pernis-untuk-pintu-dengan-biovarnish

Melamin VS Pernis Untuk Pintu Utama Hunian Aman dan Raman Lingkungan

Manakah yang lebih baik, melamin atau pernis untuk pintu berpenampilan menarik dan juga lebih aman dan ramah lingkungan? Temukan jawabannya dalam artikel ini.

pernis-untuk-pintu-dengan-biovarnishAda banyak sekali produk finishing yang dijual di pasaran dunia. Semua produk finishingetrsebut tentua akan memenuhi keingnan Anda dalam memberikan tampilan yang menarik pada furniture atau semua produk olahan kayu seperti kusen, pintu, jendela, dll. Produk yang paling sering digunakan sejak lama hingga sekarang adalah melamin dan juga pernis. Keduanya akan memberikan lapisan film yang transparan dan juga lapisan film yang kuat dalam melindungi serat kayu. Melamin adalah produk dengan tingkat glossy paling tingi sangat banyak disukai “tampilan seperti plastik” lebih tepatnya. Kayu yang dilapisi oleh melamin akan terasa sangat mewah sekali karena high gloss yang diberikan menimbulkan kemewahan tersebut. Sayangnya melamin tidak bisa digunakan untuk furniture eksterior karena sifatnya yang tidak tahan terhadap cuaca membuat melamin akan cepat retak karena panas matahari. Melamin hanya digunakan untuk furniture interior saja. Sangat berbeda dengan pernis kayu untuk pintu utama di rumah Anda. Pintu yang memiliki dua sisi membutuhkan lapisan film yang lebih kuat seperti yang ada pada pernis. Sisi luar pintu akan sering terkena panas matahari yang tidak bisa ditahan oleh melamin.

Berbeda halnya jika pintu yang akan dilapisi adalah pintu kamar atau pintu kamar mandi. Anda bisa menggunakan melamin untuk melapisi dan memberikan tampilan menarik pada pintu. Kelemahan terbesar melamin adalah bahayanya bagi kesehatan tubuh. Simak kelanjutan tentang bahaya cat melamin dalam artikel ini. Beralih pada pernis pintu, pernis dibuat dari bahan-bahan seperti resin, drying oil dan thinner atau solvent. Sehingga bahan dasar pernis kebanyakan adalah solvent yang telah diekathui solvent juga memiliki bahaya yang tidak jauh berbeda dengan melamin. Perkembangan teknologi mengatakan hal lain tentang perkembangan pernis. Pernis yang dulunya menggunakan solvent sekarang telah dimodifikasi menggunakan campuran air. Dengan menggunakan campuran air tentu sudah jelas pernis tidak akan berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga:  Rahasia Mengembalikan Tampilan Decking Seperti Baru

Seperti Apa Melamin dan Bahayanya Bagi Kesehatan

bahaya-cat-melaminSebelum memilih produk melamin atau pernis untuk pintu utama rumah Anda sebaiknya pahami dahulu seperti apakah melamin. Sangat penting untuk memahami seperti apakah melamin itu. Karena saat ini masih banyak juga pengrajin furniture kayu yang menggunakan produk melamin. Melamin mulai muncul untuk menggantikan posisi bahan finishing yang disebut dengan shellac gum. Cat melamin adalah bahan finishing tradisional yang menggunakan thinner sebagai bahan pelarutnya. Banyak sekali kandungan kimia berbahaya atau beracun bagi tubuh bahkan mengancam keamanan lingkungan. Kandungan tersebut meliputi fomaldehyde, accetone, toluen, merkuri, dll. Pada saat diaplikasikan, bahan kimia yang berbahaya tersebut akan menyebar ke dalam seluruh ruangan. Setelah selesai aplikasi pun, kandungan berbahaya pada melamin juga akan menyebar melalui udara di ruangan. Bahan yang menguap tersebut sangat berbahaya jika dihirup oleh Anda dan keluarga di rumah. Melamin hanya membutuhkan aplikasi yang simple dan juga memiliki hasil yang halus dan rata.

Untuk mengaplikasikan melamin, dibutuhkan dua komponen yaitu hardener dan juga thinner. Campurkan melamin dengan hardener perbandingan 9:1 kemudian tambahkan thinner 40%-60% dan diaduk hingga homogen. Dibutuhkan spray gun untuk aplikasi ke seluruh permukaan kayu, dengan spray system permukaan kayu akan lebih halus dan rata. Akan tetapi dalam menggunakan spray gun kecepatan finishing akan berkurang selain itu banyak bahan cat melamin yang terbuang. Tentu saja Anda akan mengalami keborosan sehingga memebuat budget membengkak.

Masalah kesehatan akan penggunaan cat memang tak kunjung berhenti karena masih banyak pengrajin furniture yang menggunakan bahan finishing seperti melamin. Padahal bagi Anda kostumer akan banyak sekali bahaya yang dialami baik jangka pendek dan jangka panjang. Banyak efek burunk yang dibawa cat pada ibu hamil, bayi, anak-anak bahkan Anda yang menghirup ruangan penuh dengan uap melamin. Dalam jangka pendek Anda bisa merasakan pusing, muntah, batuk, sesak napas, iritasi mata, dll. Pada jangka panjang akan banyak juga yang akan ditimbulkan seperti keguguran, kecerdasan otak anak menurun, penyakit kanker mematikan pada otak, hidung, tenggorokan bahkan penyakit leukimia. Mengetahui bahya tersebut seharusnya Anda lebih waspada dalam penggunaan produk cat melamin.

Baca Juga:  Produsen Pernis Interior Yang Aman dan Ramah Lingkungan

Perbandingan Melamin Dan Pernis Untuk Pintu Terbaik

Harga melamin yang sangat mruah menjadi penyebab utama banyaknya pengrajin furniture yang menggunakannya. Akan tetapi jika Anda mempertimbangkan masalah kesehatan yang tadi telah dipaparkan, produk melamin seharusnya sudah tidak digunakan. Di awal paragraf tadi telah dijelaskan mengenai pernis untuk pintu yang berbahan dasar air. Pernis ini disebut juga dnegan acrylic water based. Jika dibandingakna antara melamin dan juga Melamin VS Pernis Untuk Pintu Utama Hunian Aman dan Raman Lingkunganacrylic water based tentu sangat mencolok. Dari segi kemanan saja misalnya, acrylic water bssed lebih aman karena hanya berbahan dasar air bukan solvent yang berbahaya. Bahkan saat ini acrylic water based sudah banyak ditemukan di Indonesia. Bagi Anda yang masih bingung membedakan antara melamin dan juga pernis untuk pintu utama dirumah, cermati perbandingannya berikut ini:

  1. Kekuatan adhesion, sisi kerekatan atau adhesi untuk melamin tidak terlalu bagus. Melamin sangat mudah retal atau cracking terutama jika digunakan pada furniture eksterior. Berbeda dengan acrylic water based yang memiliki adhesi bagus sehingga bisa digunakan untuk furniture eksterior.
  2. Tahan cuaca, seperti yang telah dikatakan pada kekuatan adhesi melamin mudah cracking. Hal ini dipengaruhi oleh ketidak mampuan melamin menahan panas atau hujan. Tentu saja dengan kelemahan ini akan merugikan Anda. Acrylic water based berbeda karena mampu melindungi furniture eksterior. Bahkan beberapa cat acrylic water based memang disarankan untuk penggunaan eksterior.
  3. Melamin VS Pernis Untuk Pintu Utama Hunian Aman dan Raman LingkunganMasalah transparansi selau muncul ketika menggunakan melamin. Cat melamin memiliki efek yellowing atau menguning. Padahal warna kuning ini akan mempengaruhi furniture tampat tidak menarik. Warna yang menguning tidak terjadi ketika Anda menggunakan cat acrylic water based.
  4. Aplikasi, dilihat dari cara aplikasi nya, cat melamin membutuhkan spray gun untuk mendapatkan hasil yang halus dan rata. Alat ini tentu saja menyulitkan Anda yang hanya ingin mengecat pintu saja. Anda bisa menggunakan cat acrylic water based yang bisa diaplikasikan juga dengan kuas tetapi memiliki hasil maksimal seperti Biovarnish.
Baca Juga:  Lantai Bambu untuk Interior Rumah yang Unik dan Khas

Keempat perbandingan di atas antara melamin dan juga pernis untuk pintu di rumah Anda semoga bisa membantu Anda dalam memilih produk pernis. Sangat jelas jika melamin sebaiknya sudah tidak digunakan lagi. Di negara-negara Eropa penggunaan cat melamin sebagai bahan pelapis yang bagus pada furniture sudah dilarang. Pelarangan ini dipertimbangkan untuk kesehatan manusia dan lingkungan di mana furniture di cat melamin tersebut diletakan. Kebanyakan cat melamin masih digunakan di wilayah Asia seperti Indonesia. Maka dari saat ini juga seharusnya Anda lebih waspada pada produk cat yang akan digunakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X