Sudahkah menggunakan Wood Stain Liquid Spray untuk Jalusi Kayu yang Aman?

Ada yang tahu apa itu jalusi kayu? Anda pasti masih asing dengan istilah ini, padahal jalusi adalah salah satu bagian dari rumah yang sangat penting. Jika Anda berkunjung ke rumah-rumah kuno perhatikan bagian jendela atau tempat sirkulasi udaranya. Pasti Anda akan melihat kayu yang disusun dan diposisikan miring yang memiliki jarak satu sama lain. 

Jarak yang dibuat tersebut membuat udara bisa masuk, inilah fungsi dari jalusi. Ya. jalusi adalah salah satu model untuk jendela, modern ini material untuk jalusi sendiri bukan hanya kayu tetapi juga kaca. Namun kayu tetap menjadi favorit karena mudah untuk dirawat dan tak mudah pecah. 

Jalusi kayu membutuhkan perawatan secara berkala seperti membersihkan debu dan juga mengecatnya ulang. Fungsinya adalah agar udara yang masuk tetap bersih dan tampilan jalusi tetap sempurna. 

Ketika Anda hendak melakukan refinishing pada jalusi ada hal yang harus diperhatikan yaitu wood stain yang seperti apakah hendak digunakan. Pemilihan bahan finishing ini sangat penting karena akan mempengaruhi tampilan dan fungsinya sebagai tempat sirkulasi udara. 

Mengapa Jalusi Kayu Harus di finishing dengan Stain yang Aman?

Jangan hanya memperhatikan warna, tetapi perhatikan juga mengenai keamanan dari sebuah bahan finishing termasuk stain. Cat seperti stain dibentuk oleh binder, colorant dan juga liquid. Binder atau yang disebut resin ini adalah bahan utama dari sebuah cat. Kemudian semua bahan cat tersebut membutuhkan bahan pelarut yang kompatibel supaya nantinya mudah digunakan. 

Bahan pelarut inilah yang akan membedakan dengan lebih mudah apakah cat tersebut aman atau tidak. Cat yang aman memiliki bahan pelarut air bukan solvent. Bagi kebanyakan orang masih mengenal bahwa semua cat terbuat dari bahan solvent. Sayangnya tidak lagi, karena solvent memiliki kandungan volatile organic compound (voc) atau bahan organik yang berbahaya. 

Baca Juga:  Ingin Berhasil Mengaplikasikan Cat Duco Kayu Warna Putih? Intip Disini

Jenis bahan organic adalah timbal, formalin, merkuri yang nantinya saat cat mengering bahan tersebut menguap dan menimbulkan polusi udara. Bukankah sangat berbahaya jika Anda menggunakan stain ber solvent padahal fungsi jalusi sendiri sebagai tempat sirkulasi udara? 

Oleh karena itu akan lebih aman jika Anda menggunakan stain berpelarut air yang tak mengandung voc tersebut. Pada saat cat menguap hanya ada kelembaban yang berubah menjadi partikel di udara. Lalu apakah produk stain water based apa yang bisa digunakan?

Liquid Stain Water Based Pilihan Terbaik

Akan lebih baik jika Anda menggunakan produk stain water based terbaik sesuai yang dibutuhkan. Tak semua stain water based mudah diaplikasikan dan memberikan hasil warna menarik, aman serta bertahan lama. Anda bisa mempercayakan pada produk Biovarnish liquid stain yang merupakan wood stain water based. 

Mengapa Biovarnish liquid stain? Karena produk ini dibuat dengan mengikuti regulasi European Chemical Agency (ECHA) dan juga Environmental Protection Agency (EPA). Kedua regulasi tersebut mengatur berapa jumlah voc yang diperbolehkan dalam sebuah cat sehingga penggunaannya tetap aman. 

Ciri utama keamanan dari Biovarnish ini adalah tidak menimbulkan bau. Sangat berbeda dengan stain solvent yang menimbulkan bau menyengat setelah tutup kaleng dibuka. Artinya tak ada bau amonia yang keluar dan berdampak buruk pada udara lingkungan. 

Kelebihan dari Biovarnish liquid stain tak berhenti dari segi keamanannya saja. Ada beberapa keuntungan yang akan Anda rasakan setelah nanti menggunakannya secara langsung. 

  1. Proses aplikasi bisa menggunakan kuas atau spray sesuai dengan alat yang dimiliki
  2. Cat yang cepat mengering memungkinkan Anda lebih cepat menyelesaikan finishing. 
  3. Pilihan warna lengkap yang cocok untuk berbagai jenis kayu yang digunakan. 
  4. Daya tahan terhadap sinar uv tinggi sehingga membuat warna tak mudah pudar. 
  5. Tahan terhadap perubahan cuaca dan cat fleksibel sehingga tak mudah retak. 
Baca Juga:  Cara Menyamakan Cat Pintu Kayu Jati Belanda dengan Aman

Proses Mengecat Jalusi dengan Biovarnish 

Mengingat bentuk dari jalusi yang cukup berdempetan bukankah sulit untuk melakukan refinishing? Memang benar, mengecat jalusi memiliki resiko hasil yang tidak rapi lebih tinggi. Apalagi jika Anda baru pertama kali melakukan pengecatan. Namun jangan khawatir karena Biovarnish liquid stain akan memberikan pengalaman mengecat lebih mudah. 

Adapun langkah yang harus diikuti adalah mengamplas dan menguas. Bahan yang dibutuhkan bukan hanya liquid stain tetapi juga sanding sealer serta clear coat. Clear coating berfungsi sebagai pengganti pernis yang hasilnya sama-sama transparan. 

Ikuti langkah berikut ini jika ingin mengecat jalusi kayu supaya rapi. 

Bersihkan dan Amplas Jalusi 

Langkah awal adalah membersihkan seluruh bagian jalusi dengan menggunakan kain yang telah dibasahi. Bersihkan sampai pada sela-sela kayu yang biasanya banyak debu menumpuk. Apabila terdapat kotoran keras yang menempel, gunakan scrape untuk membersihkannya. 

Selesai membersihkan debu dan kotoran, amplas permukaan jalusi. Pengamplasan harus dilakukan tanpa bantuan balok kayu atau mesin amplas bahkan busa. Cukup langsung menggunakan tangan supaya bisa masuk ke setiap sela jalusi. Amplas seluruh sisinya hingga lapisan pernis habis. 

Manfaatkan amplas nomor 180 dan 220 secara berurutan dan ganti kertas amplas jika permukaannya sudah mulai halus. Selesai mengamplas cek kembali apakah bagian sudut sudah benar bersih dari semua debu amplas. 

Mengaplikasikan Biovarnish Liquid Stain

Jangan lupa untuk terlebih dahulu memilih warna yang tepat dari liquid stain. Anda bisa memilih warna sesuai dengan stain sebelumnya atau memilih warna yang lebih tua. Hindari memilih warna yang lebih terang karena akan menimbulkan belang. Setelah memilih warna bisa langsung mengikuti langkah aplikasinya berikut. 

  1. Campurkan Biovarnish liquid stain dengan air di wadah yang berbeda. Buat perbandingan 2:1 dan aduk hingga homogen. 
  2. Mulai semprotkan larutan stain ke permukaan jalusi hingga merata dan ikuti serat kayu. 
  3. Tunggu lapisan mengering selama 60 menit kemudian amplas ambang. Gunakan amplas nomor 400. 
  4. Bersihkan debu amplas, jika warna masih tidak rata aplikasikan stain sekali lagi. 
Baca Juga:  Finishing Pagar Bambu agar Lebih Tahan Lama dan Berwarna Natural

Mengaplikasikan Sanding Sealer dan Clear Coat Biovarnish

Lapisan setelah liquid stain adalah sanding sealer. Cara aplikasinya sama persis dengan stain, hanya saja Anda perlu membuat satu lapisan tak perlu mengulanginya. Sedangkan aplikasi clear coat juga sama, yaitu membuat satu lapisan dan proses keringnya adalah selama. 

Teknik Menggunakan Spray Gun

Karena bentuk jalusi yang cukup tipis dan berlapis cukup sulit untuk mengaplikasikan cat. Kuas adalah alat yang paling mudah, untuk menyempurnakannya ikuti teknik menggunakan kuas berikuti ini:

  1. Tutup satu sisi jalusi kayu untuk mengecat supaya partikel dari cat tidak bertebaran terlalu luas.
  2. Manfaatkan spray gun airless gun yang mampu memberikan tekanan lebih baik.
  3. Buat viskositas cat yang tepat yaitu 11-12 detik NK2 untuk menghindari efek saging.
  4. Jarak mengecat harus 15 cm supaya warna yang dihasilkan langsung tajam serta cat menempel dengan sempurna.
  5. Sebelum langsung menyemprot Anda bisa mengatur tekanan angin dansemprotkan ke kayu lainnya supaya mendapatkan hasil yang lebih baik.
  6. Buat satu lapisan saja dan semprot ke satu arah tak perlu berulang. Anda bisa mengulanginya kembali setelah mengering.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X