cat-kayu-untuk-kusen

Cara Finishing Kusen Pintu Mahoni, Hasil Rapi dan Mudah Diikuti

Kusen kayu mahoni memiliki warna alami merah hingga merah kecokelatan. Warna ini menjadi daya tarik tersendiri, tetapi juga perlu diperhatikan saat memilih warna finishing. Salah memilih plitur bisa membuat kusen terlihat terlalu merah atau terlalu gelap.

Berikut cara finishing kusen pintu mahoni yang bisa Anda ikuti.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

1. Tutup Area di Sekitar Kusen

Jika kusen sudah terpasang, lindungi bagian dinding, lantai, kaca, dan engsel di sekitarnya. Anda bisa memakai koran, plastik, atau masking tape.

Penutup ini akan mencegah debu amplas dan cipratan bahan finishing mengenai area lain.

2. Amplas Permukaan Kayu

Amplas seluruh permukaan kusen sampai halus. Pengamplasan berfungsi memotong bulu kayu dan serabut kasar yang masih menempel.

Lakukan pengamplasan searah serat kayu agar tidak meninggalkan goresan. Jangan lupa amplas bagian sudut, sambungan, dan lekukan kusen.

Setelah permukaannya halus, bersihkan debu amplas menggunakan kain atau kuas bersih.

promo produk biovarnish sanding sealer

3. Tutup Pori dan Cacat Kayu

Periksa apakah terdapat pori besar, retakan, lubang bekas paku, atau bagian permukaan yang tidak rata. Tutup bagian tersebut menggunakan wood filler.

Campurkan wood filler dengan sedikit air agar lebih mudah diratakan. Aplikasikan menggunakan kape sambil ditekan supaya bahan masuk ke dalam pori dan lubang.

Tunggu sampai kering, lalu amplas menggunakan grit 240. Amplas sampai sisa wood filler di permukaan kayu hilang dan hanya tertinggal pada bagian yang perlu ditutup.

Bersihkan kembali serbuk amplas sebelum masuk ke tahap pewarnaan.

4. Beri Warna dengan Plitur

Kayu mahoni sudah mempunyai warna merah alami. Jika warna kayunya sudah bagus dan ingin tetap dipertahankan, tahap pewarnaan bisa dilewati. Anda dapat langsung melanjutkan ke aplikasi clear coat.

Namun, jika ingin mengubah warna kusen, Anda bisa memakai warna Walnut atau Gardena Teak. Dua warna tersebut cukup banyak dipilih untuk finishing kayu mahoni karena menghasilkan warna cokelat yang hangat.

Gunakan plitur atau wood stain water based. Campurkan dengan air sesuai petunjuk pemakaian, kemudian aduk sampai rata.

Aplikasikan menggunakan kuas spons, kuas biasa, atau spray gun. Tunggu sampai lapisan pertama kering, lalu lakukan amplas ambang secara ringan. Bersihkan debunya menggunakan kain.

Ulangi aplikasi sebanyak dua sampai tiga lapis atau sampai warnanya sesuai keinginan.

Jangan menilai warna saat plitur masih basah. Kayu mahoni biasanya terlihat lebih merah dan pekat ketika masih basah. Warna akhirnya baru terlihat setelah lapisan benar-benar kering.

Baca juga : Cara Mengencerkan Cat Water Based untuk Kayu yang Benar

5. Aplikasikan Clear Coat

Terakhir, aplikasikan clear coat untuk melindungi warna dan permukaan kusen.

Pilih clear coat glossy untuk hasil mengilap. Jika lebih suka tampilan tanpa banyak kilap, gunakan clear coat matte.

Campurkan clear coat dengan air sesuai petunjuk, lalu aplikasikan menggunakan kuas atau spray gun. Tunggu sampai kering dan ulangi satu lapis lagi.

Dengan persiapan permukaan yang benar dan aplikasi tipis bertahap, hasil finishing kusen pintu mahoni akan terlihat lebih rata, halus, dan rapi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.