cat anti rayap

Proses Persiapan Kayu agar Tahan Rayap hingga Finishingnya

Mengalami masalah dengan kayu yang berayap? Menemukan banyak rayap pada furniture baru yang telah Anda buat sendiri? Hati-hati jika Anda menggunakan kayu pada lemari buku maka rayap bisa saja merusak kumpulan buku di rumah. Masalah rayap ini harus lebih diperhatikan pemilik rumah sekal awal.

Jika Anda hendak menggunakan kayu sebagai material perabotan maka sebaiknya kenali kualitas kayu apa yang sebaiknya digunakan. Jika Anda hendak menggunakannya sebagai tempat penyimpanan barang berharga yang mudah rusak pilih kualitas kayu yang kuat dan tahan rayap. 

Namun jika Anda berencana menggunakan perabotan sebagai hiasan seperti bingkai kaca atau furniture berukuran kecil yang jarang digunakan, tidak masalah menggunakan kayu yang murah. Apapun jenis kayunya perawatan berupa treatment kayu dan juga pengecatan wajib dilakukan. 

Treatment dilakukan agar kayu memiliki kekuatan dari dalam dimana jamur dan juga rayap tidak mudah muncul. Sedangkan cat akan melindungi kayu dari luar. Lapisan coating yang dibentuk akan membuat kayu lebih tahan terhadap gangguan seperti panas matahari, hujan serat perubahannya. 

Treatment Kayu Tahan Rayap Sebelum Finishing

Belajar sejak dini apa saja treatment yang dibutuhkan kayu agar bertahan lebih lama. Ada banyak sekali jenis treatment kayu seperti BioCide Insecticide. Bahan ini berfungsi mencegah rayap masuk ke dalam pori kayu sehingga membuatnya lebih bertahan lebih lama. 

BioCide Insecticide merupakan bahan cat yang umum digunakan bagi pengrajin dan juga pabrik kayu. Jika Anda adalah DIY maka mengaplikasikan bahan anti rayap sebelum finishing adalah hal yang wajib. Terutama jika Anda menggunakan kayu yang lunak seperti kayu pinus. 

Proses aplikasinya mudah karena hanya membutuhkan air sebagai bahan pelarutnya. Berikut ini beberapa langkah aplikasi yang harus Anda perhatikan. 

  • Amplas permukaan furniture, pastikan tidak ada lapisan coating, kotoran, debu hingga minyak yang melapisi permukaannya. Bersihkan seluruh debu amplas. 
  • Campurkan BioCide Insecticide dengan air, perhatikan perbandingannya dalam kemasan. Campurkan dalam wadah terpisah. 
  • Kuaskan bahan ke seluruh permukaan kayu hingga merata.
  • Diamkan kayu dengan diangin-anginkan saja hingga benar-benar mengering. Jika sudah kering artinya bahan telah menyerap dan proses treatment telah selesai. 
Baca Juga:  Dasar-Dasar Mengecat Kayu dengan Berbagai Bahan Finishing

Perhatikan Keamanan Penggunaan Obat Anti Rayap

Semua jenis bahan anti rayap untuk kayu merupakan obat yang sangat keras. Walaupun bahan pelarutnya adalah air Anda harus memperhatikan petunjuk keamanan penggunaannya. Bahan anti rayap bisa menimbulkan efek iritasi dan bahaya kesehatan lainnya. 

Sangat penting Anda memperhatikan beberapa keamanan penggunaannya berikut ini:

  1. Pastikan udara kering, tidak hujan dan panas. Anda bisa mengaplikasikan bahan di ruangan terbuka atau tertutup. Pastikan saja ventilasi udara berjalan dengan baik. 
  2. Kenakan masker dan juga sarung tangan untuk menghindari kontak langsung dengan tubuh. Anda juga bisa menggunakan kacamata untuk melindungi mata. 
  3. Jika bekerja di dalam ruangan, pastikan pencahayaan yang disediakan cukup terang. Jangan bekerja di tempat gelap karena bisa saja semua area tidak teraplikasi dengan benar. 
  4. Jika terkena bahan anti rayap segera bersihkan dengan air bersih agar tidak menimbulkan iritasi berkelanjutan. 

Memperhatikan keamanan merupakan salah satu kesiapan Anda untuk melakukan finishing. Jika tidak memperhatikannya resiko masalah penyakit kulit bahkan mempengaruhi panca indera bisa terjadi. 

Finishing Kayu dengan Biovarnish agar Tahan Rayap

Cara membuat kayu lebih tahan rayap selanjutnya adalah finishing. Pengecatan wajib dilakukan kecuali jika Anda ingin mendapatkan hasil finishing transparan dengan Beeswax atau Linseed Oil. 

Hasil finishing yang menggunakan lapisan coating akan memberikan warna khusus pada kayu. Anda bisa menggunakan warna-warna kayu dan membuat tampilan kayu lebih tajam. Biovarnish adalah produk yang perlu digunakan dan memiliki bahan anti rayap lengkap. 

Proses aplikasinya sangat mudah yaitu dicampur dengan air dan diaplikasikan menggunakan kuas. Terdapat empat langkah untuk menciptakan lapisan coating yang sangat kuat dan tahan lama. 

Dimulai dengan aplikasi wood filler, liquid stain, sanding sealer dan juga clear coat. Keempat produk dari Biovarnish ini bisa diaplikasikan dengan mudah, cepat dan hemat. Alat yang dibutuhkan adalah kuas dengan bulu nilon baru, wadah untuk melarutkan, amplas aluminum oxide, kain lap kering. 

Baca Juga:  Waspadai Bahaya Finishing Menggunakan NC!

Proses Aplikasi Pertama dengan Biovarnish Wood Filler

Langkah aplikasi pertama hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit saja. Aplikasikan wood filler dengan scrape ke seluruh permukaan kayu dengan rata. Diamkan kayu agar mengering selama 20 menit tanpa harus dijemur. 

Jika sudah kering lanjutkan dengan pengamplasan menggunakan kertas amplas grit 240. Amplaslah hingga warna kayu dan seratnya terlihat. Jika sudah segera bersihkan debu amplas dengan kain. Anda bisa mengulangi aplikasi khususnya pada area kayu berlubang yang belum berubah menjadi rata.

Proses Aplikasi Biovarnish Liquid Stain

Pilihlah warna liquid stain yang tersedia dari 20 jenis warna. Kemudian campurkan bahan dengan air hingga mendapatkan viskositas 11-12 detik NK2. Aduk merata hingga tidak ada bahan yang mengendap. Anda bisa mengaduk setiap kali akan menguasakan ke seluruh permukaan kayu.

Kuaskan bahan ke seluruh permukaan searah dengan serat kayu. Lanjutkan dengan proses pengeringan selama  60 menit tanpa harus dijemur. Cukup angin-anginkan saja dalam ruangan. Jika sudah kering lanjutkan dengan pengamplasan ambang dengan amplas grit 400. 

Bersihkan debu amplas dan perhatikan warnanya. Anda bisa mengulangi aplikasi jika warna dari liquid stain belum merata. Kuasai aplikasi dengan kuas untuk mendapatkan hasil finishing yang halus. 

Proses Aplikasi Biovarnish Sanding Sealer

Bahan ini berfungsi untuk memberikan lapisan kuat antara liquid stain dan juga clear coat. Anda bisa mengaplikasikannya sesudah liquid stain selesai diaplikasikan. Dengan adanya sanding sealer warna dari liquid stan akan bertahan lebih lama. 

Proses aplikasinya sangat mudah, cukup dengan mencampurkan sanding sealer dengan air, Ikuti perbandingan yang tertera dalam kemasan cat. Aduk merata, larutan dari sanding sealer berwarna transparan. Jadi pastikan tidak ada bahan yang mengendap. 

Baca Juga:  Apa Itu Sanding Sealer Kayu dan Cara Aplikasinya

Kuaskan sanding sealer searah dengan serat kayu seperti sebelumnya. Jika sudah merata tunggu kering tanpa harus dijemur. Diamkan cat mengering baru di amplas secara ambang. Anda hanya perlu mengaplikasikan satu lapisan coating saja. 

Proses Aplikasi dengan Biovarnish Clear Coat

Ada dua jenis clear coat yang tersedia yaitu matte dan gloss, Anda bisa memilih salah satunya sesuai dengan kebutuhan. Lapisan terakhir ini lah yang akan membentuk film kuat. Fungsinya melindungi kayu dari panas, hujan hingga perubahannya. Bahan pelarut yang digunakan adalah air. 

Cara menggunakannya adalah dicampurkan dengan air terlebih dahulu. Aduk cat dalam wadah terpisah kemudian kuaskan ke seluruh permukaan secara merata. Ingat arah penguasan harus sesuai dengan serat kayu. 

Proses pengeringannya berbeda, Anda harus mendiamkan kayu selama 24 jam atau semalaman. Pastikan ruangan kering dan bersih, hindari menyimpan di ruangan lembab atau sering digunakan anak-anak. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X