cat lacquer

Langkah Mudah Mengaplikasikan Lacquer Pada Furniture Kayu

Lacquer adalah bahan finishing yang paling cepat kering dan paling sering digunakan untuk finishing furniture kayu. Hasilnya sangat kuat dibandingkan dengan shellac. Walaupun hasil aplikasinya akan lebih tipis dan harus diaplikasikan hingga beberapa lapisan. Hasil finishing lacquer sendiri memberikan tampilan high glossy,satin dan juga matte yang transparan. 

Lacquer bisa juga diaplikasikan dengan berbagai macam jenis wood stain. Proses pengeringan lacquer yang cepat membuatnya sulit diaplikasikan khususnya bagi para pemula. Sangat tidak disarankan pemula yang sedang belajar untuk menggunakan lacquer. Proses penyemprotan lacquer pun harus sangat diperhatikan. 

Oleh karena itulah alasan terbesar lacquer tidak cocok digunakan pemula. Sangat penting untuk mengetahui tipe lacquer sebelum bekerja menggunakanya. Bahan finishing ini bisa digunakan untuk berbagai jenis kayu namun tidak bisa digunakan pada mahoni. Alasannya adalah bleeding akan lebih mudah muncul. 

Anda bisa mengaplikasikan di atas lacquer dan juga cat berbasis air atau wood filler lacquer. Namun tidak bisa digunakan di atas stain berbasis solvent and wood filler jenis lainnya. Solvent hanya akan membuat lacquer tidak menempel di atas stain atau wood filler. Jadi sebaiknya gunakan semua bahan finishing lainnya dari bahan yang sama. 

Teknik Aplikasi yang Bisa Dilakukan dengan Lacquer

Furniture kayu yang hendak di finishing dengan lacquer harus dipersiapkan dengan baik mulai dari di amplas hingga dilapisi sealer. Semua persiapan ini membutuhkan waktu dan jika Anda bekerja saat akhir pekan sebaiknya persiapkan sejak pagi. Proses pengamplasan biasanya sering memakan waktu tergantung kondisi kayu. 

Menuntut permukaan yang datar, kayu juga harus diberikan wood filler sebelumnya. Pastikan Anda menggunakan wood filler berbasis solvent dan bukan air. Wood filler yang dipilih juga harus memiliki warna sama agar hasilnya tidak belang. 

Apabila Anda berencana menggunakan wood stain, pastikan juga bahwa stain yang digunakan berbasis solvent. Cirinya adalah menggunakan thinner sebagai bahan pelarutnya. Jadi apa saja teknik yang harus diperhatikan baik itu persiapan hingga pengeringan? Yuk simak disini. 

Mengamplas Permukaan Kayu sebelum Finishing

Langkah pertama selalu dimulai dengan pengamplasan. Langkah ini akan disesuaikan dengan permukaan kayu. Jika masih terlalu kasar maka gunakan kertas amplas yang kasar pula seperti nomor 150 atau 180. Tingkat kekasaran ini bisa diraba dan ketika sudah mulai halus gantilah dengan amplas 220.

Proses pengamplasan harus dilakukan searah serat kayu dan bisa juga menggunakan mesin. Pastikan saja kertas amplas menggunakan alat bantu yang membuatnya menjadi rata seperti balok kayu jika Anda mengamplas secara manual. Bersihkan segera debu bekas pengamplasan dengan kain microfiber yang telah dibasahi. 

Mencampur dan Mencoba Menyemprotkan Lacquer

Jangan lupa setelah itu Anda harus membuat larutan lacquer. Campurkan lacquer dengan thinner, untuk jumlahnya Anda bisa melihat pada kemasan. Setiap merk lacquer berbeda-beda dan ingat jangan terlalu banyak menambahkan bahan pelarut karena akan terlalu encer. Cobalah untuk menambahkan sedikit demi sedikit. 

Setelah membuat larutan berhasil, tuang ke dalam tabung spray gun kemudian baru nyalakan kompresor. Usahakan Anda menggunakan spray gun dengan nozzle 1. Setelah itu barulah uji coba dengan menyemprotkan pada permukaan koran atau kayu yang lainnya. 

Uji coba ini harus menghasilkan jarak semprot yang tepat dan hasil penyemprotannya. Cat harus segera menempel pada permukaan kayu tanpa menimbulkan sagging. Berdirikan kayu yang digunakan uji coba untuk mencoba efek sagging. Jika tidak muncul artinya sudah tepat dan tetap pertahankan tekanan dan jarak mengecat. 

Cara Menyemprotkan Pada Permukaan Kayu

Ketika Anda menyemprotkan pada permukaan kayu maka ada beberapa cara yang berbeda. Ketika uji coba Anda mungkin sudah menemukan jarak dan juga tekanan angin. Namun tangan bisa saja masih kaku untuk menggerakan. Penyemprotan juga tidak bisa dilakukan sembarangan dengan asal semprot ke arah yang Anda sukai. 

Lemaskan tangan dan hindari untuk menggerakan pergelangan tangan. Pergerakan tangan harus menyeluruh dan dilakukan dari ujung furniture ke ujung lainnya. Langkah ini untuk menghindari sagging and cat menebal di satu bagian saja. Jangan pernah berhenti menyemprotkan sehingga permukaan akan rata.

Terakhir adalah Anda harus menyemprotkan ke arah horizontal secara menyeluruh hingga rata. Setelah selesai gunakan arah vertikal dan dilakukan ketika lapisan cat pertama masih basah. Oleh karena itu setiap lapisan harus dibuat tipis sehingga nantinya akan lebih cepat kering. 

Proses Pengeringan Lacquer yang Benar

Lapisan lacquer akan mengering lebih dari satu setengah jam dan harus kering sempurna sebelum Anda melapisinya dengan coating kedua. Proses pengeringan ini harus sepenuhnya dilakukan di bawah panas matahari. Jadi pastikan cuaca dimana Anda mengecat sedang cerah. 

Anda harus menjemur tetapi pastikan juga ruang menjemur ini bersih dan bebas debu. Jika terlalu berangin akan membuat debu mudah menempel pada permukaan lacquer yang masih basah. Ketika Anda nantinya sudah selesai masuk ke proses recoating, maka pengeringan terakhir adalah 48 jam. 

Pada saat lapisan terakhir selesai diaplikasikan pertama Anda hanya perlu menjemur selama satu setengah jam. Kemudian sisanya cukup dikeringkan di dalam ruangan selama 48 jam barulah furniture bisa digunakan. 

Proses Recoating Lacquer 

Sebenarnya proses recoating ini bisa dilakukan bisa tidak. Anda bisa melakukannya ketika furniture akan sering digunakan misalnya seperti kursi atau meja tamu. Lapisan lacquer untuk jenis furniture tersebut membutuhkan ketebalan yang cukup dan perlindungan. Sehingga sangat perlu untuk melapisi dua kali. 

Anda juga bisa melakukan proses recoating pada furniture yang sudah lama. Walaupun lapisan coating yang lama Anda tidak mengetahui menggunakan bahan finishing apa, itu tidak masalah. Langkah yang dilakukan cukup mudah dan lebih menghemat waktu. 

Pada proses recoating Anda akan mulai mengamplas permukaan kayu yang lama dengan amplas 150. Lakukan hingga lapisan coating yang lama habis dan ganti dengan amplas nomor 220. Jangan lupa setelah membersihkan debu amplas Anda bisa mulai membuat larutan lacquer. 

Terakhir adalah Anda bisa menyemprotkan dengan cara yang sama ketika mengaplikasikan cat lacquer baru. Pengeringan lapisan terakhir tetap harus didiamkan selama 48 jam setelah penjemuran. 

Tips Mudah Bekerja dengan Cat Lacquer

Bagi pemula cat lacquer memang jenis bahan finishing aja yang sulit untuk diaplikasikan. Namun Anda tetap harus belajar menggunakannya. Nah untuk keberhasilan dalam bekerja dengan lacquer, Anda bisa mengikuti beberapa tips mudah berikut ini. 

  1. Pastikan Anda menggunakan masker atau respirator jika perlu. Cat lacquer adalah cat dengan logam berat tinggi sehingga Anda harus melindungi pernapasan. 
  2. Hindari penyemprotan di luar ruangan. Anda perlu menyemprot di ruangan yang tidak berangin dan pastikan bebas dari debu. 
  3. Menggunakan thinner berkualitas tinggi akan membantu proses pengeringan lebih cepat dan sempurna. Pastikan thinner yang Anda beli tidaklah murah. 
  4. Menggunakan alat semprot artinya bahan finishing yang dibuang akan lebih besar. Oleh karena itu hitung penggunaan cat dua kali lipat untuk berjaga-jaga. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X