chalk paint

Ingin Cat Sangkar Burung yang Aman? Temukan Jawabannya Disini

Sangkar burung menjadi rumah yang harus diperhatikan secara berkala. Rumah yang tidak bersih tentu akan mempengaruhi kesehatan burung yang tinggal di dalamnya. Sama seperti manusia, ketika tinggal di area yang kotor pasti kesehatan akan terganggu. Jika Anda adalah pecinta burung dan suka memeliharanya, coba perhatikan sudah bersihkan sangkar burung yang Anda miliki? 

Kebersihan bisa diperoleh jika Anda rajin membersihkannya. Jika perlu siapkan sangkar cadangan ketika Anda sedang bersih-bersih. Material sangkar dan lapisan cat juga turut diperhatikan. Anda mungkin tidak sadar, tetapi cat berperan sangat penting dalam hal kesehatan. 

Burung memiliki penciuman yang lebih sensitif, padahal cat yang digunakan seringkali menimbulkan bau menyengat yang akan mengganggu pernapasan mereka. Lalu apa solusinya? Anda harus mengecat sangkar burung sendiri. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan cat yang aman. 

Pemilihan produk cat saat ini harus lebih selektif, karena begitu banyak cat oplosan yang terbuat dari bahan-bahan ber-solvent tinggi. Solvent memiliki kadar logam berat tinggi dan inilah yang membuat cat menjadi tidak aman. 

Cara Memilih Cat untuk Sangkar Burung yang Aman

Apakah cat yang aman untuk sangkar burung? Pertanyaan ini seringkali sulit ditemukan jawabannya. Karena semua cat pasti memiliki kandungan logam berat. Lalu bagaimana menemukan cat yang aman. Anda bisa melihat jumlah kadar logam berat di dalamnya. 

Semakin sedikit kadar logam berat seperti formalin, timbal atau merkurinya maka cat akan semakin aman. Jika sangkar burung di rumah terbuat dari bambu, maka Anda bisa menggunakan cat enamel atau cat duco bahkan hanya cat primer saja. 

Ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan ketika memilih cat selain memperhatikan kandungan logam berat di dalamnya sebagai berikut:

  1. Lebih cepat kering sehingga mempermudah proses pengecatan. 
  2. Cat memiliki daya rekat kuat sehingga tidak mudah mengelupas dan termakan oleh burung. 
  3. Cat memiliki tampilan warna yang menarik sehingga sangkar akan tampak lebih indah. 
  4. Cat juga harus tahan lama khususnya terhadap air karena Anda akan sering membersihkan sangkar nantinya. 
Baca Juga:  Bahan Kimia Pemutih Kayu WA 250 Untuk Pintu

Apabila cat tidak memiliki keempat syarat tersebut atau hanya memenuhi salah satunya saja, cobalah untuk mempertimbangkannya kembali. Anda harus selalu mendapatkan cat yang sempurna untuk sangkar burung demi keamanan. 

Produk Cat Primer Terbaik untuk Sangkar Burung

Di antara cat enamel dan cat duco, jika sangkar burung di rumah terbuat dari bahan serat alam seperti kayu atau bambu maka pertimbangkanlah untuk menggunakan cat primer. Primer adalah tipe cat yang lebih praktis daripada cat duco yang penggunaannya berlapis. Bahkan cat primer lebih mudah diaplikasikan daripada cat enamel yang biasa digunakan untuk besi. 

Produk cat primer yang direkomendasikan saat ini adalah Bioduco chalk paint. Ada beberapa alasan mengapa Bioduco chalk paint menjadi pilihan terbaik yaitu sebagai berikut:

  • Cat terbuat dari bahan dasar air

Memanfaatkan air sebagai bahan pelarut cat adalah pilihan yang sangat tepat. Air membuktikan bahwa cat sudah pasti memiliki kandungan logam berat yang sangat rendah. Artinya tak perlu khawatir lagi soal kesehatan burung nantinya walaupun cat sudah mengering. 

Tak akan ada bau menyengat yang muncul seperti pada kebanyakan jenis cat. Anda bahkan tidak akan terganggu ketika sedang mengaplikasikannya. 

  • Cat memiliki banyak pilihan warna

Bagi kebanyakan cat primer, biasanya warna yang diberikan terbatas putih atau abu-abu saja. Hal ini karena mengingat cat primer fungsi utamanya adalah untuk cat dasar kayu saja. Sehingga warna yang lebih banyak dipilih adalah cat duco. Kini dengan hadirnya Bioduco chalk paint semua proses pengecatan menjadi praktis. 

Cat ini memiliki 20 pilihan warna yang rata-rata hasilnya sangat lembut. Anda bisa memilih warna yang gelap maupun terang dan disesuaikan dengan warna bulu burung. 

  • Proses aplikasi yang sangat cepat
Baca Juga:  Cara Aplikasi Sanding Sealer Indoor Pada Kayu Albasia

Apakah kesulitan yang muncul saat mengecat sangkar burung? Proses pengeringan. Banyak yang mengeluh bahwa cat yang digunakan membutuhkan waktu berjam-jam untuk kering. Kini tidak lagi karena Anda bisa menggunakan Bioduco chalk paint yang proses keringnya berlangsung selama 60 menit saja. 

Selain itu, proses penguasan, pengamplasan dan pelapisan coating ulang juga sangat mudah. Cat dikuas serta di amplas dengan ringan. Karena daya rekat yang baik, tentunya cat tidak retak atau mengelupas saat di amplas. 

  • Cat lebih tahan lama

Ketahanan cat juga menjadi bagian utama. Cat akan bertahan jika ia memiliki lapisan pelindung berupa film. Nah khusus Bioduco chalk paint, Anda bisa melapisinya lagi dengan top coat dari Bioduco juga. Coating ini akan memberikan lapisan film sehingga sangkar tahan terhadap perubahan cuaca, panas dan juga air. 

Sesering apapun Anda akan membersihkan lapisan cat tak perlu takut, karena cat akan menempel dengan sangat kuat. 

Cara Mengecat Sangkar dengan Bioduco Chalk Paint

Karena Bioduco chalk paint proses pengecatannya tidak sulit, maka Anda bisa melakukannya kapan saja. Bahkan di hari hujan karena cat akan mengering hanya dengan diangin-anginkan saja. 

Persiapan pertama yang perlu dilakukan adalah memindahkan burung ke sangkar yang lainnya. Pastikan sangkar dalam keadaan bersih serta kering. Hilangkan semua bekas makanan atau kotoran lainnya terlebih dahulu. Anda juga tidak perlu melepas satu per satu jeruji sangkar. 

Proses pengecatan bisa dilakukan secara keseluruhan, asalkan Anda mengenali tekniknya. Berikut langkah-langkah mengaplikasikan yang perlu diketahui. 

Persiapan Pengecatan Sangkar

Sangkar harus dipersiapkan bukan sekedar dibersihkan dari kotoran saja. Anda juga harus mengamplasnya dengan amplas alumunium oxide nomor 220. Pengamplasan ini berfungsi membuka pori kayu atau bambu sehingga chalk paint akan menempel secara maksimal. 

Baca Juga:  Cara Mengecat Motif Urat Kayu Jati dengan Rubber Grain

Karena sangkar memiliki banyak jeruji maka lilitkan amplas ke permukaan jeruji satu per satu dan mulailah. Jangan terburu-buru karena hasilnya bisa saja tidak maksimal. Butuh kesabaran untuk menyelesaikan tahapan ini. 

Jika semua permukaan jeruji dan bagian lain selesai di amplas maka bersihkan debunya dengan kain kering. Pastikan tidak ada debu yang tertinggal khususnya pada bagian dalam sangkar. Debu pengamplasan ini juga tidak baik bagi kesehatan burung. 

Pengecatan Sangkar dengan Chalk Paint

Saat yang ditunggu telah tiba yaitu mengecat. Setelah Anda memilih warna, buatlah larutan yaitu mencampurkan chalk paint dengan air menggunakan perbandingan 2 bahan : 1 air. kemudian aduk hingga merata dan kuaskan.

Mulai sapukan kuas dari bagian atas ke bawah mengikuti bentuk jeruji sangkar. Jangan lupa kuas juga pada bagian dalam. Karena sangkar berukuran kecil sebaiknya pilih kuas dengan ukuran dibawah 3 inci saja. 

Tunggu chalk paint mengering baru di amplas secara ambang dan menyeluruh. Kali ini Anda bisa menggunakan amplas nomor 400. Bersihkan debu amplas dengan kain kering dan ulangi pengecatan hingga terbentuk tiga lapisan. 

Sampai disini proses pengecatan sangkar sudah selesai. Ada dua finishing akhir yang bisa dipilih yaitu dengan top coat atau memoles sangkar. Ada baiknya jika Anda menggunakan top coat saja karena akan memberikan perlindungan yang lebih besar. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X