liquid stain

Teknik Mengaplikasikan Stain pada Furniture Kayu

Apapun tipe stain yang Anda gunakan hal paling penting untuk mengecat adalah bagaimana cara mendapatkan warna yang diinginkan. Anda mungkin bisa membeli dengan mudah wood stain atau liquid stain sesuai dengan warna yang diinginkan. Jika tidak Anda juga bisa mendapatkan contoh warna dari produsen cat ketika ingin mengecat dalam jumlah besar. Masing-masing warna juga bisa Anda campur jika ingin melakukan eksperimen. 

Jika ingin melakukan eksperimen demi mendapatkan warna yang berbeda maka Anda bisa mencampurkannya dalam jumlah sedikit terlebih dahulu. Kemudian catat masing-masing hingga Anda mendapatkan warna sesuai yang diinginkan. Ada banyak lingkaran warna yang bisa dicampur. 

Setidaknya ada empat warna dasar yang bisa diperhatikan yaitu light oak dengan nuansa warna ‘tan’. Warna walnut yang memberikan kesan coklat, warna maple khas dengan kuning orange dan mahoni yang kemerahan. Kebanyakan produsen stain akan menciptakan keempat warna dasar tersebut dengan tingkatan warna berbeda-beda. 

Efek yang diberikan pada kayu tentu juga akan sangat berbeda. Sangat penting untuk Anda yang ingin mendapatkan kesempurnaan melakukan percobaan terlebih dahulu. Cobalah untuk mengecat pada selembar triplek dan membanding-bandingkan warnanya. Baik itu ketebalan dan juga jumlah campurkan bahan pelarutnya. 

Melakukan Percobaan Stain pada Triplek

Sebelum benar-benar mengaplikasikan pada furniture dalam jumlah banyak maka percobaan yang diperlukan. Langkah ini termasuk teknik mengecat yang bisa dipelajari. Syaratnya adalah Anda menggunakan triplek dengan warna sama seperti furniture kayu yang hendak di finishing. Sehingga hasilnya pasti akan sama dari percobaan, jangan lupa untuk mencatat masing-masing langkahnya. 

Pertama buatlah campuran beberapa jenis wood stain di tempat yang berbeda. Siapkan triplek yang sudah di amplas dan dibersihkan dari debu. Cobalah untuk mengaplikasikan ke seluruh permukaan triplek merata. Tunggu kering dan amplas. 

Buatlah batas di ⅓ bagian triplek dan pada bagian 2/3nya aplikasikan sekali lagi dengan satu kali sapian wood stain. Tunggu kering dan amplas kembali secara ambang. Bersihkan debu bekas amplas kemudian berikan tanda di ⅔ bagian dengan isolasi kertas. 

Cat kembali di bagian sisanya dengan satu kali sapuan. Tunggu kering dan Anda akan melihat warna yang berbeda. Semakin banyak lapisan tentu warna akan semakin tebal. Dari sini Anda bisa melihat warna manakah yang tepat dan berapakah jumlah lapisan yang dibutuhkan. 

 Produk Tambahan yang Akan Memberikan Perlindungan Warna

Anda mungkin telah menentukan warna apa dan berapa jumlah lapisan yang dibutuhkan. Namun warna ini nantinya perlu perlindungan yang tepat. Ada beberapa produk tambahan yang dibutuhkan agar warna yang dihasilkan bisa merata dan bebas cacat. Ditambah dengan perlindungan akan membuat warn tidak mudah luntur. 

Jika Anda menggunakan Biovarnish liquid stain maka ada tiga produk tambahan lainnya yang juga harus diaplikasikan. Produk-produk ini sama-sama merupakan cat kayu water based jadi proses aplikasinya tidak jauh berbeda. Cermati produk apa saja yang harus dipersiapkan. 

Biovarnish Wood Filler

Produk ini adalah filler untuk mengisi pori kayu, sehingga permukaan kayu menjadi lebih rata. Jika pori kayu tidak ditutup maka fungsinya untuk menyerap kelembaban sangat tinggi. Sehingga kayu lebih mudah rusak cepat berjamur. 

Aplikasi wood filler dilakukan sebelum menggunakan liquid stain. Fungsinya juga membuat warna dari liquid stain terserap menjadi lebih merata. Demi mengatasi efek blotching. Proses aplikasinya bisa dicampurkan dengan air atau langsung diaplikasikan. 

Biovarnish Sanding Sealer

Sanding sealer dilihat dari fungsi utamanya adalah untuk merekatkan bagian atas dan bawahnya. Warna dari sanding sealer transparan sehingga tidak akan mempengaruhi warna dari liquid stain. Sanding sealer dapat diaplikasikan dibawah liquid stain atau diatasnya. 

Jika diaplikasikan di bawah liquid stain maka warna akan menjadi lebih tajam tetapi ketahanannya masih kurang. Sedangkan jika diaplikasikan setelah liquid stain akan memberikan ketahanan dan warna yang diaplikasikan lebih tajam. 

Biovarnish Clear Coat

Ada dua jenis clear coat yang dipilih yaitu matte atau gloss. Fungsi dari clear coat adalah berperan sebagai pernis kayu. yang membentuk lapisan film. Sehingga akan melindungi liquid stain tidak mudah luntur. Juga menjaga kayu agar tidak mudah berjamur atau rusak. 

Aplikasi ini terakhir dan proses pengeringan membutuhkan waktu sekitar 24 jam. Anda bisa membiarkan kayu mengering selama semalaman di ruangan yang sejuk dan kering. 

Proses Aplikasi Cat untuk Furniture Kayu

Langkah-langkah aplikasi dari Biovarnish series di atas harus dilakukan secara berurutan. Dilihat penjelasannya maka lapisan pertama adalah wood filler, kemudian liquid stain. Dilanjutkan sanding sealer dan clear coat dan semuanya adalah cat water based. 

Anda bisa dengan tenang mengaplikasikannya karena cat tidak akan mengeluarkan bau yang mengganggu. Ditambah lagi semua aplikasi hanya membutuhkan kuas berbulu nilon sebagai alatnya. Catat dan ingat berapa banyak lapisan liquid stain yang tadi di awal sudah Anda praktekkan. 

Proses Persiapan Finishing Furniture Kayu

Pada persiapan ada beberapa hal yang dilakukan yaitu material dan juga ruangan. Karena akan bekerja dengan cat water based maka jangan gunakan ruangan terbuka. Debu dan angin akan terbawa dan mengotori cat yang masih basah. Ruangan juga harus terang dan tertutup, garasi adalah tempat paling tepat untuk melakukan finishing. 

Material yang dipersiapkan yaitu furniture harus diamplas terlebih dahulu. Semua di amplas dengan kertas amplas kasar dan berubah ke halus maksimal nomor 220. Bersihkan debu amplas kemudian. 

Proses Aplikasi Biovarnish Wood Filler

Aplikasi wood filler adalah yang paling mudah. Anda bisa langsung merawatnya dengan pisau palet ke seluruh permukaan furniture kayu. Ratakan dan luruskan baru ditunggu kering setelah 20 menit. 

Lanjutkan dengan pengamplasan dengan kertas amplas nomor 240. Amplas permukaannya hingga warna kayu dan seratnya terlihat. Amplas searah dengan serat kayu dan bersihkan debu amplas sesudahnya. 

Proses Aplikasi Biovarnish Liquid Stain

Aplikasi liquid stain bisa dilakukan sama persis dengan percobaan yang telah dilakukan. Buatlah larutan cat dengan air terlebih dahulu dan aduk hingga merata. Kuaskan ke arah serat kayu dalam sapuan yang panjang untuk menghindari brush mark. Tunggulah mengering kurang lebih 60 menit.

Amplas ambang permukaan cat yang sudah mengering dengan amplas 400. Ulangi aplikasi hingga warna yang didapatkan sesuai. Pada lapisan warna terakhir tetap amplas dan bersihkan debunya. 

Proses Aplikasi Biovarnish Sanding Sealer

Lapisan yang dibutuhkan adalah satu saja, Anda bisa mencampurkan sanding sealer terlebih dahulu kemudian aduk hingga rata. Kuaskan sanding sealer ke seluruh permukaan kayu hingga merata baru lanjutkan dengan proses pengeringan selama 60 menit. 

Amplas ambang permukaan kayu yang telah kering dan bersihkan debunya. 

Proses Aplikasi Biovarnish Clear Coat

Pilih antara gloss atau matte kemudian campurkan dengan air. Baru kemudian kuaskan clear coat searah dengan serat kayu dan ciptakan sapuan kuas yang halus. Diamkan furniture kering selama semalaman. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X