produk Biovarnish series

Furniture Kayu Klasik Tampak Transparan, Pilih Bahan Finishing Ini

Memiliki furniture kayu yang klasik di rumah? Meja atau kursi klasik yang Anda miliki pasti berukuran besar dan memiliki banyak ornamen seperti ukiran. Itu adalah ciri khas dari furniture kayu klasik. Apalagi jika Anda lebih suka dengan furniture klasik dari Indonesia yang kebanyakan hanya di finishing dengan plitur kayu. 

Salah memilih plitur untuk furniture klasik akan menurunkan nilai estetik dari furniture kayu tersebut. Bahkan bisa saja tidak melindungi furniture dengan tepat. Jika salah penggunaan bahan finishing dan pemilihan warna maka hasilnya tidak akan sempurna. Tidak ingin salah menggunakan bahan finishing, maka sebaiknya cermati dengan benar manakah yang tepat. 

Bahan finishing yang tepat adalah plitur atau pernis. Bahan finishing yang digunakan harus memberikan perlindungan terhadap jamur dan rayap. Warna yang diberikan harus bertahan lebih lama baik itu untuk furniture dalam ruangan atau luar ruangan. 

Perhatikan juga proses finishingnya. Anda jangan sampai salah memilih alat dan tetap mengikuti langkah-langkah aplikasi yang benar. Apa cat yang tepat dan bagaimana cara aplikasinya? Ikuti dalam artikel ini. 

Cat Tepat untuk Furniture Kayu Klasik

Ada banyak perlindungan yang dibutuhkan oleh furniture klasik. Selain itu juga furniture juga harus tampak selalu klasik dan bersih. Anda perlu melakukan perawatan juga setelah cat diaplikasikan. Jenis cat kayu yang direkomendasikan di sini adalah Biovarnish series. 

Sebagai cat dari beberapa jenis yang harus diaplikasikan satu per satu, lapisan filmnya akan membentuk lapisan pelindung yang sangat kuat. Mengapa cat ini cocok diaplikasikan pada furniture kayu klasik. Ada beberapa alasan yang harus dipahami mengapa Anda harus menggunakannya yaitu sebagai berikut. 

  1. Memberikan transparansi yang tinggi sehingga ornamen atau ukiran kayu akan terlihat dengan jelas. Transparansi yang diberikan tidak akan berubah warnanya. 
  2. Banyak pilihan warna stain jika Anda ingin mendapatkan tampilan natural. Pilihan warna ini mewakili berbagai jenis kayu seperti jati, oak dan mahoni. 
  3. Proses aplikasinya yang sangat mudah yaitu dengan kuas saja. Ditambah dengan bahan pelarutnya adalah air. 
  4. Lapisan film yang dibentuk sangat kuat dan proses aplikasi lebih cepat. Anda bisa menyelesaikan finishing hanya dalam satu hari saja. 
Baca Juga:  Penyebab Utama Finishing Lantai yang Menggelembung dan Cara Mengatasinya

Apabila dilihat dari kelebihannya, tidak ada yang bisa menyaingi Biovarnish series. Apalagi jika dilihat dari segi keamanannya. Cat yang terbuat dari bahan dasar air membuatnya aman dan ramah lingkungan. Tidak perlu khawatir juga akan dampak toxic yang biasanya muncul dalam cat. 

Cara Mengecat Furniture Klasik dengan Kuas

Proses pengecatan dilakukan dengan beberapa tahapan. Mulai dari persiapan hingga lapisan top coat di bagian akhir. Ada dua cara yang bisa ditempuh untuk aplikasi pertama dengan kuas dan juga dengan alat semprot. Jika ingin mendapatkan cara mudah, sebaiknya pilih aplikasi dengan kuas. 

Ada empat produk yang harus digunakan untuk menjadikan lapisan film yang kuat dan memberikan warna menarik. Produk ini adalah Biovarnish wood filler, liquid stain, sanding sealer dan clear coat. Keempat produk diaplikasikan secara berurutan. 

Persiapan Furniture Kayu Klasik sebelum Aplikasi

Furniture kayu yang hendak di finishing harus dipersiapkan terlebih dahulu. Permukaan kayu harus di amplas dengan benar. Amplas bagian kayu yang berukir dengan amplas yang dibalutkan pada busa. Pastikan semua bagian teramplas. 

Jika ingin mengamplas bagian yang rata memanfaatkan balok kayu dan amplas searah dengan serat kayu. Gunakan amplas aluminium oxide nomor 220. Bersihkan debu bekas amplas setelah di amplas. 

Untuk membersihkan debu yang sangat halus dalam ukiran, basahi kain microfiber dengan air kemudian diperas. Lap permukaan kayu yang berdebu dengan kain tersebut ke satu arah. Tidak perlu takut lembab karena kain yang basah yang berfungsi mengangkat debu jadi tidak mempengaruhi kayu.

Mengaplikasikan Wood Filler 

Proses mengaplikasikan wood filler berbeda dengan lainnya. Di sini Anda perlu memilih warna yang tepat kemudian mencampurkannya dengan air. Biovarnish wood filler bisa diaplikasikan dengan mudah jika Anda menggunakan air. Hal ini disebabkan permukaan kayu yang berukir membuat wood filler harus menutup porinya. 

Baca Juga:  Menggunakan Sanding Sealer Bambu untuk Refinishing Kursi

Pertama campurkan wood filler dengan sedikit hingga encer. Kemudian gunakan kain katun bersih untuk mengaplikasikannya. Tekan kain yang sudah diberikan wood filler ke seluruh permukaan kayu. Tekan hingga wood filler merata.

Tunggu kering sekitar 20 menit kemudian baru lanjutkan dengan pengamplasan. Lakukan pengamplasan dengan kertas amplas nomor 240. Kemudian bersihkan debu amplas dengan kain yang kering saja. 

Mengaplikasikan Liquid Stain 

Langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan Biovarnish liquid stain. Pilih terlebih dahulu warnanya kemudian baru mengaplikasikannya dengan kuas. Pastikan kuas yang Anda pilih adalah kuas berbulu nilon yang kompatibel dengan cat water based. 

Pertama campurkan liquid stain dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk hingga merata kemudian kuaskan cat ke seluruh permukaan furniture sesuai arah serat. Aplikasikan tipis saja sehingga tidak ada cat yang menetes.  

Tunggu lapisan mengering sehingga Anda bisa mengamplasnya secara ambang. Gunakan amplas nomor 400 dan bersihkan debu amplas sesudahnya. 

Mengaplikasikan Biovarnish Sanding Sealer

Kebanyakan orang mengaplikasikan sanding sealer sebelum liquid stain atau wood stain. Tapi karena sudah menggunakan wood filler, Anda bisa mengaplikasikan sanding sealer setelah liquid stain. Fungsinya adalah melindungi warna agar lebih tahan lama dan memperkuat lapisan clear coat di atasnya. 

Campurkan Biovarnish sanding sealer dengan air, gunakan perbandingan 2:1. Aduk hingga merata dan tidak ada cat yang mengendap. Gunakan kuas bersih dan aplikasikan dengan arah sama seperti liquid stain. 

Tunggu sanding sealer mengering sekitar 60 menit tanpa penjemuran. Kemudian lanjutkan pengamplasan secara ambang. Manfaatkan jenis amplas sama nomor 400. Bersihkan debu amplas sesudahnya. 

Mengaplikasikan Clear Coat

Ada dua jenis clear coat yang bisa dipilih, pertama adalah gloss dan kedua adalah matte. Anda bisa memilihnya sesuai dengan selera. Kemudian lanjutkan dengan proses pencampuran clear coat dengan air. Aduk hingga merata kemudian kuaskan ke seluruh permukaan kayu. 

Baca Juga:  Harga Pemutih Kayu Aman WA 250 Yang Mengurangi Budget Produksi

Proses pengeringan membutuhkan waktu kurang lebih 24 jam. Anda bisa meninggalkan furniture mengering semalaman dalam ruangan yang bersih dan kering. 

Perawatan Tambahan setelah Pengecatan

Merawat furniture seringkali dilupakan para pemilik rumah, namun jika Anda menggunakan furniture klasik sebaiknya jangan lupakan perawatan. Anda mungkin telah menggunakan kayu yang sangat mahal untuk membuatnya jadi perawat perlu dilakukan. 

Cara perawatan pun tidak sulit, Anda hanya perlu memolesnya setiap tiga minggu sekali. Gunakan Biopolish Linseed Oil yang akan memberikan perlindungan tambahan ke seluruh permukaan furniture. Menghindarinya dari serangan jamur serta rayap. 


Cara menggunakan Biopolish Linseed Oil adalah dengan kain katun yang bersih dan kering. Pertama kuaskan linseed oil ke seluruh permukaan furniture klasik secara merata. Gosok permukaannya kemudian dengan kain hingga tidak lagi terlihat mengkilap. Pastikan Anda tidak terlalu banyak mengaplikasikan bahan poles. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X