Solusi Pengecatan Kayu dan Wood Coating

Ini Dia Tanda-Tanda Anda Tidak Menggunakan Cat Kayu Transparan Terbaik

Ini Dia Tanda-Tanda Anda Tidak Menggunakan Cat Kayu Transparan Terbaik

Dari goresan hingga perubahan warna, permukaan furnitur kayu Anda rentan terhadap semua jenis kerusakan. Untungnya, banyak masalah bisa diperbaiki. Kerusakan yang terjadi salah satunya adalah karena Anda tidak menggunakan jenis cat kayu transparan terbaik. Penggunaan jenis cat yang terbaik tentu akan mempengaruhi ketahanan dari furnitur atau kayu yang dilapisinya. Jika tidak maka Anda akan mendapatkan […]

Ini Dia Tanda-Tanda Anda Tidak Menggunakan Cat Kayu Transparan Terbaik Read More »

Kenali Jenis Cat Duco yang Akan Digunakan

Kenali Jenis Cat Duco yang Akan Digunakan

Cat duco, pasti Anda sudah sangat familiar dengan namanya. Salah satu produk cat ini sebenarnya adalah merk dari salah satu cat ternama dari luar negeri. Jenis cat sangat bervariasi tergantung dengan jenis bahan yang digunakan ada cat solvent dan juga cat water based. Jika dilihat lebih dalam jenis cat duco adalah jenis cat solid opque

Kenali Jenis Cat Duco yang Akan Digunakan Read More »

Menciptakan Efek Kayu Terbakar Pada Kayu Pinus

Menciptakan Efek Kayu Terbakar Pada Kayu Pinus

Jika Anda telah mengenal kayu pinus, sudahkan Anda mendapatkan hasil finishing yang maksimal dengan kayu ini. Penggunaan kayu pinus sendiri di Indonesia bukanlah hal yang jarang. Bahkan Anda bisa mendapatkan kayu pinus dengan harga murah dalam bentuk palet. Melihat kemudahan kayu pinus didapatkan, membentuknya juga bukanlah sesuatu yang sulit. Kayu pinus merupakan jenis kayu yang

Menciptakan Efek Kayu Terbakar Pada Kayu Pinus Read More »

Memahami Kayu Pinus dan Cara Finishingnya

Memahami Kayu Pinus dan Cara Finishingnya

Pinus adalah kayu lunak berwarna muda dengan tekstur sedang dan pori tertutup. Mudah dikerjakan dan lebih murah daripada kayu keras lainnya, kayu inilah yang paling sering digunakan oleh pengguna do-it-yourself untuk membuat rak dan perabotan. Ini juga biasa digunakan untuk memproduksi furnitur yang belum selesai. Meskipun pinus mudah dipotong dan dibentuk, sulit untuk menyelesaikannya karena

Memahami Kayu Pinus dan Cara Finishingnya Read More »

Memilih dan Menggunakan Kayu Bekas Palet

Memilih dan Menggunakan Kayu Bekas Palet

Palet dapat ditemukan gratis bahkan Anda bisa mengambil di mana saja Anda melihat tentu dengan seizin pemilknya. Sepanjang sisi jalan, di belakang toko dan dekat gudang. Tidak masalah jika tujuan Anda adalah untuk menghemat uang atau menjadi hijau dengan mendaur ulang banyak orang DIY menggunakan kayu palet untuk proyek DIY mereka. Tetapi ada beberapa hal

Memilih dan Menggunakan Kayu Bekas Palet Read More »

Cara Merawat Lantai Kayu Merbau Mingguan, Bulanan, Tahunan

Cara Merawat Lantai Kayu Merbau Mingguan, Bulanan, Tahunan

Bagi sebagian besar Anda pasti yang memilih lantai kayu sudahkah Anda melakukan perawatan pada lantai kayu di rumah Anda? Jika Anda merasa lantai kayu di rumah mudah rusak maka Anda harus mulai melakukan perawatan sekarang juga. Perawatan wajib dilakukan untuk menjaga lantai kayu menjadi lebh tahan lama dan memiliki penampilan yang menarik. Jika Anda melupakan

Cara Merawat Lantai Kayu Merbau Mingguan, Bulanan, Tahunan Read More »

Tiga Langkah Mudah Mengecat Ulang Bangku Teras

Tiga Langkah Mudah Mengecat Ulang Bangku Teras

Furnitur outdoor dari kayu sering terkena unsur-unsur perusak termasuk hujan, sinar matahari dan panas yang ekstrim, seperti bangu kayu pada teras rumah Anda memerlukan perawatan, pemeliharaan, dan perawatan yang sangat spesifik setidaknya pada dasar semi-reguler. Bagi banyak orang, menyempurnakan furnitur kayu outdoor seperti bangku teras terlihat tugas yang berat bahkan memakn banyak waktu. Daripada membeli

Tiga Langkah Mudah Mengecat Ulang Bangku Teras Read More »

Anda pasti pernah mengalami kebingungan akan memberikan lapisan furnitur pada proyek kayu yang telah Anda ciptakan. Finishing adalah tahapan terakhir sebelum furnitur digunakan atau dipamerkan bahkan dijual. Salah langkah dalam memberikan cat pada furnitur maka akan fatal jadinya. Mungkin di awal Anda sudah memiliki bayangan akan memberikan finishing warna apa dan juga jenis apa namun setelah furnitur jadi Anda justru bingung karena ada banyak pilihan warna dan cat yang bisa Anda pilih. Satu hal yang harus Anda ketahui sebelum memilih warna yaitu aplikasi close pore dan juga aplikasi open pore. Anda harus pastikan apakah Anda akan memilih finishing dengan pori-pori tertutup atau hanya dengan pori terbuka. Finishing dengan pori tertutup Anda berarti harus menutup semua pori kayu dengan wood filler atau dempul. Pori kayu akan tertutup dan Anda akan mendapatkan jenis finishing yang halus dan juga rata. Berlawanan dengan finishing close pore, finishing open pore tidak akan mengharuskan Anda menggunakan wood filler atau dempul untuk menutup pori furnitur. Pori kayu akan tetap ditutup namun untuk pengisiannya hanya membutuhkan lapisan cat yang berfungsi sebagai base coat yaitu sanding sealer atau Anda juga bisa langsung menutupnya dengan cat. Anda bisa memilih jenis finishing tergantung dengan jenis kayu yang digunakan. Karena jika Anda menggunakan finishing pada jenis kayu yang tidak tepat akan mempengaruhi dari ketahanan dari kayu. Anda harus ingat bahwa finishing bukan hanya soal memberikan warna pada furnitur namun juga memberikan perlindungan dalam jangka panjang. Dalam artikel ini akan dijelaskan jenis kayu apa saja yang cocok sesuai dengan finishing close pore atau open pore sesuai dengan jenis kayu. Jenis Kayu Untuk Finishing Close Pore atau Open Pore Ada banyak sekali jenis kayu yang tumbuh di hutan Indonesia, namun untuk memilih bahan finishing dan jenis finishing yang tepat Anda bisa menyesuaikan dengan karakteristik dari kualitas khususnya jenis pori kayu tersebut. Berikut ini beberapa jenis kayu yang cocok digunakan pada finishing open pore atau close pore yang bisa Anda praktekan terlebih jika Anda akan memiliki kayu tersebut. • Kayu jati Anda memiliki kayu jati artinya Anda memiliki banyak nilai seni. Serat kayu jati adalah paling indah dibandingkan dengan jenis kayu yang lainnya. Anda bisa menggunakan kayu jati dengan finishng open pore. Anda tidak perlu menutup pori kayu dengan wood filler atau bahkan dempul karena kayu jati memiliki resin yang tidak disukai oleh serangga. Jadi finishing open pore akan memberikan tampilan yang sangat menarik. • Kayu mahoni Warna kayu yang kemerahan dengan pori yang lembut membuat jenis kayu mahoni cocok untuk finishing close pore. Kekuatan dan keawetan kayu jati termasuk tingkat III-II jadi Anda membutuhkan finishing close pore untuk menutup pori kayu dan mencegah kelembaban cepat merusak kayu mahoni. • Kayu merbau Sifat kayu merbau sangat keras hampir sama dengan kayu jati. Penggunaannya sering sebagai tinga rumah atau bahkan rangka atap. Kekuatannya tersebut membuat kayu merbau cocok untuk difinishing dengan open pore. Pori kayu merbau cukup besar namun karena kekerasannya Anda bisa menutupnya hanya dengan base coat saja. • Kayu bengkirai Kayu ini seringkali digunakan sebagai furniture, namun pori kayunya lembut dan banyak cacat kayu seperti lubang oleh serangga. Untuk menutupi banyaknya cacat tersebut maka dibutuhkan wood filler atau dempul kayu untuk menutupnya. Pori kayu yang halus juga perlu ditutup dengan filler. Kekuatan kayu yang menjadi salah satu pengaruh mengapa Anda harus menggunakan finishing close pore. Ada banyak sekali jenis kayu yang harus Anda perhatikan pori kayu dan tingkat kekuatannya. Empat jenis kayu di atas adalah sebagai contoh selanjutnya Anda pasti dapat memutuskan akan menggunakan jenis finishing apa pada kayu yang Anda miliki. Cara Aplikasi Finishing Close Pore Finishing close pore mengandalkan finishing menggunakan wood filler atau dempul. Anda harus bisa mengaplikasikan wood filler dengan tepat ke seluruh permukaan kayu dan bukan hanya untuk menutup cacat seperti goresan atau lubang kayu. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk finishing close pore. 1. Pastikan kayu sudah kering dan siap finishing. 2. Aplikasikan wood filler dengan pisau scrape, jika Anda menggunakan wood filler water based campurkan dengan sedikit air agar lebih mudah untuk diaplikasikan. 3. Oleskan sambil ditekan menggunakan pisau scrape ke seluruh permukaan kayu.Jika terdapat lubang atau goresan Anda bisa mengisi dengan wood filler hingga benar-benar penuh dan tertutup dengan baik. 4. Tunggu wood filler hingga benar-benar mengering biasanya hanya akan memakan waktu selama 20 menit. 5. Amplas permukaan kayu dengan kertas amplas no. 240 sambil ditekan dan pastikan seluruh permukan menjadi halus serta serat kayu terlihat lebih jelas. 6. Langkah selanjutnya Anda bisa menggunakan wood stain sesuai kebutuhan atau sanding sealer untuk finishing warna natural. Cara Aplikasi Finishing Open Pore Jika finishing close pore adalah finishing yang membutuhkan wood filler, pada finishing open pore, Anda bisa langsung mengaplikasikan sanding sealer. Sanding sealer juga memiliki fungsi sebagai base coat yang akan menutup pori kayu namun tidak sepenuhnya. Anda bisa menggunakan finishing dengan cara berikut ini: 1. Pastikan permukaan kayu sudah bersih dan juga kering Anda tentu tidak ingin mendapatkan hasil finishing yang kasar. Gunakan lap sekali lagi untuk memastikan bahwa debu atau kotoran telah pergi. 2. Campurkan sanding sealer dengan bahan pelarut. Disarankan agar Anda menggunakan sanding sealer bebas toxic yang aman. Jadi Anda cukup melarutkan dengan air. 3. Setelah sanding sealer tercampur semprotkan ke seluruh permukaan kayu hingga benar-benar rata. Anda akan mendapatkan lapisan bening yang tipis di atas permukaan kayu. 4. Tunggu sanding sealer mengering hingga sekitar 60 menit saja. Lakukan pengamplasan di tahapan selanjutnya. 5. Amplas menggunakan kertas amplas no, 400 secara ambang saja hingga merata. Pastikan permukaan kayu hingga benar-benar teramplas hingga rata. 6. Anda akan mendapatkan permukaan kayu yang halus dan juga rata setelah aplikasi sanding sealer jika Anda ingin mendapatkan warna transparan langsung gunakan top coat. Jika Anda menggunakan top coat setelah sanding sealer pastikan jika seluruh bagian sudah berish teramplas karena Anda akan mendapatkan lapisan atau tahapan akhir. Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal setelah aplikasi top coat benar-benar mengering selama semalaman baru Anda bisa menggunakan furnitur tersebut. Melihat perbedaan dari finishing close pore dan juga open pore manakah yang akan Anda gunakan pada furnitur rumah Anda? Jika Anda akan menggunakan ingat jenis kayu yang akan Anda finishing dan pastikan Anda menggunakan jenis cat yang tepat dan mudah untuk diaplikasikan.

Pilih Mana, Open Pore atau Close Pore?

Anda pasti pernah mengalami kebingungan akan memberikan lapisan furnitur pada proyek kayu yang telah Anda ciptakan. Finishing adalah tahapan terakhir sebelum furnitur digunakan atau dipamerkan bahkan dijual. Salah langkah dalam memberikan cat pada furnitur maka akan fatal jadinya. Mungkin di awal Anda sudah memiliki bayangan akan memberikan finishing warna apa dan juga jenis apa namun

Pilih Mana, Open Pore atau Close Pore? Read More »

Pagar Besi Rumah Mulai Berkarat? Jangan Diamkan Saja Saat Lebaran Tiba

Pagar Besi Rumah Mulai Berkarat? Jangan Diamkan Saja Saat Lebaran Tiba

Karat adalah salah satu masalah yang sering muncul pada material besi atau baja. Anda akan menemukan karat dimana-mana dengan mudah karena pada sebuah rumah pasti ada material besi atau baja yang digunakan salah satunya adalah pagar. Karat terbentuk karena adanya kelembaban yang membuat besi dan baja tumbuh dengan cacat berwarna cokelat dan memiliki banyak kandungan

Pagar Besi Rumah Mulai Berkarat? Jangan Diamkan Saja Saat Lebaran Tiba Read More »

Pintu dan Jendela Mulai Kusam Menjelang Lebaran? Perbaiki Sekarang Juga!

Pintu dan Jendela Mulai Kusam Menjelang Lebaran? Perbaiki Sekarang Juga!

Menjelang hari raya lebaran, rumah akan dihiasi dengan berbagai macam pernak pernik baru. Bahkan penampilan yang lama dan kusam harus Anda perbaiki sekarang juga. Anda tentu tidak ingin mendapatkan tampilan rumah yang masih kusam dan akan ada banyak tamu yang melihatnya. Namun bagaimana jika rumah Anda sudah berumur lebih dari 20 tahun dan telah banyak

Pintu dan Jendela Mulai Kusam Menjelang Lebaran? Perbaiki Sekarang Juga! Read More »