jenis kayu murah

5 Jenis Kayu Murah untuk Furniture yang Bisa Tampil Mewah

Kayu merupakan material yang paling digemari dalam pembuatan furniture. Alasannya tentu karena banyak pilihan kualitas dan harga. Tidak masalah jika Anda menggunakan jenis kayu murah untuk furniture, karena murah bukan berarti tampilannya juga ikutan murah atau jelek. Dengan finishing semuanya bisa dirubah menjadi lebih menarik dan mewah. 

Finishing adalah salah satu cara terbesar yang mempengaruhi tampilan dari furniture. Semahal apapun kayu, jika finishingnya tidak tepat maka kesan mahal bisa hilang. Misalnya saja Anda membeli kayu jati tua tetapi memberikan finishing warna duco

Kesan natural kayu dan eksotisnya akan hilang sekali Anda menutupinya dengan cat duco. Itu artinya masih banyak kesempatan yang bisa didapatkan jenis kayu untuk furniture murah agar tampilannya berubah tampak mewah, caranya dengan finishing. Anda harus memilih hasil finishing yang tepat dan teknik finishingnya. 

Jangan lupa juga untuk mengetahui bahan finishing apakah yang sebaiknya digunakan. Produk cat juga mempengaruhi hasil, apalagi jika Anda menghendaki furniture agar lebih tahan lama. Tak semua cat bisa memiliki ketahanan yang sangat baik loh, jadi harus dipilih dengan teliti. 

Mengenal Jenis Kayu Murah yang Biasa Digunakan untuk Furniture 

Apa sih yang dimaksud dengan kayu murah? Tentu saja dari segi harga lebih terjangkau sehingga harga dari furniture juga tidak terlalu mahal. Walaupun sama-sama merupakan kayu keras atau solid, harganya bisa berbeda tergantung kualitasnya. 

Faktor yang membedakan terbesar adakah jenis kayu keras dan lunak. Kayu keras yang dimaksud adalah kayu yang sudah berusia puluhan hingga ratusan tahun. Sedangkan jenis yang kedua adalah kayu lunak yang usianya hanya belasan tahun tetapi sudah dipanen. 

Ada jenis jenis kayu lunak dan murah yang sering jadi langganan dalam pembuatan furniture. Anda mungkin bisa memperhatikannya berikut ini. 

1. Kayu mahoni

Kayu berwarna merah ini merupakan jenis kayu lunak yang paling sering digunakan dalam pembuatan daun pintu, kusen, jendela, dan harga lebih murah. Kekurangan terbesarnya adalah mudah untuk terkena rayap sehingga dibutuhkan bahan cat yang mengandung anti rayap. 

Bagi Anda yang suka dengan warna merah dari kayu akan terlihat eksotis. Karena warna asli kayu bisa terlihat, Anda bisa menggunakan bahan finishing berupa pernis. Warna transparan tepat digunakan untuk memperlihatkan kesan natural transparan. 

Ada dua tampilan yang terkenal untuk membuat finishing mahoni. Pertama adalah tampilan gloss yang memberikan kesan mewah. Kedua adalah tampilan matte yang memberikan kesan lebih natural. 

2. Kayu Sungkai

Kayu yang terkenal diolah menjadi veneer juga sering digunakan untuk furniture indoor seperti meja kursi belajar, kerja hingga tempat tidur kayu. Warnanya putih terang sedikit kuning dengan serat kayu yang cantik. 

Ciri dari sungkai adalah memiliki warna kekuningan tapi lebih pucat dibandingkan kayu pinus. Warna ini lebih mudah diubah supaya furniture tidak tampak lebih pucat. Anda bisa menggunakan warna-warna dari stain. 

Paling tepat adalah memiliki warna-warna yang gelap supaya kesan eksotis terlihat. Karena warna kayu sungkai memiliki serat yang sangat menarik dan juga indah. Mirip seperti kayu jati, Anda bahkan bisa menggunakan wood stain warna jati supaya tampak mewah. 

3. Kayu Trembesi

Merupakan kayu yang paling sering dimanfaatkan untuk membuat furniture berukuran besar seperti dining table panjang. Keindahannya terdapat pada seratnya yang panjang dan melengkung indah. 

Sama seperti sungkai, trembesi juga memiliki serat seperti jati. Kayu ini sering disebut sebagai hati muda. Warna kayu gubal dan terasnya sangat kontras dan sebaiknya diperlihatkan. 

Karena kayunya sendiri sudah indah, Anda cukup memberikan lapisan pernis gloss atau matte saja. Lapisan pernis sudah cukup memperlihatkan keindahan dan bisa melindungi warna kayu aslinya. 

4. Kayu mindi

Jenis kayu murah ini memiliki kualitas yang tidak terlalu keras dan mudah pecah. Biasanya digunakan untuk membuat mebel warna natural. Harganya tak jauh berbeda dengan mahoni hanya saja warnanya lebih cerah keputihan. 

Warna kayu mindi yang putih sebaiknya dilapisi dengan wood stain agar warnanya berubah menjadi lebih hangat. Misalnya saja warna seperti walnut, cherry atau warna salak brown. Hindari warna kayu yang cerah seperti oak karena tidak akan memperlihatkan keindahan mindi. 

5. Kayu Jati Belanda

Merupakan kayu bekas palet dari bahan pinus. Kayu ini memiliki warna yang putih cerah dan mudah terserang hama. Biasanya kayu ini seringkali digunakan untuk hunian dengan gaya vintage. 

Di antara semua jenis kayu murah, jati belanda adalah yang paling laris di pasaran. Kayu ini adalah yang paling fleksibel dalam hal finishing. Mulai dari warna terang hingga gelap eksotis. 

Hanya saja kekurangan dari jati belanda membutuhkan lapisan sanding sealer sebagai cat dasar kayu. Karena cat ini akan menutup pori kayu sehingga tidak muncul minyak kayu. 

Bahan Finishing yang Tepat untuk Kayu Murah

Supaya semua jenis kayu murah mendapatkan penampilan mewah, solusi satu-satunya adalah menggunakan pernis dan juga wood stain. Produk yang menyediakan kedua cat ini adalah Biovarnish. Anda bisa membeli Biovarnish untuk semua jenis kayu di atas. 

Biovarnish adalah produk cat water based yang menggunakan pelarut air. Cat ini cocok untuk semua jenis kayu dari kayu lunak hingga keras. Ada beberapa kelebihan dari Biovarnish untuk finishing yaitu :

1. Mudah diaplikasikan hanya dengan kuas

Mengecat furniture tidak selalu harus menggunakan alat yang mahal. Keuntungan yang pertama adalah Anda bisa menggunakan kuas berbulu nilon untuk melapisi furniture. Kuas yang menjadi alat yang mudah ditemukan dan harganya murah. 

Selain itu walaupun diaplikasikan hanya dengan kuas, hasilnya tetap halus dan sempurna. Cat bisa menghasilkan permukaan yang halus dan merata.

2. Waktu kering cepat tanpa penjemuran

Seringkali pengecatan stain dan pernis berjalan lama karena tahapan pengeringannya yang tergantung panas matahari. Cat solvent contohnya, membutuhkan waktu kering selama 2 jam sambil dijemur. 

Biovarnish berbeda, karena cat ini bisa kering dalam waktu 60 menit saja tanpa harus dijemur. Anda bisa mendapatkan hasil finishing yang lebih cepat dan furniture bisa kering sempurna. 

3. Memiliki banyak variasi warna

Tidak semua produk stain berani memberikan banyak pilihan warna. Biovarnish wood stain tersedia dalam 20 pilihan warna. Semua warna banyak disukai dan cocok untuk jenis kayu apapun. Warna yang tersedia dari terang hingga gelap. 

Baik itu warna kayu oak kuning dan merah, kayu ceri, kayu jati, kayu sonokeling hingga kayu walnut. Ada juga warna favorit yaitu walnut brown dan salak brown yang menciptakan kesan hangat pada furniture. 

4. Hasil warna natural transparan

Semua kayu akan terlihat secara jelas kayunya, hanya saja beberapa warna furnitur mungkin akan berubah sesuai warna wood stain. Tapi Biovarnish dapat menjamin transparansi warna yang didapatkan ini bisa lebih tahan lama. 

Jika Anda berencana membeli furniture dengan kayu murah, sebaiknya lakukan finishing sendiri. Finishing dengan Biovarnish akan memberikan dampak yang lebih baik. Selain itu Anda bisa membelinya dengan mudah melalui :

  1. https://www.tokopedia.com/biopaint102
  2. https://www.tokopedia.com/bioindustrieso
  3. https://www.bukalapak.com/u/store_bioindustries

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X