kabinet dari kayu

Apakah Jenis Kayu Terbaik untuk Furniture? Cermati Juga Finishingnya

Begitu banyak jenis kayu sehingga sangat memusingkan untuk memilih salah satunya yang terbaik untuk diolah menjadi furniture. Mulai dari zaman dahulu, kayu selalu menjadi material yang terbaik ketika manusia ingin membuat furniture. Kayu sangat kuat, fleksibel dan juga mudah untuk diolah. 

Tidak semua jenis kayu dapat diolah menjadi furniture yang terbaik, namun Anda bisa mencarinya. Di negara barat sangat biasa bagi mereka menggunakan kayu seperti ek, pinus dan juga furniture. Sedangkan di negara timur biasanya memiliki banyak kayu tropis seperti jati atau kayu karet. 

Belum banyak orang yang tahu perbedaan jenis kayu ketika sudah diolah menjadi furniture. Bahkan banyak sekali kesalahan yang dilakukan saat membuat furniture yang aman dengan kayu dan juga finishingnya. Furniture seperti dining table membutuhkan jenis kayu yang aman, tidak mengeluarkan. Begitu juga dengan finishingnya yang harus bebas bahan kimia berbahaya. 

Selain jenis kayu keras, ada juga kayu buatan yang bisa menjadi bahan pertimbangan selanjutnya. Beberapa jenis kayu buatan seperti plywood memiliki kandungan lem yang berbahaya untuk diperhatikan. Jadi Anda tidak bisa sembarangan membuatnya menjadi furniture anak atau bahkan mainan. 

Kayu Buatan dan Kayu Keras yang Bagus untuk Pembuatan Furniture

Seperti yang telah dijelaskan bahwa ada dua jenis kayu yang bisa dipertimbangkan untuk digunakan. Pertama adalah kayu keras dan kedua adalah kayu buatan. Kayu keras merupakan jenis kayu log yang kemudian diolah menjadi sawn timber untuk lebih mudah diolah langsung menjadi furniture. 

Kayu buatan adalah kayu pabrikan, artinya kayu telah melalui proses pabrikan yang cukup panjang sebelum digunakan. Pada saat di pabrik kayu akan diolah menjadi mesin pres dan melibatkan bahan perekat untuk membentuknya. Biasanya kayu buatan memiliki bentuk lembaran dengan ukuran ketebalan, panjang dan lebar berbeda-beda. 

Kayu Buatan yang Sering Digunakan sebagai Furniture

Walaupun kayu buatan memiliki bentuk lembaran bukan berarti tidak bisa diolah menjadi sebuah furniture. Kayu ini bisa digunakan secara mandiri atau dikombinasikan dengan kayu keras. Misalnya untuk membuat sebuah tempat duduk yang panjang, kayu keras yang lunak digunakan untuk kerangka. 

Kerangka dari kayu keras kemudian ditempel dengan kayu buatan pada permukaannya sehingga berubah menjadi tempat duduk. Menggunakan kayu buatan artinya semua furniture adalah furniture dalam ruangan. Jenis kayu ini tidak cocok diubah menjadi furniture luar ruangan karena tidak tahan terhadap air.

Berikut ini beberapa jenis kayu buatan yang sering digunakan untuk pembuatan furniture. 

  • Plywood

Merupakan kayu yang dipress dengan lapisan veneer di kedua sisinya. Plywood adalah kayu buatan yang cukup murah dan memiliki ketahanan yang cukup baik. Material ini paling sering digunakan karena harganya yang murah dan cukup kuat. Banyak tempat tidur, kursi dan juga meja tamu dengan material ini. 

Finishing yang cocok dari material ini ada dua yaitu warna natural dan juga warna solid. Karena permukaannya menggunakan veneer maka tidak ada serat yang akan ditampilkan. Lebih baik memberikan tampilan warna solid dan juga warna natural kayu agar furniture tampak lebih indah. 

  • Medium Density Fibreboard

Disebut juga sebagai MDF merupakan serbuk kayu yang direkatkan dengan mesin press dengan tekanan yang sangat tinggi. Material ini seringkali dianggap sebagai kayu solid ketika telah menjadi furniture. Hal ini disebabkan oleh lapisan veneer yang sempurna di permukaannya. 

Kekuatan dari MDF lebih baik daripada kayu buatan yang lainnya. Karena tampilannya yang sangat mirip kayu solid maka finishing yang cocok digunakan adalah warna natural. Anda juga melakukan finishing dengan tampilan serat kayu buatan. 

  • Particleboard

Banyak sekali furniture yang menggunakan material ini. Terbuat dari serpihan berbagai macam jenis kayu yang ukurannya cukup besar. Semua serpihan kayu tersebut kemudian direkatkan menggunakan bahan perekat dengan mesin pemanas bertingkat tinggi. 

Paling sering digunakan untuk membuat furniture seperti lemari. Kualitas particle board paling rendah dibandingkan dengan kayu buatan lainnya. Sehingga jika sudah diolah menjadi furniture harganya pasti sangat murah. Beratnya cukup ringan dan finishing yang sering dilakukan adalah menggunakan hpl.

Berbagai Macam Kayu Keras untuk Pembuatan Furniture

Pada jenis kedua yaitu kayu solid yang memiliki harga lebih mahal dibandingkan semua jenis kayu buatan. Ada dua jenis kayu keras di dunia yaitu kayu impor dan juga kayu tropical dan lokal dari Indonesia. Kayu impor adalah jenis kayu yang berasal dari Amerika dan Eropa. Sedangkan kayu lokal mudah ditemukan di mana saja di Indonesia. 

Semua jenis kayu keras memiliki pori yang membentuk serat. Disinilah kayu bernapas sekaligus memberikan tampilan yang sangat indah. Hampir semua jenis kayu keras cocok di finishing dengan warna natural. Hanya saja yang membedakan adalah jenis serat yang layak ditampilkan atau tidak. 

Berikut ini beberapa jenis kayu keras yang banyak beredar di Indonesia dan banyak digunakan. 

  • Kayu karet

Kayu karet adalah kayu semi keras yang sangat populer digunakan untuk pembuatan furniture. Warnanya lebih pucat seperti krem dan memiliki tekstur moderat. Seratnya lurus tidak beraturan dan tidak memiliki banyak mata kayu. Kayu karet adalah jenis kayu yang paling mudah diolah dan di finishing halus. 

Suplai dari kayu karet sangat memadai sehingga harganya pun lebih murah. Karena mudah untuk diolah maka finishing yang cocok pada;ah permukaan kayu yang halus. Kayu cukup dipernis saja atau bisa juga diberikan wood stain. 

  • Kayu Meranti

Merupakan kayu yang cukup banyak digunakan dengan warnanya yang merah muda dan merah tua. Semakin tua warnanya maka kayu meranti memiliki kualitas yang lebih bagus yaitu keras. Cocok juga digunakan untuk furniture luar ruangan. Warnanya yang kemerahan ini akan membuat ruangan menjadi lebih hangat. 

Beberapa jenis furniture yang menggunakan kayu meranti adalah kabinet, furniture ruang tidur, struktur tempat tidur dan juga sering digunakan dalam pembuatan veneer. Warnanya yang kemerahan membuat meranti cocok di finishing dengan warna transparan. 

  • Kayu Nyatoh

Nyatoh adalah kayu yang berasal dari Asia Tenggara, banyak tumbuh di Indonesia dan Filipina. Merupakan kayu lunak seperti pinus namun tampilannya berbeda karena lebih eksotik. Mirip sekali dengan kayu ceri namun kualitasnya berada di bawahnya. Termasuk kayu lunak membuat kayu nyatoh mudah untuk dikerjakan. 

Kayu ini memiliki warna seperti kayu cherry dengan seratnya yang lurus. Karena warnanya yang cukup unik Anda bisa mengaplikasikan warna natural transparan. Jika ingin mempertajam warna Anda harus mencampur sedikit stain untuk mendapatkan warna yang tepat. 

  • Kayu Jati

Kayu yang banyak ditemukan di Indonesia bahkan hingga kini masih dibudidayakan. Kayu jati adalah tipe kayu tropis yang paling kuat. Memiliki kandungan resin khusus yang tahan terhadap rayap. Tidak bisa dianggap remeh, kayu ini memiliki kekuatan dan ketahanan yang sangat tinggi. 

Kayu jati seringkali dijadikan furniture luar ruangan bahkan di pinggir pantai. Dengan finishing yang tepat seperti warna natural transparan dan lapisan film kuat, furniture dari kayu jati bisa bertahan lebih lama lagi. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X