Alasan Memilih Kursi Bambu untuk Outdoor

Alasan Memilih Kursi Bambu untuk Outdoor

Memilih furnitur outdoor adalah pilihan yang cukup sulit. Banyak material yang tersedia namun sebagian besar material yang digunakan untuk membuat furnitur outdoor tidak bertahan lama. Seperti kursi plastik yang tidak akan bertahan lama karena warna yang mudah pudar dan mengelupas akibat terkena panas dan hujan terus menerus. Lalu material apakah yang bagus untuk digunakan sebagai kursi dan perabotan outdoor.

Pertimbangkan material bambu untuk kursi outdoor di rumah, di kantor maupun di hotel Anda. Bambu ada beragam jenis dan Anda bisa memilikinya sebagai furnitur yang tahan lama jika menggunakan bahan finishing yang tepat. Material bambu sendiri memiliki beragam kelebihan.

  • Ketahanan yang lama

Mengapa kursi luar ruang harus sedikit lebih tahan lama? Tentu saja, kondisi iklim di luar berbeda dari indoor dan ketika kursi terkena langsung kepada mereka, itu akan rusak lebih cepat dari yang diharapkan. Karenanya, tidak ada yang bisa sebaik kursi bambu untuk outdoor. Dibandingkan dengan kayu tradisional, bahan ini cukup tahan lama untuk digunakan setiap hari. Selain itu, bambu sangat tahan terhadap kondisi iklim oleh karena itu tidak memuai dalam kelembaban atau menyusut di musim panas yang terik. Apapun, perubahan suhu sekitar, bambu dapat tetap utuh untuk jangka waktu yang lebih lama sedangkan kayu yang khas tidak hanya memudar tetapi juga merusak.

  • Kekerasan
Alasan Memilih Kursi Bambu untuk Outdoor
Material bambu yang sudah dikeringkan dan siap diolah.

Ketangguhan bambu dapat dianalisis dengan baik dari fakta bahwa kekuatan tariknya adalah 28, 000 per inci persegi dibandingkan 23.000 untuk baja. Seringkali, serat bambu digunakan untuk memperkuat material komposit. Hal yang membuatnya berbeda, tahan dan kuat adalah ‘gaya pertumbuhan’ karena tumbuh lurus dan memiliki ‘buku-buku jari’ yang konsisten dan padat. Bahkan kekuatan bahan ini dapat ditingkatkan dengan laminasi, yang memberikan lebih banyak perlawanan terhadap goresan, retakan dan perubahan iklim. Green furniture dari bambu juga berfungsi sebagai opsi ramah lingkungan.

  • Sebaguna
Baca Juga:  Jalusi yang Cocok digunakan untuk Rumah Bergaya Tropis

Bambu jauh lebih serbaguna, misalnya ketika Anda mengunjungi toko terdekat dan menjelajahi internet Anda dapat menemukan ratusan desain dan gaya dalam bahan ini. Biasanya untuk kursi outdoor, bambu digunakan dalam gaya dan bentuk aslinya yang siapapun yang melihatnya dapat menilai materi itu dengan baik sedangkan bila digunakan di dalam ruangan akan disempurnakan dan dapat dibedakan dari aksesoris furnitur kayu lainnya. Akhir-akhir ini home furnishers yang berbeda menggunakan teknik inovatif dan terbaru untuk menciptakan furnitur bambu baik dengan menjaganya murni atau menggunakan sebagai material komposit. Kursi bambu di luar tampak lebih cocok dengan lingkungan ramah lingkungan di luar halaman Anda.

  • Bambu adalah Pilihan Ekonomis

Ketika membandingkan harga, bambu jauh lebih murah daripada kayu keras sehingga menggantikannya lebih cepat, tidak akan memaksimalkan kantong Anda. Menurut perkiraan mebel bambu biayanya  20% lebih rendah dari furnitur kayu. Oleh karena itu, Anda dapat menempatkannya di halaman Anda, ruang makan outdoor atau dapur. Biasanya, kursi gantung di halaman atau teras terbuat dari bambu karena dapat menahan semua jenis kondisi iklim.

Furnitur bambu bisa bertahan bertahun-tahun jika ditangani dengan benar. Tidak diragukan lagi, ia memiliki ketahanan yang tinggi terhadap panas dan kelembaban, tetapi masih membuat hidupnya lebih lama dan tetap terlihat segar dan lebih baru, Anda juga perlu menempatkannya di bawah naungan atau menutupinya dengan lembaran plastik saat tidak digunakan. Hindari untuk menjaga kontak langsung dengan air dan kelembaban untuk periode waktu yang lebih lama seperti selama musim hujan; memindahkannya ke tempat yang lebih aman.

Membuat Kursi Bambu Lebih Kuat untuk Outdoor

Kenyamanan Anda ketika menggunakan kursi bambu ditentukan juga oleh bahan finishing yang digunakan untuk melindunginya. Anda bisa menggunakan kursi bambu untuk teras dan menutupinya dengan plastik agar tidak terkena cipratan air hujan. Ketika air hujan menempel dan membekas artinya Anda tidak menggunakan bahan finishing yang tepat. Cat bambu yang digunakan masih meresap air karena lapisan film yang diciptakan tidak rata dan masih berongga.

Baca Juga:  Wood Filler Tahan Air Yang Cocok Untuk Kayu Jati

Alasan Memilih Kursi Bambu untuk OutdoorMenjaga penampilan sekaligus memberikan proteksi yang tepat maka Anda bisa menggunakan bahan cat BioColours yang lebih fleksibel dalam memberikan lapisan perlindungan dan penampilan pada kursi bambu di rumah. Anda bisa memberikan warna kayu atau warna solid sebagai hasil akhirnya. Pemilihan warna disesuaikan dengan penampilan yang Anda inginkan.

Cat BioColours sebagai cat water based akan melindungi kursi bambu di halaman rumah Anda dari panas dan hujan. Lapisan film yang diciptakan sangat keras sekaligus lentur untuk menyesuaikan penyusutan dari material bambu. Warna yang diberikan tidak akan mudah pudar seiring berjalannya waktu. Bahkan jika Anda ingin melakukan finishing sendiri di rumah sangat mungkin.

Sudah banyak para DIY yang mengaplikasikan cat BioColours tidak hanya pada kursi bambu namun juga pada rotan, pada kayu dan furnitur outdoor lainnya. Untuk menambah lapisan cat kuat terhadap panas dan hujan lapisan terakhir pengecatan memerlukan produk Biothane yang juga sama-sama produk cat water based.

Berbahan polyurethane, Biothane mampu menahan goresan, cipratan air hujan agar tidak membekas hingga terkena panas terus-menerus yang biasanya akan membuat warna pudar atau cat mengelupas. Lebih mudahnya bagi Anda yang ingin mencoba aplikasi langsung untuk finishing kursi bambu berikut ingin langkah-langkah aplikasi mudahnya:

  1. Amplas seluruh bagian kursi bambu. Mengamplas membantu untuk memperhalus permukaan membuka pori-pori bambu agar lapisan cat mudah menempel nantinya. Pada bangian ujung bambu yang memiliki pori-pori paling besar pastikan Anda mengamplasnya hingga halus. Gunakan amplas 150 atau 240.
  2. Aplikasikan BioColours Wood filler, pengisian ini dilakukan hanya pada ujung-ujung bambu yang memiliki buku-buku terlihat. Pada bagian tersebut rayap sangat mudah bersarang maka tutup dengan wood filler menggunakan pisau pallet. Tunggu kering dan amplas hingga halus dengan amplas 240.
  3. Aplikasikan BioColours sanding sealer yang telah dicampur dengan air. Semprotkan sanding sealer hingga rata ke seluruh permukaan kursi bambu. Tunggu lapisan mengering dan amplas ambang dengan amplas 400.
  4. Aplikasikan BioColours wood stain dengan warna yang telah dipilih, campurkan wood stain dengan air terlebih dahulu aduk rata dan aplikasikan tipis ke permukaan kursi bambu. Lakukan hingga rata dan tunggu kering, lanjutkan dengan amplas 400 secara ambang. Jika warna kursi belum sesuai maka aplikasikan wood stain kembali hingga warna yang diinginkan didapatkan.
  5. Langkah terkakhir aplikasi Biothane, gunakan Biothane yang telah dicampur dengan air secara merata dan semprotkan ke seluruh permukaan kursi bambu. Warnanya adalah transparan atau bening, tunggu kering selama 24 jam sebelum Anda meletakan kursi bambu di luar ruangan.
Baca Juga:  4 Hal yang Wajib untuk Furniture Vintage

Sangat mudah bukan untuk proses aplikasi cat kayu water based pada kursi bambu, jika Anda ingin mendapatkan produk in maka segera hubungi costumer service yang tertera dalam situs ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X