Mengaplikasikan Wood Stain Pada Furnitur Jati Dengan Kuas

Mengaplikasikan Wood Stain Pada Furnitur Jati Dengan Kuas

Tidak ada yang menadingi kemampuan dari kayu jati. Jika dijadikan furnitur maka kayu jati akan menjanjikan keawetan hingga berpuluh-puluh tahun kemudian. Pernahkah Anda bertanya jenis kayu apa pada furnitur warisan nenek moyang Anda di rumah? Sebagian besar pastik terbuat dari kayu jati.

Furnitur jati warisan mungkin hanya memiliki sedikit cacat pada permukaannya namun tidak dengan kualitas dan kemampuan dari kayu itu sendiri. Cacat pada permukaan furnitur jati hanya diakibatkan oleh lapisan cat seperti pernis dan plitur zaman dahulu. Sangat mudah untuk memperbaikinya karena ada banyak bahan dan juga produk yang akan membantu Anda.

Dalam artikel ini Anda akan mempelajari bagaimana cara untuk menghapus lapisan lama pada furnitur jati di rumah dan cara pengaplikasikan lapisan cat baru yang banyak digunakan seperti wood stain. Maka baca sampai akhir.

Memilih Wood Stain Yang Aman Dan Ramah Lingkungan

Lapisan cat yang paling banyak digunakan untuk menghasilkan warna natural adalah wood stain. Wood stain akan memberikan furnitur jati Anda warna natural kayu jati sekaligus mempertajam tampilan sebelumnya. Masalah warna kayu kusam dan mudah mengelupas akan menjadi masalah di masa mendatang. Jika Anda telah memilih cat yang tepat maka wood stain tidak akan mudah terkelupas bahkan tidak akan mudah rusak.

Ada banyak jenis wood stain yang dijual di pasaran. Tugas Anda adalah memilih manakah jenis wood stain yang dapat digunakan secara aman dan ramah lingkungan. Sifat eco friendly sangat dibutuhkan furnitur jati baik yang diletakan dalam ruangan maupun luar ruangan. Wood stain yang ramah lingkungan adalah water based.

Mengaplikasikan Wood Stain Pada Furnitur Jati Dengan KuasProduk wood stain water based kini sangat mudah ditemukan di Indonesia, harganya pun sangat bervariasi. Produk water based adalah produk terbaik bagi Anda yang ingin menghindari logam berat. Bahkan ada banyak sekali perbandingan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakannya sekarang juga.

Baca Juga:  Perbandingan Dempul Kayu Biovarnish dan Lem Kayu Putih

Misalnya saja dalam penampilan, wood stain yang biasanya menggunakan pelarut thinner akan menguning seiring berjalannya waktu. Kebanyakan satu atau dua bulan efek menguning juga akan muncul. Warna yang menguning ini biasanya muncul karena kandingan formalin yang naik pada lapisan wood stain. Tentu saja efek menguning akan memberikan penampilan yang merugikan.

Wood stain water based memiliki cara bekerja yang berbeda jika dibandingkan dengan cat solvent. Karena kandungan air akan memberikan penamplan sebening air, tingkat transparan yang dihasilkan tidak memberikan efek menguning di masa mendatang yang membuat Anda menjadi lebih mudah mendapatkan hasil sempurna tahan lama.

Furnitur jati sangat membutuhkan efek transparan untuk memberikan tampilan menarik baik dari segi warna dan juga segi serat kayu. Anda yang tidak ingin salah memilih sebaiknya gunakan wood stain berbasis air. Salah satu produk yang direkomendasikan kini untuk digunakan adalah wood stain Biovarnish.

Jika diaplikasikan pada kayu jati, Anda bisa memilih berbagai macam warna jati yang tersedia. Bahkan tingkatan warna jati muda dan jati tua bisa Anda pilih. Setelah lapisan wood stain Anda bisa menerapkan clear coat yang memberikan penemapilan natural atau glossy sesuai dengan kebutuhan furnitur.

 Tahapan Aplikasi Wood Stain dengan Kuas

Anda bisa mengaplikasikan wood stain pada furnitur kayu sebagai hobi di akhir pekan. Misalnya saja Anda memiliki furnitur kayu jati yang belum dilapisi cat maka Anda bisa mengaplikasikannya di akhir pekan. Lapisan wood stain yang cepat kering tidak diragukan lagi akan meningkatkan penampilan furnitur jati, tetapi pekerjaan finishing yang tepat biasanya membutuhkan persiapan yang ekstensif dan banyak lapisan. Maka melakukan persiapan adalah salah satu cara yang sangat penting dan harus diperhatikan demi mendukung hasil yang sempurna.

Baca Juga:  Sudah Tahu Perawatan Meja Kayu Cafe Agar Tahan Lama?

Tahapan Persiapan

Menyembunyikan bagian logam atau besi pada furnitur jati adalah sebuah keharusan yang perlu dilakukan. Agar lapisan tersebut tidak rusak dari lapisan cat maka Anda bisa menutupnya dengan selotip. Jika Anda ingin membersihkan lapisan yang lama atau cat lama maka Anda bisa menggunakan paint remover. Gunakan paint remover agar hasil sempurna dan lapisan cat lama benar-benar hilang.

Persiapan tidak berhenti di situ saja namun juga pada tahapan pengamplasan. Baik itu furnitur jati lama atau bukan pengampplasan wajib dilakukan. Fungsi dari pengamplasan adalah untuk memberikan hasil permukaan yang rata dan halus, selain itu pengamplasan berfungsi untuk membukan pori kayu agar wood stain bisa merekat di permukaan kayu.

Proses pengamplasan sendiri harus sangat diperhatikan. Proses ini melibatkan banyak hal mulai dari alat yang digunakan hingga nomor amplas yang sesuai. Untuk alat Anda bisa menggunakan hand sander listrik yang merupakan alat paling mudah dan murah. Jika Anda memiliki furnitur dengan permukaan luas alat ini akan membantu menyelesaikan tugas dengan cepat.

Mengaplikasikan Wood Stain Pada Furnitur Jati Dengan KuasAngka dari amplas harus dipilih dari kasar hingga menuju ke halus. Amplas akan membentuk permukaan yang kasar dan menghilangkan serabut kayu atau lapisan cat yang lama. Semakin halus grit amplas maka akan semakin halus dan rata permukaan kayu yang dihasilkan. Untuk angka grit amplas Anda bisa memulai dari angka kecil menuju ke angka besar. Khusus untuk antar lapisan cat Anda hanya membutuhkan amplas dengan grit 400 yang sangat halus.

Tahapan Pengecatan

Cat atau wood stain memiliki beragam warna. Tapi ingatlah bahwa warna akhir mungkin berbeda dari warna yang terlihat pada mata Anda, karena akan terlihat berbeda pada jenis dan warna kayu yang berbeda. Anda dapat mencampur atau mengencerkan wood stain untuk mencapai warna tertentu tetapi pastikan Anda mengujinya pada sepotong kayu, mirip dengan furnitur jati sebelum Anda memulai.

Baca Juga:  Grosir Cat Kayu Tidak Berbau Berkualitas di Indonesia

Langkah 1

Anda bisa menyikat dengan sikat halus dan lembut atau bisa menggunakan kuas berbulu halus pada furnitur jati ke arah bawah. Fungsinya adalah menghilangkan jejak debu yang masih tersisa. Campurkan Biovarnish wood stain dengan air terlebih dahulu pada gelas plastik dan aduk rata. Jika sudah ambil kuas busa dan kuaskan ke seluruh permukaan furnitur jati sesuai arah serat kayu.

Sebaiknya Anda mengaplikasikan secara tipis terlebih dahulu, karena kuatnya sebuah lapisan wood stain bukan karena aplikasi satu kali tebal namun ada banyak lapisan tipis yang akan menopang. Aplikasikan pada bagian pinggir baru ke tengah dan masih searah serat kayu. Kayu jati memiliki serat kayu yang mudah diketahui.

Tunggu lapisan pertama mengering kemudian Anda bisa mengamplas secara ambang dengan amplas 400. Setelah itu bersihkan debu amplas dan aplikasikan lapisan kedua, jika semakin banyak lapisannya maka akan semakin gelap warna yang dihasilkan.

Langkah 2

Lapisan kedua adalah Biovarnish clear coat. Anda bisa mengaplikasikannya juga dengan kuas busa. Setelah lapisan wood stain mengering Anda bisa mencampurkan Biovarnish clear coat dengan air dalam gelas plastik. Aduk rata dan mulai aplikasikan.

Proses aplikasi masih sama yaitu satu arah dengan serat kayu lakukan hingga merata. Lapisan akan mengering selama 24 jam jadi sebaiknya Anda menunggu atau menyimpannya dalam ruangan bersih dan bersirkulasi udara tinggi. Cat akan mengering pada permukaan furnitur jati lalu Anda bisa menggunakan furnitur.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X