Tips Menggunakan Cat Kayu Putih untuk Hasil Bersih

Tips Menggunakan Cat Kayu Putih untuk Hasil Bersih

Pernahkah Anda mengecat furniture kayu dengan warna putih dan hasilnya mendapatkan tampilan yang kotor? Hal ini sering terjadi khususnya pada DIY dan juga pemula. Hasil finishing warna putih bukan hanya sekedar mengecat seperti menggunakan cat dinding. Terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Apakah Anda sudah mencari sebab mengapa furniture yang dengan warna putih bisa menjadi kotor? Sangat penting memahami mengapa warna kayu berubah kotor. Alasan memilih finishing warna putih untuk furniture cukup beragam dan warna inilah yang paling banyak dipilih sebagian orang.

Warna putih untuk furniture akan memberikan banyak manfaat pada ruangan yakni sebagai berikut ini:

  • Warna putih memrefleksikan sinar. Apabila ruangan Anda memiliki jendela yang besar dan tidak warna putih akan memberikan refleksi sinar baik dari luar dan lampu dengan baik. Membuat ruangan akan terlihat bersih, jadi jika furniture terlihat kotor maka akan menurunkan tampilan furniture.
  • Warna putih juga memberikan kesan netral cocok dipadukan dengan furniture dan dinding dengan berbagai warna. Kesan netral yang diberikan sangat mempermudah pemilik rumah untuk merubah gaya interior ruangan.
  • Warna putih pada furniture juga memberikan kenyamanan pada pemilik rumah dan pengguna ruangan. Jika Anda sudah lelah seharian bekerja di luar furniture dengan warna ini akan memberikan kenyamanan serta ketenangan.

Inilah alasan mengapa warna putih begitu populer di kalangan pemilik rumah. Warna putih bisa digunakan di segala gaya memulai dari klasik, kontemporer maupun modern.

Faktor Penyebab Finishing Warna Putih Menjadi Kotor

Mendapatkan hasil finishing warna putih pada furniture kayu tidak mudah. Bahkan para profesional membutuhkan persiapan yang benar-benar matang sebelum melakukan finishing. Lebih mudahnya Anda bisa memperhatikan faktor apa saja yang biasa membuat furniture putih menjadi kotor setelah finishing selesai.

Baca Juga:  Realistis Mengenai Harga Cat dan Kualitasnya
Tips Menggunakan Cat Kayu Putih untuk Hasil Bersih

Mengetahui faktor yang membuat hasil finishing kotor ini akan memberikan kesempatan bagi Anda mendapatkan hasil finishing yang lebih baik. Tentunya dengan persiapan yang matang.

  • Permukaan kayu tidak diamplas dengan benar. Ketika permukaan kayu tidak diamplas dengan benar yakni menggunakan kertas amplas tepat serat teknik mengamplas yang sesuai, maka permukaan tidak akan merata. Permukaan kayu yang tidak merata mengakibatkan hasil finishing kotor.
  • Tidak menggunakan cat yang tepat. Apakah Anda sudah memilih produk cat dengan warna putih yang tepat? Jika belum sebaiknya lakukan percobaan manakah jenis produk yang akan menghasilkan warna benar-benar putih. Sebagian produk akan memberikan warna putih susu dan putih mutiara.
  • Menggunakan lapisan cat yang tepat. Sudahkah Anda menggunakan lapisan cat kayu yang benar? Selalu baca dan ikuti petunjuk pemakaian cat. Belajar sebelumnya apa saja lapisan cat yang dibutuhkan.
  • Menggunakan alat yang tepat, tidak semua jenis cat dapat diaplikasikan dengan kuas untuk hasil maksimal. Ada cat yang bisa diaplikasikan dengan spray system dan roll. Pastikan Anda menggunakan alat yang dianjurkan untuk digunakan.
  • Ruangan masih kotor dan banyak debu. Satu lagi faktor yang sering dilupakan yakni mengecat dalam kondisi ruangan yang kotor dan berdebu. Kotoran dan debu akhirnya menempel pada lapisan cat warna putih yang masih basah. Pastikan ruangan sudah bersih, tidak ada kipas angin yang menyala untuk menebarkan debu.

Inilah tips pertama yang harus diperhatikan, dari faktor-faktor di atas Anda harus memperhatikannya dengan seksama. Hindari semua faktor yang akan menimbulkan hasil finishing yang kotor. Semakin bersih ruangan maka akan semakin baik. Kondisi substrat kayu juga harus di amplas dengan teknik pengamplasan yang tepat.

Baca Juga:  Cat Mainan Kayu Aman dan Ramah Lingkungan: Penting tapi Tak Cukup!

Produk Cat Kayu Putih untuk Hasil Maksimal

Faktor lain yang diperhatikan adalah jenis bahan finishing yang digunakan serat bagaimana cara menggunakannya. Berbagai produk yang ditawarkan di toko bisa Anda pilih salah satunya. Sebagai rekomendasi Anda bisa menggunakan BioColours series yang terdiri dari empat bahan yang digunakan secara berurutan.

Produk BioColours adalah cat kayu putih water based yang akan memberikan hasil warna putih tahan lama. Jika Anda menggunakan cat kayu putih lainnya kemungkinan untuk berubah warna menjadi kuning sangat tinggi terutama menggunakan cat dengan bahan dasar solvent.

Cat solvent mengandung formalin tinggi sehingga akan menyebabkan efek warna menguning. Apabila warna putih berubah menjadi kuning akan memperburuk penampilan furniture. Sedangkan cat water based memiliki kandungan formalin yang rendah sehingga tidak akan menimbulkan efek menguning tersebut.

Semua proses aplikasi membutuhkan waktu yang cepat, proses kering setiap lapisan cat hanya membutuhkan waktu 60 menit sebelum dilanjutkan dengan pengamplasan. Apabila Anda ingin menggunakan BioColours series, kuasai aplikasi dengan spray system. Semua aplikasi setiap lapisan menggunakan teknik spray.

Menggunakan alat spray akan membuat hasil finishing lebih rata dan halus. Walaupun dengan kata lain Anda harus bersiap dengan jumlah bahan finishing yang dikeluarkan lebih banyak.

Tips Menggunakan Cat Kayu Putih untuk Hasil Bersih
Aplikasi cat warna putih dengan alat semprot

Bahan-bahan and alat yang perlu dipersiapkan sangat mudah yakni sebagai berikut ini:

  • BioColours wood putty
  • BioColours primer coat
  • BioColours Bioduco white
  • BioColours top coat gloss
  • Air bersih
  • 4 gelas plastik untuk mencampur
  • pengaduk
  • Amplas alumunium oxide nomor 220, 240, 400
  • pisau palet/ kape
  • kain katun

Cara aplikasi:

  • Pertama amplas seluruh permukaan kayu menggunakan amplas 220. Apabila permukaan kayu masih terlalu kasar mulai dengan amplas 180 lalu perlahan beralih dengan amplas 220. Bersihkan debu amplas dengan kain katun hingga bersih.
  • Memulai aplikasikan BioColours wood putty dengan pisau palet. Isi seluruh lubang yang pada pada kayu kemudian pada permukaan kayu yang merata usapkan wood putty hingga merata. Tunggu wood putty mengering biasanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Lanjutkan dengan pengamplasan  hingga permukaan kayu menjadi halus, gunakan amplas 240. Bersihkan debu amplas dengan kain.
  • Aplikasikan BioColours primer coat. Masukan primer coat ke dalam gelas plastik and air dengan perbandingan 2 bahan : 1 air. Lanjutkan dengan pengadukan hingga merata. Masukan larutan ke dalam tabung spray kemudian semprotkan ke seluruh permukaan kayu. Jika sudah merata diamkan furniture hingga benar-benar kering. Lanjutkan dengan pengamplasan secara ambang dengan amplas 400. Jika warna and serta kayu masih terlihat, aplikasikan primer coat satu kali lagi and lanjutkan langkah yang sama.
  • Aplikasikan BioColours Bioduco white, campurkan Bioduco white ke dalam gelas plastik menggunakan perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk hingga merata kemudian masukan larutan ke dalam tabung spray. Dengan alat cat semprot tersebut, semprotkan seluruh cat ke permukaan furniture hingga merata. Tunggu kering and lanjutkan dengan pengamplasan ambnang dengan amplas 400.
  • Lapisan akhir adalah BioColours top coat glossy. Untuk hasil yang bersih cat warna putih bisa menggunakan hasil akhir tampilan glossy. Campurkan top coat dengan ar ke dalam gelas plastik Gunakan perbandingan yang sama yakni 2 bahan : 1 air kemudian aduk merata. Masukan larutan ke dalam tabung spray kemudian semprotkan ke seluruh permukaan kayu. Lapisan akhir ini membutuhkan waktu kering selama semalaman. Anda bisa menyimpannya dalam ruangan bersih dan kering tetap dengan sirkulasi udara yang baik.
Baca Juga:  Bagaimana Memanfaatkan Meja Belajar Kayu Bekas?

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X