Cara Finishing Lantai Kayu dengan Biovarnish dan Biothane

Cara Finishing Lantai Kayu dengan Biovarnish dan Biothane

Memilih untuk menggunakan lantai kayu untuk hunian rumah Anda adalah keputusan yang sangat penting. Sebelum memilih jenis lantai Anda harus mengetahui bagaimana cara pemasangan dan perawatannya. Kayu merupakan material yang memerlukan perawatan sangat tinggi.

Perawatan dari lantai kayu sebanding dengan hasil yang diberikan. Lantai kayu memiliki banyak keuntungan untuk digunakan. Lantai tidak akan membuat banyak cedera khususnya bagi Anda yang memiliki anak-anak.

Lantai kayu juga akan memberikan kesan hangat dalam ruangan. Mereka yang memilih untuk menggunakan lantai kayu akan lebih hemat dan tidak perlu mengganti dengan lantai baru. Lantai kayu lebih tahan lama dibandingkan lantai keramik atau marmer yang mudah rusak.

Baca Juga : biovarnish walnut brown untuk interior furnitur dari kayu jadi anda

Ketahanan dari lantai kayu tergantung dengan bahan finishing yang digunakan serta perawatan secara berkala. kebersihan lantai kayu sangat penting diperhatikan untuk menjaga kondisi tampilannya tetap seperti baru.

Mengapa lantai kayu lebih banyak digunakan pada rumah dengan empat musim dibandingkan negara tropis seperti di Indonesia? Negara dengan empat musim membutuhkan kayu untuk menjaga rumah mereka tetap hangat pada musim dingin.

Baca Juga : teknik finishing kayu jati dengan warna walnut brown

Lantai kayu juga memiliki kemampuan mengembang dan menyusut sesuai sesuai perubahan cuaca. Perubahan ini akan memberikan pengaruh yang besar pada negara empat musim.

Namun perawatan mereka lebih mudah di sana. Berbeda dengan negara tropis seperti di Indonesia. Curah hujan yang tinggi membuat lantai kayu cepat sekali untuk berjamur. Musuh terbesar dari kayu adalah air yang bisa berasal dari hujan.

Rumah tradisional Indonesia banyak yang menggunakan kayu dalam bentuk rumah panggung. Alasannya adalah menghindari lantai kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah. Kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah di negara tropis memiliki resiko kerusakan yang lebih tinggi.

Kini Anda tidak perlu khawatir lagi kerusakan pada lantai kayu di rumah yang disebabkan oleh kelembaban di negara tropis. Pemasangan yang tepat, jenis kayu yang kuat dan bahan finishing yang sesuai dapat membuat lantai kayu bertahan lebih lama.

Pemasangan lantai kayu pada sebuah rumah harus diatas rangka sehingga tidak akan bersentuhan langsung di atas tanah. Selain itu juga jenis kayu yang dipilih harus kuat terhadap kelembaban seperti jati, merbau dan sonokeling.

Bahan finishing yang dipilih haruslah bahan finishing yang mengandung bahan anti jamur dan mampu menciptakan lapisan film kuat. Biovarnish adalah salah satu bahan finishing yang bisa digunakan untuk lantai kayu.

Produk Biovarnish Terbaik untuk Lantai Kayu

Biovarnish adalah cat water based yang banyak digunakan untuk menggantikan pernis plitur konvensional seperti shellac. Anda akan dilihat lantai kayu dengan warna natural yang memiliki lapisan film kuat.

Anda bisa mendapatkan berbagai warna, memperbaiki cacat lantai kayu dan memberikan lantai yang tahan gores. Selain Biovarnish, Anda juga membutuhkan Biothane yang merupakan bahan polyurethane yang akan menciptakan lapisan ilmu terkuat.

Cara Finishing Lantai Kayu dengan Biovarnish dan Biothane

Di sisi lain Biovarnish menjadi cat dasar kayu dan pewarna lainta kayu yang menarik, Biothane memberikan lapisan film transparan yang sangat kuat. Apabila dijabarkan Anda membutuhkan tiga produk berikut ini untuk finishing lantai kayu:

  • Biovarnish wood filler

Produk pertama yang perlu digunakan adalah wood filler yang merupakan dempul kayu. Anda perlu mengisi pori kayu yang berfungsi sebagai penyumbat agar kelembaban tidak menyerang.

Wood filler Biovarnish tersedia dalam empat macam warna yaitu jati, mahoni, ramin dan sungkai. Anda bisa memilih salah satunya sesuai hasil finishing yang dibutuhkan. Wood filler Biovarnish dibuat berukuran sangat kecil sehingga dapat mengisi seluruh jenis pori kayu.

  • Biovarnish wood stain

Produk kedua yang perlu diaplikasikan adalah Biovarnish wood stain. Wood stain merupakan pewarna kayu yang akan memberikan pigmen pada kayu. Masih terbuat dari bahan dasar air jadi Anda akan mendapatkan warna yang tajam setelah mengering.

Anda bisa memilih berbagai macam warna yang terdiri dari 20 warna natural. Pemilihan warna disesuaikan dengan kebutuhan jenis kayu yang digunakan. Mulai dari warna gelap hingga terang natural akan Anda dapatkan.

  • Biothane

Produk ketiga sekaligus produk terakhir yang akan Anda gunakan adalah Biothane. Masih terbuat dari air, bahan utamanya adalah polyurethane yang sangat kuat menciptakan lapisan film.

Produk Biothane banyak digunakan tidak hanya pada lantai kayu dalam rumah dan juga dek kolam renang atau kamar mandi. Anda bisa aman menyerahkan perlindungan dengan produk ini. Lantai kayu akan lebih tahan gores dengan Biothane.

Pilihan Warna Biovarnish Terbaik untuk Lantai

Memilih warna termasuk faktor penting, jangan sampai salah memilih warna atau nantinya Anda perlu mengaplikasikan cat ulang. Apakah warna yang cocok untuk lantai kayu? Pilihan warna ini bisa mengacu pada gaya yang dipilih.

Sebagian besar pemilik rumah akan memilih warna kayu yang lebih gelap agar ruangan terlihat lebih luas dan mewah. lantai kayu sendiri sudah menciptakan gaya yang mewah dan dengan warna yang gelap Anda akan mendapatkan suasana yang berbeda.

Cara Finishing Lantai Kayu dengan Biovarnish dan Biothane

Warna gelap menjadi pilihan utama, berikut ini beberapa pilihan warna dari Biovarnish wood stain yang penuh dengan nuansa gelap:

  1. Black, pilihan warna black tidak akan menutup serat kayu dan justru memperlihatkannya. Anda bisa menggunakan warna wood stain black jika ingin serta kayu sangat terlihat.
  2. Sonokeling, warna kedua ini menyerupai warna kayu sonokeling. Aabila Anda tidak menggunakan kayu sonokelings etidaknya Anda bisa mengimitasi warnanya dari Biovarnish wood stain sonokeling.
  3. Papua rose, warna yang gelap kemerahan akan memberikan kesan estetik dalam ruangan Anda. Lantai kayu yang menggunakan Biovarnish wood stain papua rose akan menciptakan ruangan khas negara tropis.
  4. Walnut brown, jika ingin menikmati nati kayu yang khas dengan nuansa barat Anda bisa memilih warna ini. Kayu walnut tidak berasal dari Indonesia setidaknya Anda bisa mendapatkan warna tersebut pada lantai kayu dari Biovarnish wood stain walnut brown.

Cara Aplikasi Biovarnish untuk Lantai Kayu

Proses finishing sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. proses finishing yang berulang membutuhkan alat khusus untuk finishing lantai kayu. Berikut ini proses yang bisa Anda ikuti:

  • Persiapan

Amplas seluruh permukaan lantai kayu yang telah terpasang. Vakum lantai untuk menghilangkan debu kayu. Aplikasikan wood filler yang telah dicampur sedikit air dengan scrape yang lebar dan ratakan.

Tunggu kering kemudian lanjutkan dengan pengamplasan kembali. Amplas hingga permukaan merata dan tidak ada lantai yang berlubang. Lanjutkan dengan vakum untuk menghilangkan debu.

  • Aplikasi wood stain

Campurkan wood stain dengan air, aplikasikan dengan pad ke seluruh permukaan lantai. Ingat dilakukan searah serat kayu. Tunggu lapisan ini kering dan amplas kembali kemudian vakum untuk mengangkat debu.

Cara Finishing Lantai Kayu dengan Biovarnish dan Biothane

Anda bisa mengaplikasikan wood stain hingga mendapatkan warna yang diinginkan.

  • Aplikasi Biothane

Campurkan Biothane dengan air kemudian aplikasikan pada lantai kayu yangs udah kering dan bersih dengan pad. Ratakan searah serat kayu. Proses kering perlu waktu semalaman sebelum Anda mulai memindahkan barang-barang ke dalam ruangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X