9 Kesalahan Menggunakan Cat Kayu Pintu yang Harus Dihindari

9 Kesalahan Menggunakan Cat Kayu Pintu yang Harus Dihindari

Semua orang seringkali melakukan kesalahan pada saat mengecat. Tapi jika kesalahan dilakukan berulang artinya Anda tidak belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan. Kesalahan dapat terjadi karena tidak tahu bagaimana cara yang benar.

Pada saat mengecat misalnya banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemula. Mulai dari persiapan material, pemilihan bahan finishing hingga teknik yang digunakan. Inilah yang membedakan dengan para profesional.

Profesional di bidang finishing sadar akan kesalahan yang mereka perbuat. Mereka tahu bagaimana hasil yang didapatkan ketika salah menggunakan teknik aplikasi tertentu. Kesalahan tentu pernah mereka lakukan, hanya saja mereka tidak mengulanginya.

Ketika hendak mengecat pintu apakah yang pertama kali terpikirkan dalam benak Anda? Apakah bahan finishing? Tempat mengecat? Atau justru hasil finishing yang pertama kali Anda tentukan?

Mengecat pintu kayu bisa dimulai dari mana saja, menggunakan bahan finishing apapun dan dimanapun. Kemudahan inilah yang seringkali menimbulkan kesalahan dalam mengecat.

Apa saja kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan cat untuk pintu kayu? Mari perhatikan kesalahan berikut ini:

  • Tidak memulai dari permukaan kayu yang halus

Jika Anda akan mengecat pintu kayu lama maka sangat mudah menemukan banyak cacat. Cacat pada pintu ini akan menghasilkan finishing yang tidak merata. Jika Anda akan menemukan cat pada pintu yang mengelupas apa yang dilakukan? Tentu saja menghaluskannya dengan amplas.

9 Kesalahan Menggunakan Cat Kayu Pintu yang Harus Dihindari
Permukaan pintu yang belum rata jangan dilapisi cat baru

Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah menumpuk lapisan cat yang mengelupas dengan cat baru. Tentu saja lapisan cat baru tidak mudah untuk melekat pada permukaan pintu.

  • Melepaskan semua perangkat keras

Pintu memiliki perangkat keras yang menempel seperti knop dan engsel. Bagian ini sangat mudah berkarat jika terkena cat. Cat yang menempel juga sulit untuk dibersihkan. Banyak orang yang menyarankan untuk melepas semua perangkat keras pada pintu.

Artinya Anda akan mengecat pintu di ruangan lain dan akan memasangnya kembali setelah cat mengering. Jika Anda adalah orang yang sibuk maka cara ini salah. Anda akan memakan banyak waktu belum lagi cat mengering penuh dalam waktu semalam.

  • Tidak menggunakan kacamata, sarung tangan dan masker

Kesalahan yang paling berbahaya adalah tidak menggunakan kacamata, sarung tangan hingga masker. Jika cara mengecat pintu dengan kompresor Anda pilih maka tidak menggunakan alat pelindung tersebut adalah hal yang berbahaya.

Ketika menyemprotkan cat, maka banyak partikel cat yang akan Anda hirup bisa terkena mata dan terhirup. Bahan tersebut sangat berbahaya jika mengenai manusia. Perlindungan badan sebelum mengecat adalah bagian penting secara keseluruhan.

  • Tidak menggunakan beberapa lapisan cat

Hanya memberikan satu lapisan cat adalah cara yang salah. Cat sudah memberikan warna dalam satu kali aplikasi tapi Anda lupa akan aspek perlindungan yang diberikan pada pintu. Banyak orang yang terburu-buru akhirnya akan mengaplikasikan satu lapisan cat.

Hasilnya lapisan cat tidak rata dan tidak bertahan lama. Lapisan cat yang harus diaplikasikan setidaknya dua lapis. Belum lagi jika Anda menggunakan beberapa jenis cat maka akan semakin banyak lapisan yang harus diaplikasikan.

  • Melewatkan tahapan mengamplas antar lapisan coating

Banyaknya lapisan coating dari cat membuat orang malas untuk melakukan pengamplasan. Akhirnya hasil finishing tidak rata seperti yang telah dilakukan oleh profesional. Pintu adalah tampilan utama dari rumah khususnya pintu depan rumah, membuat finishing yang halus adalah wajib.

Lapisan cat yang akan diaplikasikan di atasnya tidak akan melekat dengan baik jika tidak ada pengamplasan. Debu yang menempel pada lapisan cat yang masih basah juga akan dihilangkan dengan pengamplasan.

  • Tidak menggunakan cat dasar kayu

Cara mengecat pintu kayu lama dan baru memiliki langkah yang sama yaitu harus diberikan cat dasar kayu. Kesalahan yang dilakukan tidak menggunakan cat dasar atau langsung mengaplikasikan pernis akan membuat cat tidak menghasilkan tampilan sempurna.

Tanpa menggunakan cat dasar kayu, untuk warna natural beresiko meningkatkan minyak kayu. Sedangkan cat dasar kayu yang tidak digunakan untuk warna solid, tidak akan menutup warna dan serat kayu.

  • Salah memilih warna

Kesalahan dalam memilih warna cat kayu paling sering dilakukan. Warna yang ditawarkan di toko berbeda dengan hasil finishing pada pintu Anda. Setelah cat mengering warna yang dihasilkan tidak sesuai harapan.

9 Kesalahan Menggunakan Cat Kayu Pintu yang Harus Dihindari
Salah memilih warna untuk pintu

Hal ini disebabkan warna kayu mempengaruhi warna cat yang diaplikasikan. Biasanya bermasalah ketika Anda akan mengaplikasikan warna natural. Sebaiknya tanyakan pada penjual jenis kayu apa yang digunakan dan warna apa yang cocok.

Pemilihan warna ini juga membutuhkan percobaan khusus. Anda bisa mengaplikasikan sedikit cat pada bagian pintu yang tidak terlalu terlihat. Perhatikan warna yang dihasilkan serat berapa jumlah lapisan yang dibutuhkan untuk mendapat warna sesuai.

  • Kesalahan menggunakan isolasi

Menghindari melepas pintu dan perangkat keras maka isolasi adalah alternatif yang tepat. Namun seringkali kesalahan dalam menggunakan isolasi tersebut akan membuat cat yang mengering mengelupas.

Jika Anda tidak melepas isolasi dalam waktu yang tepat yakni satu jam setelah cat diaplikasikan maka perekat merusak lapisan cat. Cat di samping isolasi akan ikut terangkat dan membuat finishing pada pintu tidak rapi.

  • Lubang yang diperbaiki dengan dempul terlihat

Pada bagian pintu yang rusak biasanya akan diperbaiki dengan dempul. Lubang bekas rayap atau paku sangat mudah diperbaiki dengan dempul. Hanya saja memilih warna dempul yang berbeda akan mengakibatkan warna finishing tidak menyatu.

Akhirnya setelah dilapisi dengan cat akan terlihat bekas pendempulan. Cara memperbaikinya adalah dengan menisik yaitu hanya memberikan warna khusus pada bagian tersebut. Dilakukan hingga warna pada bagian tersebut sama dengan yang lainnya.

Kesalahan cara mengecat pintu kayu dengan politur atau dengan cat duco diatas kapan saja bisa terjadi. Anda hanya perlu melakukannya dengan cermat dan hati-hati. Terlebih dalam pemilihan merk cat pintu kayu yang bagus.

Tidak semua bahan finishing mudah diterapkan dan memberikan hasil yang maksimal. Beberapa bahan finishing bahkan memberikan hasil yang tidak rata sebaik apapun teknik yang digunakan. Masalahnya ada terdapat pada formulasi cat.

Pastikan Anda menggunakan produk cat kayu pintu yang terbaik dan tahan lama. Cat harus bisa menutup semua permukaan kayu dengan sempurna. Proses aplikasi juga mudah tidak harus menggunakan alat khusus seperti spray gun.

9 Kesalahan Menggunakan Cat Kayu Pintu yang Harus Dihindari

Seperti produk Biovarnish yang proses aplikasinya mudah yaitu dengan kuas dan pelarut air. Pada proses finishingnya Anda bahkan tidak perlu menjemur pintu. Jika Anda mengecat di dalam rumah, Biovarnish akan mengering dengan cepat.

Waktu kering yang dibutuhkan setiap lapisan adalah 60 menit. Dalam waktu tersebut Anda hanya perlu menunggu. Tidak menimbulkan bau di dalam ruangan selama proses pengecatan dan pengeringan berlangsung.

Hindari kesalahan mengecat dan pilihlah bahan finishing yang tepat. Hasil terbaik finishing pintu kayu terbaik akan terlihat dari cara dan produk yang digunakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X