Bagaimana Mendapatkan Finishing Enamel yang Halus?

Bagaimana Mendapatkan Finishing Enamel yang Halus?

Apakah Anda pernah menggunakan cat enamel pada kayu atau besi namun tidak mendapatkan hasil yang memuaskan? Jika hal itu terjadi bisa saja karena Anda tidak memanfaatkan cat enamel secara maksimal.

Banyak alasan mengapa tidak mendapatkan hasil finishing dengan permukaan kayu atau besi yang halus. Banyak sebab dan banyak pula macam permukaan yang tidak halus.

Permukaan  bisa saja tidak halus karena adanya brush mark, adanya bintik-bintik debu, permukaan kayu yang timbul bubble dan juga karena permasalahan yang lainnya. Anda akan menemukan berbagai masalah dan akhirnya harus mengulangi pengecatan karena hasil yang tidak rapi tersebut.

Namun bagaimana Anda bisa mengulangi pengecatan jika Anda belum menemukan cara mengecat menggunakan cat enamel untuk mendapatkan permukaan kayu yang halus?

Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan solusinya.

bisakah aluminium dicat ? cari tahu disini jawabannya.

Cara Aplikasi Halus Cat Enamel dengan Kuas

Jika Anda akan melakukan pengecatan menggunakan jenis cat apapun maka persiapan adalah satu faktor yang sangat penting. Anda tidak bisa mengecat pada permukaan kayu atau besi yang kotor, berdebu bahkan masih basah.

Jika material yang akan dicat masih masah maka akan mempengaruhi tingkat kerekatan cat enamel di permukaan material tersebut. Jadi sebaiknya bersihkan terlebih dahulu kemudian jika permukaan kayu masih kasar Anda bisa menggunakan amplas untuk menghaluskannya.

Bagaimana Mendapatkan Finishing Enamel yang Halus?
Aplikasi cat enamel dengan kuas setelah primer.

Lalu gunakan jenis cat enamel water based. Menggunakan cat enamel water based akan menghemat waktu aplikasi karena cat yang mudah kering, mudah diamplas dan juga mudah untuk menghasilkan tampilan yang halus.

Gunakanlah cat kayu besi Orchid yang memiliki 24 pilihan warna solid lengkap bahkan bisa Anda gunakan di dalam ruangan. Siapkan juga kuas untuk mengaplikasikan cat enamel sesuai warna yang Anda inginkan.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk proses pengecatan permukaan halus pada material kayu.

  1. Pastikan kayu kering dan memiliki MC 12, bersih dari debu, kotoran dan juga minyak kayu.
  2. Aplikasikan BioColours Primer Coat putih yang sudah dicampur dengan air kemudian semprotkan secara merata ke seluruh permukaan kayu. Tunggu lapisan primer coat mengering sekitar 60 menit tanpa dijemur langsung cukup diangin-anginkan saja.
  3. Lakukan pengamplasan ambang dengan kertas amplas aluminium oxide no. 400 ke seluruh permukaan. Jika Anda menggunakan jenis kayu gelap seperti sonokeling atau kayu yang memiliki tampilan serat tajam aplikasikan primer coat 2 hingga 3 kali sampai warna kayu beserta serat kayu tertutup.
  4. Kini saatnya Anda menggunakan cat enamel Orchid sesuai dengan warna pilihan Anda. Campurkan cat Orchid dengan air perbandingan 4 bahan banding 1 air. Larutan cat Orchid harus berbanding lebih banyak daripada bahan pelarut.
  5. Aplikasikan cat Orchid dengan kuas satu arah saja jangan sampai arah berlawanan. Aplikasikan dalam satu kali sapuan namun sebaiknya jangan bolak balik. Pastikan ketika setiap Anda mengaplikasikan cat masih dalam keadaan basah bukan setengah kering.
  6. Diamkan kayu selama kurang lebih 60 menit kemudian amplas dengan kertas amplas 400 secara ambang saja. Jika tampilan warna sudah sesuai dengan yang Anda inginkan maka Anda tidak perlu mengaplikasikan cat enamel kembali. Namun jika warna masih belum tajam Anda bisa mengulangi proses aplikasi dua hingga 3 kali.

Hasil akhir pengecatan dengan cat enamel adalah semi gloss, namun jika Anda ingin mendapatkan permukaan kayu tampilan doft maka Anda bisa mengaplikasikan top coat sebagai lapisan terakhir. Gunakan BioColours Top Coat death matte yang sudah dicampur dengan air kemudian Anda bisa menyemprotkan secara merata ke seluruh permukaan kayu.

Lapisan film cat terkahir akan mengering dengan sempurna setelah Anda menunggu selama 24 jam.

Tips Mengecat dengan Cat Enamel

Mendapatkan permukaan kayu dengan cat enamel aplikasi kuas terkadang membuat para pemula masih merasa kesulitan. Jadi sebelum Anda memulai untuk proses aplikasi Anda bisa membaca tips berikut sehingga persiapan mengecat lebih matang dan Anda akan mendapatkan hasil yang sempurna.

Berikut ini tips yang bisa Anda ikuti untuk membantu mendapatkan hasil finishing halus

  • Memilih tempat kerja

Jangan remehkan di mana Anda akan mengecat. Keadaan ruang yang kotor akan memicu debu melekat pada permukaan cat enamel yang mulai mengering. Pastikan ruangan yang akan Anda gunakan bersih dan pastinya bebas debu.

Bagaimana Mendapatkan Finishing Enamel yang Halus?Anda bisa menggunakan garasi Anda dengan jendela atau lubang angin yang tetap terbuka. Walaupun cat water based dapat mengering sempurna dalam ruangan namun ventilasi udara juga tetap dibutuhkan.

Jangan nyalakan kipas angin jika Anda ingin mengeringkan cat enamel dengan cepat. Kipas angin hanya akan membuat debu lembut menempel pada permukaan kayu.

  • Menggunakan cat primer

Anda harus tahu saat yang tepat untuk mengaplikasikan cat primer. Pada material besi atau logam Anda memang tidak membutuhkan primer coat dan bisa langsung mengaplikasikan cat enamel hingga beberapa lapisan.

Alasannya adalah material besi atau logam tidak memiliki pori yang perlu ditutup dan warna atau serat kayu yang juga harus ditutup.

Berbeda dengan material kayu yang membutuhkan primer coat sebagai base coat yang akan menutup permukaan kayu sehingga membantu memberikan perlindungan sekaligus memberikan penampilan yang maksimal.

  • Memilih kuas

Anda akan mengaplikasikan cat enamel dengan kuas berarti Anda harus memilih jenis kuas yang tepat. Jenis kuas tepat meliputi ukuran, harga dan juga jenis bulu kuas yang digunakan.

Anda akan menggunakan cat enamel water based maka sebaiknya Anda menggunakan kuas dengan bulu nylon. Material nylon tidak akan meresap cat water base dan membuat bulu menjadi keras seperti bulu natural.

Pilih ukuran kuas yang tepat sesuai dengan media yang akan Anda finishing. Jika media berukuran besar pilih kuas yang berukuran lebar. Namun jika material Anda berukuran kecil seperti siku maka Anda harus memilih kuas yang berukuran lebih kecil dari material yang akan Anda finishing.

Untuk masalah harga jika Anda adalah seorang yang bukan profesional maka sebaiknya Anda memilih kuas dengan harga mahal yang akan memberikan hasil lebih halus daripada kuas harga yang lebih murah.

Jika Anda telah selesai menggunakan kuas pastikan cuci bersih kuas yang telah digunakan dengan air dan keringkan, Anda bisa menggunakannya di lain waktu.

  • Mendiamkan lapisan kering

Hal ini sangat penting, Anda harus mendiamkan furnitur hingga benar-benar kering. Jangan sampai Anda mengaplikasikan lapisan cat kedua namun cat pada lapisan pertama belum kering benar. Hasilnya akan muncul brush mark bahkan yang lebih parah lagi cat akan mengelupas.

Sebelum Anda mengamplas permukaan cat yang belum kering pastikan Anda sudah mengecek sudah benar-benar kering. Tekankan ibu jari Anda pada bagian material yang tidak terlalu terlihat dan perhatikan apakah masih terdapat bekas sidik jari.

Jika masih diamkan material terlebih dahulu baru Anda bisa memulai pengamplasan.

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Shopping Cart
X