finishing beeswax

Perlukah Furniture yang Sudah Di Pernis Dilapisi dengan Beeswax?

Selama ini apakah Anda sudah merawat furniture yang selesai dilapisi dengan pernis secara berkala? Jangan heran jika furniture di rumah lebih cepat terserang jamur dan rayap karena tanpa adanya kelanjutan perawatan lainnya. Walaupun Anda sudah menggunakan pernis berkualitas sekalipun penting untuk melanjutkan perawatan. 

Tanpa adanya perawatan furnitur akan lebih cepat berjamur bahkan terserang rayap. Jika masalah jamur dan juga rayap telah muncul, sebaiknya Anda segera mengganti lapisan pernis yang baru. Setelah menggunakan pernis penting untuk merawat dengan bahan poles seperti Beeswax. 

Khususnya jika furniture Anda diletakan di luar ruangan seperti teras juga tempat lembab seperti dapur atau kamar mandi. Bahan poles tidak akan merubah warna kayu justru membuatnya tampak selalu baru. 

Kuncinya Anda harus mengaplikasikan bahan poles seperti Beeswax secara rutin. Apakah jenis pernis yang sebaiknya digunakan? Apakah bahan poles yang paling banyak digunakan? Temukan semua jawabannya hingga proses aplikasi yang tepat dalam artikel ini. 

Mengenal Fungsi Pernis untuk Furniture Kayu

Apakah fungsi dari pernis kayu? Anda mungkin tidak pernah menanyakan pertanyaan ini. Akhirnya hanya menggunakan pernis untuk memberikan tampilan saja atau hanya memenuhi persyaratan agar furniture layak dijual. Padahal pernis memiliki dua fungsi vital untuk furniture. 

Fungsi yang pertama adalah untuk memberikan penampilan. Seperti yang telah diketahui pernis memiliki hasil akhir warna transparan. Kayu yang dilapisi dengan pernis akan meningkat penampilannya. 

Warna kayu akan tetap terlihat dan daya jual furniture bisa meningkat. Jika Anda ingin menambahkan kesan warna tajam, sebelumnya bisa diaplikasikan wood stain. Fungsi yang kedua adalah memberikan perlindungan pada furniture. Bukan sembarang perlindungan, namun melindungi dari faktor eksternal dan internal. 

Baca Juga:  7 Cara Memilih Jenis Cat yang Tepat untuk Finishing Kayu

Perlindungan dari faktor eksternal seperti panas, sinar uv, hujan serta kelembaban. Faktor tersebut akan merusak warna kayu dan membuat jamur atau rayap muncul. Sedangkan untuk faktor internal adalah melindungi lapisan di bawahnya agar tetap bertahan baik. 

Fungsi dari Beeswax untuk Furniture yang Sudah Di Pernis

Lalu bagaimanakah dengan posisi Beeswax yang akan diaplikasikan setelah furniture dipernis? Penggunaan umum Beeswax biasanya sebelum aplikasi pernis. Langkah ini dipilih agar beeswax bekerja masuk ke dalam pori kayu. Sehingga perlindungan dari dalam terbentuk secara baik. 

Beeswax sendiri akan memberikan hasil finishing transparan. Biasanya digunakan pada furniture dalam ruangan yang tidak akan bersentuhan langsung dengan air. Kini penggunaannya tidak hanya terbatas pada permukaan kayu yang masih terbuka saja. 

Ketika beeswax diaplikasikan pada furniture yang yang telah dipernis, maka tampilan furniture bisa bertahan lama. Beeswax akan mempertahankan tampilan kilap pada furniture. Selain itu juga beeswax berfungsi untuk memperkuat lapisan pernis.

Inilah yang membuat akhirnya furniture bisa bertahan lebih lama dibandingkan tanpa aplikasi beeswax. Proses aplikasi berkala ini cukup dilakukan tiga minggu atau satu bulan sekali. Tentu saja kegiatan ini tidak akan menghabiskan waktu yang banyak di akhir pekan Anda. 

Produk Beeswax Terbaik untuk Furniture

Beeswax merupakan produk poles kayu yang terbuat dari bahan dasar lilin lebah. Kandungan lilin lebah di setiap merk bisa berbeda-beda. Sebaiknya Anda menggunakan produk dengan kandungan 100% lilin lebah untuk mendapatkan kualitas terbaik. Produk yang sejenis ini adalah Biopolish beeswax. 

Produk ini tidak hanya dapat digunakan untuk furniture saja. Anda bisa menggunakannya pada semua peralatan makan dari kayu. Hasilnya tampilan akan berubah seperti efek air daun talas yang mengkilap namun tidak berlebihan. 

Baca Juga:  Tips Mengecat Mudah dengan Roller

Biopolish Beeswax adalah produk yang mudah diaplikasikan dan hemat. Anda bisa menggunakan kemasan kecil yang awet hingga satu tahun lebih. Setiap kali menggunakan tidak perlu terlalu banyak, sehingga tidak boros dalam menghabiskan satu kemasan. 

Produk Pernis Kayu Water Based Terbaik

Selain pemilihan produk beeswax Anda juga harus memperhatikan jenis pernis yang digunakan. Pernis kayu water based adalah jenis bahan finishing yang kompatibel jika digabungkan dengan Biopolish Beeswax. Bahan dasar air membuatnya aman dan ramah lingkungan. 

Merk pernis kayu water based yang disarankan adalah Biovarnish clear coat. Produk ini sangat aman digunakan karena termasuk low volatile organic compound (voc). Artinya jumlah logam berat pembentuk pernis sangat dibatasi. 

Menggunakan pernis berbasis air seperti Biovarnish dapat memberikan banyak keuntungan terhadap furniture kayu di rumah. Beberapa keuntungan yang diberikan adalah sebagai berikut ini:

  1. Mudah aplikasinya karena hanya menggunakan air dan kuas nilon
  2. Hasil warna transparan yang tahan lama tidak mudah menguning
  3. Cepat kering tanpa bantuan panas matahari dan hasilnya sempurna
  4. Daya sebar yang luas akan menambah hemat budget finishing
  5. Tahan terhadap serangan jamur dan rayap
  6. Cat memiliki fleksibilitas tinggi menyesuaikan perubahan bentuk kayu
  7. Tahan terhadap sinar uv, panas, hujan dan perubahan iklim lainnya.

Proses Aplikasi Pernis Water Based untuk Furniture

Saatnya untuk masuk ke dalam proses aplikasi. Jika furniture Anda sebelumnya telah mengalami kerusakan akibat jamur atau rayap sebaiknya perbaiki terlebih dahulu. Furniture kayu harus bebas dari debu, jamur, kotoran lain bahkan lapisan coating. 

Buatlah permukaan kayu sebersih mungkin karena debu akan mudah menempel. Setelah itu aplikasikan Biovarnish sanding sealer terlebih dahulu. Produk ini akan menutup pori kayu sehingga permukaannya menjadi lebih rata. Peresapan clear coat nantinya akan lebih baik di seluruh area.

Baca Juga:  Cara Lengkap Menggunakan Sanding Sealer Terbaik untuk Meja Makan

Apabila sudah selesai, amplas permukaan secara ambang dengan kertas amplas nomor 400. Lanjutkan dengan proses pelarutan Biovarnish clear coat dengan air. Larutkan bahan dan air hingga mendapatkan viskositas 11-12 detik NK1. 

Siapkan kuas bulu nilon yang baru kemudian kuaskan cat ke seluruh permukaan searah dengan serat kayu. Jika sudah merata diamkan furniture agar kering selama 60 menit. Baru amplas ambang kembali dan bersihkan debu amplas. Ulangi aplikasi dan diamkan furniture selama 24 jam. 

Cara Aplikasi Beeswax Setelah Dilapisi Pernis

Anda bisa mengaplikasikan Beeswax satu hari atau satu minggu setelah lapisan clear coat mengering. Jangan sampai Anda menggunakan Biopolish beeswax di atas permukaan pernis yang masih basah. Hasil finishing bisa berantakan dan beeswax tidak akan bekerja maksimal. 

Alat dan bahan yang dibutuhkan hanyalah Biopolish beeswax, kain katun yang kering dan bersih dan kuas nilon. Ikuti proses aplikasinya berikut ini:

  1. Bersihkan permukaan furniture kayu yang telah kering dengan kain. Jangan sampai ada kotoran atau pasir yang menempel karena akan merusak lapisan pernis.
  2. Kuaskan merata sedikit Biopolish beeswax ke seluruh permukaan furniture kayu. 
  3. Gosok permukaan yang sudah terkena beeswax dengan kain. Pastikan Anda sedikit menekan hingga semua permukaan terlapisi dengan tipis. 
  4. Diamkan furniture 5 menit dan lihat apakah masih lembab dan beeswax terlihat. Jika iya ulangi gosok dengan kain yang baru hingga permukaan menjadi kering. 

Efek yang dihasilkan jika Anda terlalu banyak menggunakan Biopolish Beeswax justru mempercepat pertumbuhan jamur permukaan. Jadi pastikan Anda menggunakan beeswax seperlunya saja. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X