Penggunaan Pemutih Kayu Jati Dan Cara Mengawetkan

Penggunaan Pemutih Kayu Jati Dan Cara Mengawetkan

Kayu adalah material yang memiliki pori, memiliki warna dan juga memiliki cacat baik warna dan juga cacat pada permukaan. Dari kelemahan kayu yang memiliki pori-pori tersebut maka dibutuhkan pengawetan dan juga memperbaiki cacat noda dengan pemutih kayu dan cacat tekstur dengan dempul kayu.

Penggunaan Pemutih Kayu Jati Dan Cara MengawetkanJenis kayu jati yang merupakan kayu dengan kelas keawetan kelas I sangat dicari oleh banyak orang. Sayangnya harga dari kayu jati ini sangat mahal karena untuk kekurangan dari cacat warna dan juga cacat teksturnya sangat sedikit. Tetapi tetap saja membutuhkan pengawetan dan pemutih kayu jati.

Kayu jati yang masih berbentuk pohon, tingginya bisa mencapai 50 meter dengan diameter sepanjang 12 meter.  Pohon jati yang bisa mencapai setinggi itu butuh waktu sekitar 40 tahun lebih karena kecepatan pertumbuhannya yang cenderung sangat lambat.

Warna kayu jati adalah warna emas gelap pada bagain terasnya dan gubalnya berwarna kemerahan ada juga yang putih kecokelatan. Akan tetapi pada beberapa jenis kayu yang baru saja ditebang akan menimbulkan warna kemerahan dan setelah dijemur akan kembali lagi berwarna cokelat muda.

Seringkali setelah selesi dijemur akan muncul bekas noda blue stain walaupun sangat jarang. Jamur blue stain ini butuh disamarkan dengan pemutih kayu jati agar tidak mempersulit pada saat proses finishing. Kayu jati memiliki kandungan minyak yang tidak disukai oleh serangga sehingga kayu jati memiliki tingkat keawetan kelas I.

Cara Penggunaan Pemutih Kayu jati

Penggunaan pemutih kayu jati harus dipilih yang sangat efektif dalam menyamarkan noda blue stain. Selain noda blue stain, kayu jati biasanya memiliki alur minyak pada mata kayu. Alur minyak ini juga dapat disamarkan karena akan menimbulkan warna doreng pada kayu.

Baca Juga:  Cara Mengeluarkan Serat Kayu Pada Rak Kayu Pinus

Salah satu produk pemutih kayu jati yang efektif adalah White Agent 250. Produk ini cara aplikasinya sangat mudah, tidak berbahaya dan sangat efektif. Berikut ini cara aplikasi WA 250 pada kayu jati:

  1. Pastikan permukaan kayu jati sudah bersih dan kering. Lapisan kayu yang kotor akan membuat penetrasi dari bahan WA 250 sulit menyerap.
  2. Campurkan WA 250 dengan air perbandingan 2 bahan dan 1 air atau 1 bahan : 1 air dan aduk hingga rata. Fungsinya untuk menurunkan intensitas bahan agar tidak terlalu putih.
  3. Rendam kayu dalam campuran bahan sekitar 1 hingga 2 jam. Lalu tiriskan dan diamkan pada suhu ruangan jangan dijemur pada panas matahari.
  4. Proses pengeringan membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 4 jam. Dan warna akan berubah menjadi lebih cerah alami. Jika warna dirasa kurang cerah Anda bisa mengaplikasikan bahan kembali.

Cara Mengawetkan Kayu Jati

Mengapa kayu jati perlu diawetkan? Padahal kayu jati sudah termasuk dalam golongan kelas I. Kayu jati tetap butuh di awetkan karena kayu jati masih memiliki pori-pori kayu yang sangat mudah untuk diserang oleh mikro organisme atau serangga bahkan jamur perusak kayu. Pengawetan ini dilakukan untuk memasukan bahan kimia ke dalmam pori kayu tersebut dan masuk ke dalam permukaan kayu setebal beberapa milimeter.

Penggunaan Pemutih Kayu Jati Dan Cara MengawetkanPengawetan ini juga akan membantu kayu lebih tahan terhadap jamur dan serangga apabila digunakan sebagai furniture di luar ruangan. Cara mudah mengawetkan kayu jati adalah dengan BioCide Insecticide dan BioCide Wood Fungicide. Anda cukup mencampurkannya dengan air. Berikut cara pemakaiannya:

  1. Bersihkan permukaan kayu, Anda bisa melakukan proses ini setelah dilakukan proses bleaching.
  2. Campurkan BioCide Insecticide atau BioCide Wood Fungicide dengan air perbandingan 1 : 1000.
  3. Rendam kayu dalam larutan BioCide selama 60 menit kemudian lakukan penjemuran.
  4. Keringkan dalam panas matahari atau dengan di oven hingga didapatkan MC kayu yang standar.
Baca Juga:  Seni Kayu Palet Hanya Dengan Cat Water Based

Sangat mudah cara menggunakan BioCide ini. Yang terpenting adalah Anda harus menggunakan peralatan pengaman lengkap karena bahan pengawet kayu ini tergolong keras. Apabila Anda terkena cipratan bahan maka segera cuci tangan Anda agar tidak sakit kulit atau terkena iritasi.

Penggunaan bahan pengawet ini akan membuat kayu jadi lebih tahan lama. Serangga seperti rayap maupun jamur tidak akan merusak serat kayu karena sudah tidak tertarik dengan lapisan obat pengawet yang telah meresap dalam kayu jati.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X