan ada pula kekurangan yang harus diperhatikan. 

Walaupun disebut sebagai kelemahan bukan berarti kayu pinus tidak dapat digunakan. Kelemahan tersebut dapat diperbaiki dengan mudah sebelum Anda melakukan proses finishing. Berikut ini apa saja kekurangan dari kayu pinus. 

  • Pori kayu yang lebih besar

Termasuk dalam kategori kayu lunak membuat kayu pinus memiliki ukuran pori yang lebih besar daripada biasanya. Kayu yang memiliki pori berukuran besar cenderung menyerap cat lebih banyak membuatnya menimbulkan warna yang tidak merata. 

  • Memiliki banyak jamur blue stain

Inilah masalah yang paling banyak dihadapi oleh para pengrajin. Adanya jamur blue stain membuat hasil tampilan jika di finishing dengan pernis tidak rapi. Jamur akan tetap terlihat dan hasil finishing menjadi buruk. Kayu tidak dapat menampilkan keindahannya. 

  • Banyak mata kayu
Baca Juga:  Home Decor Bambu Dengan Cat Kayu Mengkilap

Masalah lainnya yang sering menjadi masalah adalah mata kayu. Selain memperburuk tampilan mata kayu juga memiliki tekstur keras sulit untuk dipotong. Biasanya pengrajin akan memilih jenis kayu pinus yang tidak memiliki banyak mata kayu. 

  • Mengandung minyak tinggi

Kayu lunak cenderung memiliki kandungan sifat minyak yang tinggi. Jika Anda salah mengecat minyak kayu ini bisa naik dan menimbulkan hasil finishing yang buruk. Apabila minyak kayu sudah naik, maka tidak dapat diperbaiki kembali. 

Solusi untuk Mengatasi Permasalahan dari Kayu Pinus

Dilihat dari banyaknya masalah yang dimiliki kayu pinus khususnya yang berpengaruh terhadap hasil finishing membuat Anda harus memutar otak. Apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut?

Ada banyak cara yang bisa dilakukan khususnya jika Anda ingin mengecat menggunakan pernis kayu. Baik itu mata kayu hingga jamur blue stain bisa diatasi dengan berbagai macam produk finishing. Mari kita mulai dari masalah pori kayu. 

Walaupun pori kayu pinus berukuran besar Anda bisa mengatasinya dengan sanding sealer. Bahan finishing ini akan mengunci pori kayu sehingga lapisan cat diatasnya baik itu pernis dan wood stain dapat diaplikasikan merata. Sanding sealer bisa dikatakan berperan sebagai base coat. 

Selain berfungsi menutup pori, sanding sealer juga akan mengunci minyak kayu agar nantinya tidak naik. Sebelum melakukan finishing pastikan terlebih dahulu bahwa kayu pinus memiliki kering standar. Angka kering dari kayu biasanya mencapai 12%. 

Berlanjut pada masalah mata kayu dan jamur blue stain. Keduanya dapat sekaligus diatas menggunakan bahan bleaching. Produk bleaching akan efektif memutihkan kayu sehingga warna dari jamur blue stain tersamarkan. Bleaching yang hendak digunakan juga harus dipilih agar tidak merusak permukaan kayu nantinya. 

Baca Juga:  SIMAK..!! Agen Cat Kayu yang Bagus Biovarnish untuk Handrail

Bahan pemutih Kayu untuk Menyamarkan Jamur Blue Stain

Apakah produk bleaching yang sebaiknya digunakan? Ada bermacam-macam bahan pemutih kayu yang beredar di pasaran. Paling banyak dikenal adalah H2O2 atau hidrogen peroksida. Bahan kimia pemutih ini sangat keras dan berpotensi merusak serat kayu. 

bahan-pemutih-kayu-White-Agent-250

Kerusakan yang biasanya ditimbulkan adalah warna kayu berubah dan mudah rusak. Karena bahan akan meresap hingga dalam kayu maka lebih cepat keropos di masa yang akan datang. Maka sebaiknya pilih bahan pemutih kayu yang ringan dan aman namun tetap efektif. 

Jenis produk yang kini banyak disarankan oleh para pengrajin adalah White Agent 250. Produk ini sangat mudah diaplikasikan dan menggunakan bahan air sebagai pelarutnya. Sama-sama bahan pemutih namun WA 250 lebih aman untuk struktur kayu. 

Proses kerja WA 250 sangat cepat dalam beberapa jam Anda bisa melihat hasilnya. Apabila bahan tidak memberikan penyamaran jamur blue stain dengan baik, Anda bisa mengulanginya. Proses pengulangan aplikasi bisa dilakukan setelah warna pertama terlihat. 

Cara Aplikasi WA 250 pada Kayu Pinus

Mudah sekali aplikasi WA 250 untuk mencerahkan dan menyamarkan noda blue stain. Bahan dan alat yang perlu Anda siapkan adalah wadah untuk melarutkan, air dan juga kuas. Jangan lupa sarung tangan dan masker untuk melindungi diri. 

Pastikan cuaca tidak hujan pada saat aplikasi dan ruangan pengeringan kayu memiliki ventilasi udara. Anda harus mempersiapkan juga amplas dan kain untuk mempersiapkan kayu sebelum diaplikasikan bahan. Kayu harus memiliki pori terbuka sekaligus bersih dari debu dan kotoran. 

Ikuti langkah-langkah aplikasinya berikut ini untuk hasil maksimal. 

  • Campurkan WA 250 dengan air dan aduk merata. Anda bisa menggunakan perbandingan 1:1 atau 1:2 tergantung tingkat warna cerah yang diinginkan. 
  • Kuaskan larutan cat ke permukaan kayu yang memiliki banyak jamur blue stain. Anda bisa mengaplikasikan berulang jika warna jamur terlalu gelap. 
  • Diamkan kayu selama 4 hingga 6 jam kemudian perhatikan apakah jamur dan mata kayu sudah tersamarkan. Jika belum ulangi aplikasi. 
  • Bilas kayu dengan air bersih untuk menghilangkan sisa bahan yang terserap. Kemudian jemur kayu di panas matahari hingga kering atau kiln dry. 
Baca Juga:  Cara Aplikasi Sanding Sealer Bening Pada Furniture Lama

Hasil bleaching yang didapatkan adalah warna lebih cerah dan bukan putih. WA 250 tidak akan merusak kayu dan seratnya. Sehingga Anda bisa mendapatkan hasil warna natural sempurna. 

Keunggulan dan Keuntungan Menggunakan WA 250

Jika Anda menggunakan bleaching kayu WA 250 maka akan ada banyak sekali keuntungan yang didapatkan. Bahan ini sangat memudahkan penggunanya namun memberikan hasil yang maksimal. Berikut ini apa saja keuntungan yang akan didapatkan. 

  1. Jamur blue stain hingga mata kayu akan tersamarkan secara maksimal
  2. Hemat karena menggunakan air sebagai pelarut
  3. Tidak perlu dijemur dibawah panas matahari untuk pengeringan bleaching
  4. Tidak membuat kulit iritasi apabila terkena bahan
  5. Menghasilkan warna cerah dan bukan putih
  6. Tidak merusak serat kayu di masa mendatang
  7. Tidak menimbulkan korosi atau karat

Produk White Agent 250 ini tidak hanya diaplikasikan pada kayu pinus, namun juga bisa digunakan pada jenis kayu apapun. Jika Anda ingin memutihkan warna kayu seperti mahoni bisa menggunakan WA 250 ini. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X