Penyerap Lembab Ruangan Container Desiccant

Musim penghujan di Indonesia yang selalu turun di penghujung akhir tahun ini akan menimbulkan jamur dan aroma kelembapan yang sangat  mengganggu pernapasan. Mungkin Anda sudah mempersiapkan rumah agar tidak bocor lagi, tetapi apakah Anda sudah mempersiapkan untuk menjaga suhu ruangan tetap kering? Menjaga ruangan agar tetap kering memang membutuhkan bantuan alat. Tetapi jika Anda membeli alat bahkan mesin yang akan menjaga kelembapan ruangan menjadi lebih kering uang yang perlu Anda keluarkan sangatlah banyak. Anda harus mencari cara yang ekonomis untuk kebutuhan rumah dalam menyerap kelembapan ini.

enyerap Lembab Ruangan Container Desiccant Saat ini bagi Anda ibu rumah tangga yang masih khawatir akan kelembapan bisa menggunakan container desiccant yang akan berfungsi menyerap kelembapan ruangan dua kali lipat dari beratnya. Bahan serap lembab ini bukanlah jenis mesin atau alat yang perlu Anda beli dengan harga mahal. Bahkan harga satu mesin peneyrap kelembapan bisa Anda gunakan untuk membeli container desiccant dalam jumlah banyak. Anda bisa menggunkan desiccant stok untuk menyerap kelembapan hingga beberapa tahun ke depan ketika musim penghujan mulai tiba.

Efek yang akan Anda rasakan secara cepat adalah tidak adanya jamur yang tumbuh, aroma ruangan tetap nyaman dan tidak beraroma menyengat, jamur tidak tumbuh pada pakaian dan membuat berbagai macam penyakit kulit. Peneyrap kelembapan container desiccant saat ini bisa dengan mudah Anda beli melalui website penyedia bahan serap lembab ini.

Fungsi Container Desiccant

Apa sebenarnya fungsi dari container desiccant ini? Produk ini sebenarnya digunakan untuk mencegah resiko kerusakan pada saat penyimpanan dan pengiriman barang semasa proses pengiriman menggunakan kontainer. Pengiriman barang dengan kontainer biasanya dilakukan dengan jalur laut dimana suhu kelembapan di atas laut pasti lebih tinggi. Penyerap kelembapan ini akan menyerap kelembapan hingga lebih dari 200% dari beratnya sendiri.

Baca Juga:  Pemutih Kayu di Jawa Timur Ini Atasi Noda Blue Stain Kayu

Kelembapan yang telah diserap oleh container desiccant ini akan diubah menjadi bentuk gel, sehingga aman untuk digunakan karena tidak pelru takut timbul kebocoran pada saat digunakan. jika kelembapan di dalam kontainer diserap dengan baik, resiko tumbuhnya jamur, bakteri, dekomposisi, dan munculnya karat akan terhindar. Barang yang dikirm akan tetap sama kondisinya seperti pada saat awal pengiriman.

Anda bisa membandingkan kualitas dari dari container desiccant dengan bahan serap lembab lainnya yang ditawarkan di supermarket. Pasti hasilnya sangat jauh berbeda karena cintainer desiccant dapat menyerepa berbagai macam kelembapan udara ruangan seperti CaCI2, Amylopectin, SiO2 dan Bentonite. Kemampuannya yang dapat menyerap kelembapan secara efektif memungkinkan untuk tidak hanya menggunakannya pada penyerap kelembapan kontainer saja tetapi juga dapat digunakan pada ruangan, dalam lemari, gudang, laboratorium atau ruangan lain yang membutuhkan tingkat kering yang baik.

Keunggulan Container Desiccant Yang Perlu Anda Beli

Sebelum ketinggalan atau kehabisan penyerap kelembapan ruangan ini. Bahan serap lembab yang memiliki keunggulan tidak memiliki rasa dan bau sehingga tidak akan menimbulkan kontaminasi barang yang disimpan, tidak mudah terjadi kebocoran atau kelembapan yang diserap untuk tumpah ke kontainer, serta aman dan bebas bahan kimia berbahaya (free DMF). Penggunaan Container Pole juga sudah memenuhi standar regulasi SGS internasional (diterima oleh semua negara tujuan ekspor).

Cara menggunakan container desiccant pun sangat mudah, Anda cukup membuka kemasan atau tutup plastiknya. Gantungkan container desicant cukup satu dalam ruangan atau lemari. Apabila Anda menggunakannya dalam container Anda bisa menggunakannya lebih dari satu tergantung ukuran container dan letakan dengan jarak yang sesuai. Jika Anda sudah meletakannya dimkan dan tunggu hingga bekerja sendiri. Anda cukup mengecek secara berkala kemampuan container desiccant agar jika sudah tidak dapat digunakan Anda cukup menggantinya dengan yang baru.

Baca Juga:  Mengenal Konsep Warna, dari Warna Dasar hingga Warna Primer Aditif

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X