cat resin alkyd

Resin Alkyd Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya pada Cat

Saat memilih cat kayu atau cat besi, kebanyakan orang biasanya langsung melihat warna, hasil, dan daya tahannya. Warnanya cocok atau tidak? Hasilnya glossy atau doff? Bisa tahan lama atau cepat rusak?

Padahal, ada satu komponen penting yang ikut menentukan performa cat, yaitu resin.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Resin bisa dibilang sebagai “pengikat” dalam cat. Bahan inilah yang membantu pigmen menempel, membentuk lapisan film, dan memberi karakter pada hasil akhir cat. Salah satu jenis resin yang sudah lama digunakan dalam dunia pelapis adalah resin alkyd.

Namanya memang terdengar teknis. Namun, kalau Anda pernah memakai cat enamel, cat minyak, atau cat besi yang perlu diencerkan dengan thinner, kemungkinan besar Anda sudah pernah memakai cat berbasis alkyd.

Lalu, apa sebenarnya alkyd itu? Kenapa dulu banyak digunakan? Dan apa saja kekurangannya jika dibandingkan dengan cat water based yang sekarang makin sering dipilih?

Apa Itu Resin Alkyd?

Resin alkyd adalah jenis polimer sintetis yang dibuat dari reaksi antara minyak, asam, dan alkohol. Dalam industri cat, bahan ini banyak digunakan untuk membantu membentuk lapisan film pada cat dan pelapis bening.

promo produk biovarnish sanding sealer

Sederhananya, resin ini membantu cat menempel dan mengeras di permukaan. Karena karakter tersebut, alkyd banyak ditemukan pada cat enamel, cat kayu, cat besi, cat pagar, hingga beberapa jenis pelapis furniture.

Nama alkyd sendiri berasal dari gabungan istilah alcohol dan acid. Penyebutan ini menunjukkan bahan pembentuk utamanya, yaitu alkohol seperti gliserol dan asam seperti asam dikarboksilat atau anhidrida ftalat.

Resin ini mulai dikembangkan sekitar tahun 1920-an. Pada masanya, cat enamel berbasis alkyd termasuk pilihan penting karena bisa menghasilkan lapisan yang kuat, rapi, dan terlihat mengilap.

Sebelum cat modern berkembang seperti sekarang, cat alkyd banyak diandalkan untuk kebutuhan dekoratif dan protektif. Mulai dari pintu, pagar besi, kusen, railing, sampai furniture tertentu.

Fungsi Resin Alkyd dalam Cat

Dalam formulasi cat, resin bukan hanya bahan tambahan. Fungsinya sangat penting karena menentukan bagaimana cat menempel, mengering, dan bertahan setelah diaplikasikan.

Mengikat Pigmen Warna agar Menempel

Pada cat alkyd, resin berperan sebagai binder atau pengikat. Binder ini menyatukan pigmen warna, bahan pelarut, dan bahan tambahan lain agar bisa membentuk lapisan cat yang utuh saat mengering.

Saat cat diaplikasikan ke permukaan kayu atau besi, pelarut akan menguap secara bertahap. Setelah itu, resin membentuk film yang menutup permukaan. Film inilah yang memberi tampilan akhir, mulai dari glossy, semi gloss, hingga lapisan yang terasa lebih keras.

Membentuk Lapisan Film pada Permukaan

Pada pelapis bening atau clear coat tertentu, resin juga membantu membentuk lapisan transparan yang melindungi tampilan asli media. Karena itu, bahan ini tidak hanya dipakai pada cat warna solid, tetapi juga bisa ditemukan dalam beberapa jenis varnish atau coating bening berbasis solvent.

Bagi pengguna awam, fungsi ini sering terasa dari hasil akhirnya. Cat terasa lebih kuat, lebih mengilap, dan permukaannya lebih mudah dibersihkan dibandingkan cat biasa yang kualitas bindernya rendah.

Kelebihan Cat Berbasis Alkyd

Daya Rekat Cukup Kuat

Salah satu alasan cat alkyd dulu sangat populer adalah daya rekatnya yang baik. Cat ini bisa menempel cukup kuat pada banyak permukaan, terutama jika permukaan sudah dipersiapkan dengan benar.

Pada media besi, alkyd sering dipilih untuk kebutuhan cat anti karat atau cat enamel karena mampu membentuk lapisan yang cukup rapat. Lapisan ini membantu mengurangi kontak langsung antara permukaan besi dengan udara dan kelembapan.

Hasil Mengilap

Pada media kayu, cat berbasis alkyd juga bisa memberikan tampilan mengilap.

Tahan terhadap Air Setelah Kering

Keunggulan lain yang sering dicari adalah ketahanannya terhadap air setelah lapisan benar-benar kering. Inilah yang membuat cat alkyd masih dipakai untuk beberapa kebutuhan luar ruang atau area yang sering terkena sentuhan.

Untuk pekerjaan finishing yang mengejar tampilan mengilap, karakter ini cukup disukai.

Namun, kelebihan tersebut tetap perlu dilihat bersama kekurangannya. Sebab, tidak semua proyek cocok memakai cat solvent based.

Kekurangan Resin Alkyd yang Perlu Dipertimbangkan

Di balik hasil akhirnya yang kuat dan mengilap, cat berbasis alkyd punya beberapa kekurangan yang cukup penting. Bagian ini perlu dipahami sebelum Anda memilih cat untuk furniture, pintu, pagar, atau permukaan besi.

Bau Pelarut Lebih Menyengat

Kekurangan pertama adalah bau pelarut yang cenderung lebih menyengat. Banyak cat alkyd memakai pelarut organik atau thinner sebagai pengencer. Saat diaplikasikan, uap pelarut bisa menyebar ke udara dan membuat area kerja terasa kurang nyaman.

Karena itu, pengguna perlu mengecat di tempat dengan ventilasi baik. Jika dipakai di ruangan tertutup, bau cat bisa bertahan lebih lama dan mengganggu pernapasan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap aroma kimia.

Kandungan VOC yang Tinggi pada Cat Alkyd Solvent Based

Kekurangan kedua adalah kandungan VOC yang lebih perlu diperhatikan. VOC atau volatile organic compounds adalah senyawa yang mudah menguap dari bahan seperti cat, thinner, varnish, dan pelarut. Pada cat solvent based, kandungan VOC biasanya menjadi salah satu alasan pengguna mulai mencari alternatif cat water based.

Membutuhkan Thinner untuk Pengencer dan Pembersihan

Kekurangan ketiga adalah proses pembersihan alat yang kurang praktis. Kuas, spray gun, atau wadah cat tidak cukup dibersihkan dengan air. Biasanya, pengguna perlu memakai thinner atau pelarut khusus. Ini membuat biaya pengerjaan bisa bertambah, apalagi jika kebutuhan cat cukup banyak.

Selain itu, harga thinner juga bisa berubah mengikuti kondisi pasar bahan kimia. Jadi, saat menghitung biaya finishing, jangan hanya melihat harga cat utama. Hitung juga kebutuhan pengencer, alat pelindung diri, dan pembersih alat setelah aplikasi.

Berisiko Menguning Seiring Waktu

Kekurangan berikutnya adalah potensi menguning seiring waktu. Pada beberapa formulasi alkyd, terutama warna putih atau warna terang, lapisan bisa mengalami perubahan warna setelah lama digunakan. Efek ini bisa terlihat lebih jelas pada area yang kurang terkena cahaya atau pada lapisan yang mengalami oksidasi.

Waktu Kering Bisa Lebih Lama

Cat alkyd juga bisa membutuhkan waktu kering yang lebih lama dibandingkan beberapa cat water based modern. Walaupun permukaannya terlihat kering, lapisan film kadang masih membutuhkan waktu lebih panjang untuk benar-benar mengeras. Jika terlalu cepat ditumpuk, dipakai, atau terkena gesekan, hasil akhirnya bisa terganggu.

Kenapa Cat Alkyd Mulai Kalah Populer dari Cat Water Based?

Perkembangan teknologi cat membuat pilihan finishing tidak lagi terbatas pada cat minyak atau cat solvent based. Sekarang, banyak pengguna mulai beralih ke cat water based karena lebih praktis dan lebih nyaman digunakan.

Cat water based memakai air sebagai pengencer. Ini membuat proses aplikasi terasa lebih ringan, terutama untuk pekerjaan rumahan, furniture indoor, mainan kayu, pintu, kusen, atau proyek DIY. Bau yang dihasilkan juga umumnya lebih rendah dibandingkan cat berbasis pelarut kimia.

Dari sisi pembersihan alat, cat water based lebih mudah ditangani. Kuas dan wadah bisa dibersihkan dengan air sebelum cat mengering. Pengguna tidak perlu terlalu banyak bergantung pada thinner.

Alasan lain adalah faktor keamanan dan kenyamanan kerja. Untuk pengguna rumahan, tukang furniture, hingga pengrajin, cat yang lebih rendah bau dan lebih mudah dibersihkan tentu lebih menarik. Apalagi jika pengecatan dilakukan di area yang tidak terlalu luas atau dekat dengan aktivitas keluarga.

Bukan berarti cat alkyd tidak berguna lagi. Cat ini masih punya tempat untuk kebutuhan tertentu, terutama jika pengguna mengejar lapisan keras, glossy, dan karakter enamel klasik. Namun, untuk banyak kebutuhan modern, cat water based terasa lebih sesuai karena lebih praktis, tetap kuat dan lebih aman digunakan.

Baca juga : Cara Mengencerkan Cat Water Based untuk Kayu yang Benar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.