Bagaimana Finishing Furniture Kayu Bergaya Victorian?

Bagaimana Finishing Furniture Kayu Bergaya Victorian?

Furniture selalu memiliki gaya yang memperlihatkan tampilan pada periode tertentu. Penampilan dari furniture tersebut tergantung pada faktor sosial dan artistik yang saling terkait.

Keragaman yang nyata dan sangat terkenal di Inggris adalah gaya Victoria, gaya ini terjadi pada abad ke 18. Gaya ini mulai muncul karena banyaknya orang kaya baru yang ingin dilihat setara dengan kaum bangsawan pemilik tanah.

Terlihat baik dan mewah untuk membuat komunitas industri dan bisnis berkembang pesat. Disinilah gaya victoria kemudian dikenal secara luas. Namun tetap saja, masing-masing kalangan tetap memiliki style mereka sendiri walaupun tetap mengadaptasi gaya victoria.

Langkah ini akan memperlihatkan status sosial mereka di masyarakat. Misalnya saka untuk mereka yang masuk dalam kelas bisnis status desain klasik yang memberikan posisi kepercayaan kepada mereka.

Furniture jenis tersebut tidak akan ditemukan dalam rumah masyarakat kelas menengah merata-merata atau bahkan orang kaya. Desain baru tersebut dipelopori dengan furniture yang lebih disederhanakan dan dibuat oleh pabrikan. Semua furniture dibuat untuk menampakan kelas sosial pemiliknya.

Desain banyak furniture Victoria, sebelumnya, didasarkan pada model historis dan berbagai gaya dipilih dari arsitektur serta desain furnitur lama. Pada bagian pertama pemerintahan Victoria, banyak gaya desain hanyalah elaborasi dari yang sebelumnya dengan peningkatan penekanan pada dekorasi permukaan. Ketika periode berlangsung, desain dipandang lebih kritis dan minat beralih dari dekorasi ke struktur dan bentuk.

Anda dapat melihat pengaruh romantis pada furnitur Victoria dalam garis-garisnya yang padat, keras dan memiliki detail yang diukir dengan cermat. Perabotan yang dibuat pada masa pemerintahan Ratu Victoria dari tahun 1837 hingga 1901 sangat menarik dari perabotan Gotik, Rococo dan Louis XV.

Baca Juga:  Review 10 Merek Dempul Kayu Di Indonesia

Finishing akhirnya adalah memberikan warna gelap dengan beberapa warna sebagai hiasan dengan proporsi yang besar. Periode Victoria tumpang tindih dengan Revolusi Industri, menjadikannya gaya pertama furniture yang akan diproduksi.

Jangan berharap untuk menemukan tanda pengenal pada furniture era Victorian, karena mereka awalnya tidak digunakan. Anda hanya bisa menentukan gaya tersebut setelah memperhatikan ciri khas secara seksama.

Mengenal Karakteristik Furniture Bergaya Victoria

Seperti yang telah dijelaskan bahwa untuk mendapatkan gaya victoria tidak ada furniture antik yang menggunakan label tersebut. Maka penting untuk mengetahui karakteristik dari furniture bergaya victoria sebelum membeli.

Hal ini juga penting bagi Anda yang ingin menciptakan furniture dengan gaya tersebut. Tidak mudah memang untuk membuat hingga finishingnya. Namun disini ada berbagai informasi mengenai karakteristik dari furniture bergaya Victoria yang bisa Anda dapatkan.

Beberapa fitur utama yang bisa Anda langsung temukan pada furniture bergaya victoria adalah adanya lengan yang rendah atau kursi malas tanpa lengan untuk wanita. Seperti apakah karakteristik dari furniture yang lebih lengkap? Berikut ini penjabarannya:

  • Ornamen yang rumit

Semua furniture dengan gaya victoria selalu memiliki ukiran yang rumit. Selain itu beberapa ornamen dari perangkat keras juga kerap lagi digunakan untuk menjadi dekorasi tambahan. Misalnya saja ukiran dedaunan indah, tanaman merambat, buah-buahan, fleur-de-lis, pita dan busur yang digunakan untuk meja rias.

Bagaimana Finishing Furniture Kayu Bergaya Victorian?

Perangkat keras biasanya digunakan untuk knob lemari atau laci kabinet. Kayu akan di finishing dengan warna gelap atau dicat dengan emas sepuhan.

  • Kain Pelapis

Satu lagi furniture gaya victoria yang khas adalah jenis kain pelapis yang digunakan. Anda mungkin akan menciptakan sebuah sofa yang memadukan ukiran kayu dengan kain. Jenis kayu yang banyak digunakan adalah brokat renda, beludru dan sulaman.

Baca Juga:  Sangat Mudah! Finishing Kayu Palet DIY dengan Wood Stain

Sofa yang digunakan oleh kaum bangsawan sering menggambarkan pola bunga yang mirip dengan motif wallpaper ruangan. Kecuali jika warnanya adalah solid. Sedangkan untuk bagian ukiran kayu akan di finishing warna alami.

  • Jenis kayu yang digunakan

Penting untuk mengenal jenis kayu yang digunakan, yang jelas kayu buatan tidak digunakan furniture bergaya victoria. Kursi memiliki kaki yang lebih pendek, dengan jenis kayu yang sering digunakan adalah kayu ek, kenari, mahoni, dan rosewood.

Jenis kayu tersebut memiliki bentuk serat yang menarik dan cukup mudah atau lunak untuk diukir. Beberapa furniture khususnya meja biasanya diberikan pinggiran marmer. Besi juga seringkali dikombinasikan untuk pembuatan furniture.

Cara Finishing Furniture Berpenampilan Victoria yang Sempurna

Kini beralih pada finishing, setelah Anda mengenal karakteristik furniture bergaya victoria pasti sudah bisa menebak finishing apakah yang banyak digunakan. Ya pilihan warna natural adalah yang paling menonjol untuk dipilih.

Jika Anda memilih untuk mengkombinasikannya dengan warna emas tidak perlu khawatir harus menggunakan sepuhan emas. Saat ini sudah banyak cat kayu dengan warna emas yang menyerupai sepuhan emas asli.

Memilih warna kayu adalah pilihan yang tepat karena warna tersebut netral. Anda bisa mengkombinasikannya dengan berbagai jenis kain untuk sofa. Anda juga bisa memilih berbagai macam warna kayu sesuai yang diinginkan.

Saat ini tersedia wood stain yang memberikan warna natural transparan menyerupai warna kayu asli. Jadi Anda dapat mengubah warna kayu asli atau ingin mempertajam warna menjadi lebih bagus tanpa merusak serat kayunya.

Cat kayu Biovarnish hadir untuk memberikan hasil finishing yang sempurna pada furniture kayu bergaya victoria. Semua warna lengkap tersedia untuk berbagai macam jenis kayu. Jika Anda ingin mendapatkan warna kemerahan maka pilih mahogany, jika ingin warna yang lebih alami bisa memilih warna jati.

Baca Juga:  Perlindungan Mengecat : Kesehatan dan Keamanan di Tempat Kerja

Didukung dengan proses finishing kayu yang mudah yaitu menggunakan kuas Anda bisa mengaplikasikan cat kayu ini dengan ringan. Kuas adalah alat yang sangat bersahabat khususnya bagi Anda yang belum masuk dalam kumpulan profesional.

Bagaimana Finishing Furniture Kayu Bergaya Victorian?
Paket Biovarnish wood filler, wood stain dan clear coat

Seperti apakah proses finishing furniture kayu bergaya victoria dengan cat kayu Biovarnish? Ikuti langkah mudahnya berikut ini:

  • Amplas seluruh permukaan kayu dengan amplas yang kasar lalu beralih ke halus. Pastikan amplas terakhir yang digunakan bernomor 220. Bersihkan debu amplas hingga benar-benar. Jangan lupa lepaskan perangkat keras dan simpan untuk dipasang kembali nanti.
  • Siapkan Biovarnish wood filler yang sudah diencerkan dengan air. Usapkan sambil ditekan ke seluruh permukaan kayu berlawanan dengan arah serat. Pastikan kayu kemudian kering tanpa dijemur. Amplas seluruh permukaannya dengan amplas nomor 240 hingga warna dan serat kayu terlihat.
  • Siapkan Biovarnish wood stain sesuai dengan warna yang dibutukhkan. Campurkan dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk hingga merata. lanjutkan dengan pengeringan tanpa dijemur cukup diamkan saja dalam ruangan selama 60 menit. Kemudian amplas ambang dengan amplas 400. Anda bisa mengulangi aplikasi cat jika warna yang dihasilkan masih terlalu tipis.
  • Siapkan Biovarnish clear coat glossy, kemudian campurkan dengan air dan kuaskan merata ke seluruh permukaan kayu. Diamkan furniture kayu selama semalaman.

Pastikan ketika Anda  menggunakan cat dilakukan searah serat kayu agar tampilannya lebih halus. Lanjutkan juga dengan proses pemasangan perangkat keras yang tadi dilepas jika permukaan cat sudah benar-benar kering.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X