8 Cara Mengecat dengan Polyurethane untuk Hasil yang Halus

8 Cara Mengecat dengan Polyurethane untuk Hasil yang Halus

Banyak pengrajin yang tidak memperhatikan hasil karyanya di finishing dengan bahan yang tepat. Walaupun mereka telah memproduksi puluhan hingga ratusan furniture, jarang sekali yang memilih bahan finishing yang tepat.

Padahal ketika telah membuat furniture dari kayu yang memiliki struktur kuat dengan penampilan menarik, belum tentu hasilnya indah jika bahan finishing yang dipilih tidak tepat. Ketidaktepatan bahan finishing ini bisa dipengaruhi dari kekuatan atau warna yang dihasilkan.

Teknik finishing juga seringkali mempengaruhi hasil finishing pada furniture. Apakah Anda telah menguasai teknik finishing yang tepat pada furniture kayu di rumah? Inilah kesempatan yang harus diambil oleh para DIY di rumah untuk mendapatkan furniture dengan struktur bagus ditambah dengan penampilan menarik tahan lama.

Cat yang sebaiknya digunakanlah bukan pernis biasa. Anda perlu menggunakan polyurethane water based yang akan memberikan hasil finishing transparan. Bahan polyurethane yang terbuat dari air akan menghasilkan furniture dengan warna natural dan tahan lama.

Anda bisa menggunakannya pada furniture outdoor yang sering terkena panas dan hujan. Bahkan Anda juga bisa menggunakannya pada furniture yang diletakan di dekat pantai. Lapisan polyurethane yang terbentuk kuat untuk menghadapi angin yang mengandung air garam.

Syaratnya Anda perlu menggunakan Biothane 2K yang mengandung ketahanan paling baik. Jika Anda ingin mengecat furniture outdoor seperti garden furniture cukup menggunakan Biothane 1K. Keduanya sama-sama terbuat dari bahan air dimana hasilnya akan lebih tahan lama.

Keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menggunakan cat polyurethane water based adalah cat tidak menimbulkan efek bau menyengat. Bahkan setelah kering cat akan tetap ramah lingkungan.

Belajar bagaimana aplikasi cat polyurethane ini dengan 8 langkah yang mudah. Anda bisa mengaplikasikannya pada berbagai macam jenis kayu. Berikut ini 8 langkah yang perlu Anda cermati.

  • Pengamplasan
Baca Juga:  Cara Finishing Baby Furniture Warna Putih

Gunakan lampu di atas permukaan kayu untuk menemukan spot yang tidak merata. Penting untuk mengetahui bagian tidak sempurna pada kayu yang telah dipotong. Jika Anda tidak menghaluskannya maka akan mempengaruhi hasil finishing.

Mulailah untuk menggambar dengan pensil bagian mana saja yang tidak rata dengan lampu. Bagian tersebut tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Kemudian mulailah menggunakan amplas mesin dan amplas hingga garis yang dibuat dari pensil menghilang dan menghasilkan permukaan rata.

8 Cara Mengecat dengan Polyurethane untuk Hasil yang Halus

Anda bisa memulai untuk menggunakan kertas amplas nomor 80 atau 120 tergantung kerusakan pada permukaan kayu. Berhentilah mengamplas setelah menggunakan kertas amplas nomor 220.

  • Siapkan ruang kerja yang bersih

Kunci keberhasilan dari finishing yang rapi adalah ruang kerja bersih. Terlalu banyak debu di sekeliling proyek kayu akan membuat finishing menjadi kotor. Biasanya para profesional akan menggunakan vakum cleaner untuk membersihkan ruangan agar benar-benar bebas debu sebelum mengecat.

Buatlah sirkulasi udara yang baik dalam ruangan. Sirkulasi udara ini juga akan mempengaruhi kecepatan kering lapisan cat polyurethane nantinya.  

  • Bersihkan permukaan dengan air

Anda perlu membersihkan permukaan kayu dari debu bekas amplas yang telah menyumbat pori kayu. Hal ini dibutuhkan agar penetrasi dari larutan polyurethane dapat meresap sempurna dan menciptakan ikatan.

Caranya mudah, cukup basahi kain katun atau kain microfiber dengan air. Kemudian peras dan usapkan satu arah pada permukaan furniture kayu. Debu dan kotoran akan terangkat bersamaan dengan kain. Diamkan kayu agar benar-benar kering.

  • Gunakan roller untuk permukaan datar yang luas

Ingin mempercepat pekerjaan finishing? Jika Anda akan mengecat furniture dengan permukaan datar yang luas atau lantai kayu misalnya manfaatkan roller. Alat ini akan sangat membantu Anda untuk menghasilkan finishing yang rapi sekaligus cepat.

Baca Juga:  Apa Itu Cat Akrilik?
8 Cara Mengecat dengan Polyurethane untuk Hasil yang Halus

Gunakan roller ukuran 6 inci yang cukup untuk furniture. Jika Anda akan mengecat lantai maka roller berukuran lebih besar dibutuhkan. Anda bisa menggunakan kuas untuk bagian detail pada furniture misalnya saja seperti siku atau bagian dalam.

  • Selesaikan mengecat dua bagian bersamaan

Jika Anda akan mengecat pintu maka segera selesaikan kedua permukaan secara bersamaan atau secara cepat. Cobalah untuk mengecat pada bagian bawah terlebih dahulu kemudian balik kayu dan letakan berdiri. Selesaikan proses pengecatan pada bagian sebaliknya.

Anda bisa mengecat dengan menyandarkan kayu pada dinding dan langkah ini banyak dilakukan mereka yang mengecat daun pintu. Pastikan tidak menciptakan larutan polyurthene yang terlalu kental atau encer karena akan muncul tetesan air.

  • Gunakan kain untuk menyeka bagian kecil

Seringkali mengecat menggunakan kuas meninggalkan beberapa bagian kecil yang tidak terkena. Hal ini bisa disebabkan oleh Anda terlalu cepat mengecat permukaan atau larutan cat terlalu kental. Pengamplasan yang tidak merata juga bisa menyebabkan masalah ini.

Mengatasinya sangatlah mudah, Anda hanya perlu menyeka bagian tersebut menggunakan kain yang telah diberikan lapisan polyurethane. Bisa juga Anda meratakan seluruh permukaan menggunakan kain sebelum lapisan cat mengering. Seka permukaan kayu searah dengan serat kayu.

  • Pengamplasan ambang

Mengaplikasikan dua lapisan coating polyurethane sangat baik untuk memberikan perlindungan pada kayu. Hanya Anda harus mengamplas antar lapisan cat yang fungsinya untuk menciptakan goresan halus sehingga lapisan cat di atasnya dapat melekat dengan mudah.

Cobalah untuk mengamplas lapisan pertama yang sudah benar-benar kering dengan amplas 400. Amplas secara ambang tanpa bantuan alat apapun. Anda hanya perlu menghaluskan permukaan tanpa tekanan yang kuat. Kemudian bersihkan debu pengamplasan dengan katun yang kering.

  • Proses pengeringan
Baca Juga:  Merk Bahan Bleaching Kayu WA 250, Aplikasi Mudah Tanpa Panas Matahari

Biarkan lapisan cat mengering dengan sendirinya kemudian diamkan furniture. Proses pengeringan cat kayu water based adalah yang paling mudah. Anda tidak perlu menjemurnya dibawah panas matahari. Cukup dengan ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik.

Pastikan ruangan tetap bebas debu, ruangan harus bersih selama semalaman. Cat akan mengering selama semalaman dan furniture bisa digunakan keesokan harinya.

Hasil finishing yang didapatkan adalah transparan jika Anda hanya menggunakan cat dasar kayu. Pastikan Anda menggunakan cat dasar kayu yaitu sanding sealer. Cat dasar ini akan menyegel permukaan kayu dan porinya sehingga permukaan menjadi lebih merata.

Penyerapan cat pada permukaan kayu akan lebih merata dan inilah yang membuat hasil finishing lebih halus. Ketikan Anda mengaplikasikan semua jenis cat pada kayu untuk hasil natural pastikan searah serat kayu.

Jika Anda mengaplikasikan cat tidak searah kayu maka hasilnya tidak akan lebih halus. Selain cat dasar, Anda juga bisa memberikan warna. Tentu saja warna yang diberikan adalah warna natural. Berbagai macam jenis warna natural tersedia dalam produk wood stain.

Ketika menggunakan polyurethane water based, artinya Anda harus menggunakan cat water based juga baik untuk cat dasar kayu dan juga wood stain. Jika menggunakan cat berbahan solvent maka tidak akan terbentuk lapisan yang kuat.

Sudah mengenal bagaimana cara untuk mendapatkan hasil finishing polyurethane yang halus? Saatnya untuk mempraktekkannya di rumah.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X