Saat memilih dempul kayu Anda mungkin lebih memperhatikan kecocokan warna dengan jenis kayu yang akan digunakan. Namun, ternyata tidak cukup itu saja. Anda juga perlu memilih jenis dempul kayu berdasarkan formulanya. Terdapat dua jenis formula dempul kayu yaitu solvent based dan water based. Lantas, seperti apa perbandingan dempul kayu water based dan solvent based?
Perbedaan paling utama ada pada bahan pembawa yang digunakan dalam formulanya. Dempul water based menggunakan air sebagai medium, sedangkan dempul solvent based memakai pelarut organik. Perbedaan formula tersebut memengaruhi bau, performa, dan kenyamanan selama aplikasi.
Dempul Kayu Water Based
Dempul kayu water based saat ini begitu populer dan jadi andalan bagi pengrajin kayu. Produk ini biasanya digunakan untuk mengisi pori kayu, retak kayu, lubang kecil, serta menghasilkan finishing close pore.
Salah satu kelebihannya adalah kemudahan aplikasi dan kenyamanan saat digunakan. Setelah aplikasi selesai, scrape dan alat kerja juga lebih mudah dibersihkan menggunakan air untuk menghilangkan sisa dempul kayu.
Jenis ini tidak barbau tajam, aman jika tidak sengaja terkena kulit, dan mudah diamplas. Setelah dempul kering, permukaan dapat diamplas sampai halus sebelum dilanjutkan dengan wood stain, sanding sealer, atau lapisan finishing lainnya.
Baca juga : Cara Amplas Dempul Kayu agar Halus dan Rata
Dempul Kayu Solvent Based
Dempul solvent based menggunakan pelarut organik di dalam formulanya. Jenis ini memang ada, meskipun tidak sepopuler dempul water based.
Karena mengandung pelarut, baunya cenderung lebih tajam. Proses aplikasi sebaiknya dilakukan di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Pembersihan alat juga membutuhkan bahan pembersih yang sesuai dengan petunjuk produk, karena sisa dempusulit dibersihkan menggunakan air.
Dempul solvent based dapat digunakan ketika sistem finishing atau kebutuhan pekerjaan memang mensyaratkan produk tersebut. Misal penggunaan cat tertentu yang harus memakai dempul jenis solvent yang tidak bisa tercampur air.
Tabel Perbedaan Dempul Water Based dan Solvent Based
| Perbedaan | Water Based | Solvent Based |
|---|---|---|
| Medium formula | Air | Pelarut organik |
| Bau | Tidak berbau | Lebih tajam |
| Pembersihan alat | Menggunakan air | Menggunakan pembersih yang sesuai |
Mana yang Lebih Baik?
Dempul water based lebih praktis digunakan, cepat kering, bisa diantur kepadatannya hanya dengan menambah air, efektif menutup pori dan berbagai kerusakan lainnya.
Hasil dempul tidak hanya ditentukan oleh jenis formulanya. Pilih produk yang mudah diaplikasikan, tidak mudah ambles, serta menghasilkan serbuk halus saat diamplas. Dempul yang menggulung atau sulit amplas akan lebih boros dan hasil finishing pun jadin tidak rata.









