Mengecat Lemari Kayu Jati untuk Tampilan Natural Hingga Perawatannya

Mengecat Lemari Kayu Jati untuk Tampilan Natural Hingga Perawatannya

Siapa saja yang mencari lemari kayu pasti memiliki rujukan utama lemari yang menggunakan bahan jati. Mengapa? Jati adalah salah satu jenis kayu dari negara tropis yang kekuatannya sangat dicari.

Jika Anda ingin membeli lemari kayu jati baru maka siapkannya uang lebih karena saat ini harga kayu jati sangatlah mahal. Namun jika di rumah Anda memiliki lemari yang antik, coba cek apakah lemari tersebut terbuat dari bahan kayu jati.

Lemari yang terbuat dari kayu jati memiliki ketahanan yang sangat baik bahkan bisa bertahan hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Anda mungkin mendapatkan warisan lemari kayu jati dari nenek moyang.

Tampilan lemari kayu jati yang lama tentu sudah mulai tidak menarik, selain itu pada beberapa bagian konstruksi biasanya tidak kokoh lagi. Cobalah untuk menggerakan lemari, apakah lemari mudah bergoyang? Jika iya maka perlu pengeleman ulang.

Mengecat Lemari Kayu Jati untuk Tampilan Natural Hingga Perawatannya
lemari kayu jati yang belum difinishing

Jika Anda menggunakan jasa reparasi lemari maka uang yang dikeluarkan bisa mencapai jutaan. Para jasa reparasi ini juga membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan proses perbaikan. Daripada Anda mengeluarkan uang yang terlalu besar untuk biaya perbaikan, mengapa Anda tidak melakukannya sendiri?

Proses perbaikan lemari kayu yang lama menjadi baru kembali lagi tidaklah sulit. Bahkan hanya dibutuhkan biaya ratusan ribu saja untuk menyelesaikannya. Anggaplah kegiatan reparasi menjadi hobi baru untuk mengisi akhir pekan.

Waktu satu hari sangat cukup untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Warna  yang Anda pilih tentu saja warna natural. Warna ini adalah satu-satunya pilihan terbaik untuk lemari kayu jati lama di rumah.

Bagaimana cara mengecat lemari menjadi baru kembali? Lalu bagaimanakah agar lapisan cat baru ini bisa bertahan lebih lama? Semua rahasia mengecat dan perawatan lemari kayu jati bisa Anda dapatkan melalui artikel ini.

Baca Juga:  Cat Kayu Untuk Finishing Patio Furniture

Cara Mengecat Lemari dari Kayu Jati

Sebelum memulai proses pengecatan, ingatlah untuk memilih jenis cat apakah yang akan Anda gunakan. Memperoleh warna natural membutuhkan bantuan dari pernis dan juga wood stain. Tidak sembarangan pernis dan wood stain bisa dipilih.

Produk cat yang sebaiknya Anda gunakan adalah Biovarnish. Cat ini adalah cat yang terdiri dari empat produk yaitu wood filler, wood stain dan juga clear coat atau pernis. Ketiga produk ini dirancang khusus untuk para pemula agar bisa mengecat dengan kuas.

Cat ini adalah cat kayu berbasis air yang bisa menghasilkan finishing transparan tanpa adanya efek berubah warna seperti yellowing. Jadi Anda tidak perlu lagi khawatir dengan hasil finishing yang berubah warna.

Memasuki proses finishing, Anda perlu mempersiapkan lemari terlebih dahulu. Pindahkan lemari ke area untuk mengecat. Lepaskan perangkat keras yang menempel, jika kesulitan Anda bisa menutupnya dengan isolasi hingga rapat.

Mengecat Lemari Kayu Jati untuk Tampilan Natural Hingga Perawatannya
Mengecat kayu dengan kuas

Bersihkan lapisan cat yang lama menggunakan thinner atau bahan penghilang cat khusus. Ikuti petunjuk yang tertera dalam kemasan sehingga Anda akan mendapatkan proses yang benar. Jika lapisan cat sudah dihilangkan maka material kayu jati sudah siap di finishing ulang.

Berikut ini langkah aplikasi cat kayu water based Biovarnish dengan kuas dan air.

  • Amplas permukaan lemari dengan amplas. Bersihkan sisa-sisa cat yang menempel belum bersih. Gunakan amplas kasar nomor 150 hingga permukaan menjadi halus dan terakhir menggunakan amplas 220.
  • Encerkan Biovarnish wood filler warna jati dengan sedikit air. Usapkan wood filler dengan kain berlawanan arah serat. Diamkan agar kering lanjutkan dengan pengamplasan hingga warna dan serat kayu terlihat. Gunakan amplas nomor 240.
  • Larutkan Biovarnish wood stain sesuai warna lemari jati dengan air. Larutkan hingga mendapat viskositas 11-12 detik NK2. Kuaskan cat ke seluruh permukaan lemari searah serat kayu. Tunggu lapisan kering baru di amplas ambang dengan amplas 400. Anda bisa mengaplikasikan wood stain berulang hingga mendapat warna yang diinginkan.
  • Larutkan Biovarnish clear coat dengan air hingga mendapatkan viskositas 11-12 detik NK2. Lanjutkan dengan proses penguasan searah serat kayu. Jika sudah diamkan lemari kayu semalaman.
Baca Juga:  Keunggulan Biopaint Repro Dibanding Merk Lain Untuk Finishing Rotan

Ada beberapa hal yang harus Anda ingat ketika bekerja dengan Biovarnish. Pertama adalah jangan menjemur lapisan cat baik itu keadaan basah dan kering. Proses pengeringan cukup dilakukan dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.

Kedua adalah jenis kuas yang wajib digunakan adalah kuas bersih dan baru dengan bulu nilon. Kuas yang menggunakan bulu alami justru mudah mengeras jika terkena air. Bisa juga menggunakan kuas busa namun cukup boros karena busa lebih cepat rusak.

Ketiga adalah semua proses finishing harus dilakukan dalam ruangan yang bersih bebas debu. Pastikan Anda menggunakan masker khususnya pada proses pengamplasan. Serbuk kayu sangat berbahaya bagi kesehatan.

Perawatan Lemari Jati agar Tahan Lama

Tampilan lemari kayu jati Anda mungkin sudah baru kembali, namun jangan pernah lupa untuk merawatanya. Proses perawatan bisa dimulai dari cara meletakan lemari. Pastikan Anda membuat celah pada bagian belakang lemari dan tidak menempel langsung dengan dinding.

Celah akan membuat sirkulasi udara baik sehingga kelembaban yang terdapat pada dinding tidak akan masuk ke dalam substrat kayu. Penampilan baru dari lemari yang selesai dicat dengan Biovarnish juga akan bertahan lama jika Anda melakukan pemolesan.

Memoles lemari tidak perlu dilakukan setiap hari karena jika terlalu sering justru akan membuat lemari lembab. Proses pemolesan cukup dilakukan tiga hingga satu bulan sekali. Jarak waktu tersebut cukup untuk membuat tampilan kilap pada lemari bertahan lama.

Bahan poles yang tidak ketinggalan harus digunakan adalah Biopolish Linseed Oil. Produk ini adalah produk poles kayu yang diperuntukan pada furniture. Hasilnya akan membuat furniture tampak mengkilap dan menguatkan lapisan pernis atau clear coat.

Baca Juga:  Tips dan Trik Mengecat Furniture Kayu Jati Belanda Mudah
Mengecat Lemari Kayu Jati untuk Tampilan Natural Hingga Perawatannya
Cara memoles kayu

Biopolish Linseed Oil dapat diaplikasikan menggunakan kain kering. Proses aplikasi dilakukan tipis saja, usapkan bahan dengan kain secara merata bisa searah serat kayu. Biopolish akan mengering dan tidak menimbulkan lengket.

Jika lemari terasa lengket artinya Anda terlalu banyak menggunakan bahan. Biasanya perawatan yang dilakukan untuk furniture berukuran lebih besar lagi adalah menggunakan buffer.

Mesin buffer akan memoles permukaan furniture kayu solid menjadi lebih mengkilap. Selain perawatan yang harus dilakukan, ada beberapa faktor perawatan yang salah dan sering dilakukan. Kesalahan perawatan tersebut sebaiknya dihindari karena justru akan membuat lapisan coating menjadi rusak.

Berikut ini beberapa perawatan lemari kayu jati yang salah.

  • Membersihkan lemari kayu dengan air. Jangan sekali-kali menggunakan air untuk membersihkan debu atau kotoran yang menempel. Air bisa menimbulkan bekas yang tidak dapat dihilangkan.
  • Membersihkan lemari kayu dengan bahan kimia. Ada beberapa saran yang salah yaitu membersihkan lemari dengan bahan kimia seperti deterjen. Kandungan pada deterjen sangat keras dan akan merusak lapisan cat.
  • Membersihkan lemari kayu dengan bahan asam. Beberapa tips seringkali menyarankan Anda untuk membersihkan lemari dengan cuka apel atau cuka dapur. Tingkat asam dari cuka tersebut juga dapat merusak lapisan pernis.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X